Review: Amarah Atletico Lumatkan Almeria
Editor Bolanet | 22 Februari 2015 04:06
- Diliputi amarah dan niat untuk bangkit usai dipecundangi Celta Vigo, Atletico Madrid melumat pada jornada 24 La Liga 2014/15, Minggu (22/2). Di Vicente Calderon, Atletico menang tiga gol tanpa balas. Pasukan Diego Simeone pun kini hanya terpaut tiga angka dari .
Beberapa jam setelah sang runner-up Barcelona dipermalukan Malaga 0-1, Atletico menjamu tim papan bawah Almeria. Mario Mandzukic membuka keunggulan Atletico lewat eksekusi penalti dan merancang dua assist untuk dua gol Antoine Griezmann. Diwarnai kartu merah bek kiri Guilherme Siqueira di penghujung laga, Atletico menang 3-0 dan sukses mengamankan poin maksimal.
Atletico sejatinya ditunggu sebuah laga penting tengah pekan mendatang, yaitu lawatan ke markas Bayer Leverkusen di leg pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa. Namun, Simeone tetap menurunkan skuat terbaiknya kala meladeni anak-anak asuh Juan Ignacio Martinez demi mengembalikan Los Colchoneros ke jalur kemenangan.
Hasilnya memuaskan. Di babak pertama, Atletico mendominasi dengan penguasaan bola mencapai 62%. Hanya saja, Atletico cuma bisa menghasilkan empat shots sepanjang 45 menit awal. Namun, penyelesaian akhirnya luar biasa. Dari empat shots, tiga shots on target, Atletico mendapatkan tiga gol sebelum jeda. Duet penyerang tuan rumah, Mandzukic dan Griezmann, adalah tokoh utamanya.
Gol pembuka Atletico lahir pada menit 13 melalui penalti Mandzukic yang diawali pelanggaran Mauro Dos Santos terhadap Diego Godin di dalam kotak. Itu adalah gol ke-12 striker anyar Atletico asal Kroasia tersebut di La Liga.
Pada menit 20, through ball Mandzukic ke jantung pertahanan Almeria dikonversi Griezmann menjadi gol kedua. Hanya sembilan menit berselang, dalam sebuah situasi corner, meneruskan headed pass Mandzukic, Griezmann mencetak golnya yang ke-14 di La Liga musim ini. Skor 3-0 untuk Atletico bertahan hingga turun minum.
Setelah jeda, Atletico menurunkan tempo permainannya. Namun, Almeria tak kunjung bisa mencetak gol-gol balasan.
Di pertengahan babak kedua, mempertimbangkan laga penting berikutnya melawan Leverkusen, Simeone berturut-turut mengganti Mandzukic, Griezmann dan Tiago dengan Fernando Torres, Raul Garcia serta Mario Suarez.
Atletico tetap lebih dominan. Sementara itu, Almeria masih saja kesulitan membangun serangan.
Di masa injury time, Siqueira dianggap sengaja menahan bola dengan tangan dan diganjar kartu kuning. Sebelumnya, di menit 58, Siqueira sudah mendapatkan kartu kuning karena melanggar Edgar. Wasit pun mengusirnya dari lapangan. Namun, itu tak berpengaruh bagi Atletico. Skor 3-0 tak berubah sampai peluit panjang dibunyikan.
Atletico (4-4-2): Moya; Siqueira (kuning 58, merah 90), Godin, Miranda, Juanfran; Niguez, Tiago (Mario Suarez 71), Gabi, Turan; Griezmann (Raul Garcia 64, kuning 76), Mandzukic (Torres 59).
Almeria (4-2-3-1): Julian; Dubarbier (kuning 11) (Casado 76), Trujillo, Santos, Macedo; Verza, Velez (Soriano 45); Edgar, Corona, Bifouma (Welington 71); Hemed.
Statistik Altetico - Almeria
Beberapa jam setelah sang runner-up Barcelona dipermalukan Malaga 0-1, Atletico menjamu tim papan bawah Almeria. Mario Mandzukic membuka keunggulan Atletico lewat eksekusi penalti dan merancang dua assist untuk dua gol Antoine Griezmann. Diwarnai kartu merah bek kiri Guilherme Siqueira di penghujung laga, Atletico menang 3-0 dan sukses mengamankan poin maksimal.
Atletico sejatinya ditunggu sebuah laga penting tengah pekan mendatang, yaitu lawatan ke markas Bayer Leverkusen di leg pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa. Namun, Simeone tetap menurunkan skuat terbaiknya kala meladeni anak-anak asuh Juan Ignacio Martinez demi mengembalikan Los Colchoneros ke jalur kemenangan.
Hasilnya memuaskan. Di babak pertama, Atletico mendominasi dengan penguasaan bola mencapai 62%. Hanya saja, Atletico cuma bisa menghasilkan empat shots sepanjang 45 menit awal. Namun, penyelesaian akhirnya luar biasa. Dari empat shots, tiga shots on target, Atletico mendapatkan tiga gol sebelum jeda. Duet penyerang tuan rumah, Mandzukic dan Griezmann, adalah tokoh utamanya.
Gol pembuka Atletico lahir pada menit 13 melalui penalti Mandzukic yang diawali pelanggaran Mauro Dos Santos terhadap Diego Godin di dalam kotak. Itu adalah gol ke-12 striker anyar Atletico asal Kroasia tersebut di La Liga.
Pada menit 20, through ball Mandzukic ke jantung pertahanan Almeria dikonversi Griezmann menjadi gol kedua. Hanya sembilan menit berselang, dalam sebuah situasi corner, meneruskan headed pass Mandzukic, Griezmann mencetak golnya yang ke-14 di La Liga musim ini. Skor 3-0 untuk Atletico bertahan hingga turun minum.
Setelah jeda, Atletico menurunkan tempo permainannya. Namun, Almeria tak kunjung bisa mencetak gol-gol balasan.
Di pertengahan babak kedua, mempertimbangkan laga penting berikutnya melawan Leverkusen, Simeone berturut-turut mengganti Mandzukic, Griezmann dan Tiago dengan Fernando Torres, Raul Garcia serta Mario Suarez.
Atletico tetap lebih dominan. Sementara itu, Almeria masih saja kesulitan membangun serangan.
Di masa injury time, Siqueira dianggap sengaja menahan bola dengan tangan dan diganjar kartu kuning. Sebelumnya, di menit 58, Siqueira sudah mendapatkan kartu kuning karena melanggar Edgar. Wasit pun mengusirnya dari lapangan. Namun, itu tak berpengaruh bagi Atletico. Skor 3-0 tak berubah sampai peluit panjang dibunyikan.
Atletico (4-4-2): Moya; Siqueira (kuning 58, merah 90), Godin, Miranda, Juanfran; Niguez, Tiago (Mario Suarez 71), Gabi, Turan; Griezmann (Raul Garcia 64, kuning 76), Mandzukic (Torres 59).
Almeria (4-2-3-1): Julian; Dubarbier (kuning 11) (Casado 76), Trujillo, Santos, Macedo; Verza, Velez (Soriano 45); Edgar, Corona, Bifouma (Welington 71); Hemed.
Statistik Altetico - Almeria
Ball possession: 57% - 43%
Shots: 9 - 9
Shots on target: 6 - 1
Offsides: 0 - 0
Corners: 8 - 4
Throw ins: 23 - 37
Pelanggaran: 13 - 13
Kartu kuning: 2 - 1
Kartu merah 1 - 0. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
LATEST UPDATE
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







