Review: Atletico Bungkam Granada 2-0
Editor Bolanet | 19 Januari 2015 00:54
- Atletico Madrid sukses meraih kemenangan penting saat menjamu . Bermain di Estadio Vicente Calderon, Minggu (18/01) malam, Los Rojiblancos menang dengan skor 2-0.
Bermain di depan pendukung sendiri, Atletico Madrid langsung menggebrak sejak menit awal. Menduetkan Fernando Torres dan Mario Mandzukic, tuan rumah jelas mengincar kemenangan untuk terus mendekati puncak klasemen sementara Real Madrid.
Namun justru tim tamu yang memiliki peluang emas pertama. El Arabi nyaris mencetak gol pada menit ke-10 setelah menerima umpan matang dari Nyom. Sayang, sundulannya masih belum menemui sasaran.
Usai peluang tersebut, kedua tim terus mencoba untuk membuat peluang. Namun ketatnya pertahanan yang diperlihatkan kedua tim membuat bola kerap berhenti di lapangan tengah.
Tuan rumah akhirnya sukses memecah kebuntuan pada menit ke-34. Pelanggaran Abdoulwahid Sissoko kepada Diego Godin di dalam kotak penalti memaksa wasit menunjuk titik putih. Mario Mandzukic yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik.
Unggul satu gol membuat semangat pemain Atletico kembali meninggi. Beberapa serangan yang dibangun melalui Arda Turan dan Juanfran di sisa waktu babak pertama belum menemui sasaran. Skor 1-0 bertahan hingga paruh pertama usai.
Tempo cepat tetap diperagakan tuan rumah di awal babak kedua. Namun ketatnya pertahanan Granada mampu meredam setiap serangan dari Los Rojiblancos.
Tak kunjung menambah gol, pelatih Diego Simeone memutuskan untuk menarik keluar Fernando Torres dan memasukkan penyerang muda Antoine Griezmann.
Masuknya Griezmann terbukti mampu mengubah arah permainan tuan rumah. Serangan Atletico pun semakin gencar menggempur pertahanan Granada. Namun, setiap peluang tuan rumah selalu mentok di kaki para bek Granada.
Pada menit ke 84, pelatih Atletico kembali memasukkan tenaga baru. Kali ini Diego Simeone menarik keluar Mario Mandzukic dan memasukkan Raul Garcia.
Keputusan tersebut langsung jitu. Hanya empat menit setelah masuk lapangan, Raul Garcia sukses mencetak gol kedua tuan rumah lewat sundulan setelah memanfaatkan umpan cantik Arda Turan.
Gol tersebut memastikan tuan rumah mengamankan tiga poin di kandang sendiri. Hingga pertandingan berakhir, skor 2-0 tak berubah.
Atletico Madrid (4-4-2): Moya; Juanfran, Gimenez, Godin, Siqueira; Koke, Gabi, Mario Suarez, Turan (Jimenez 90'); Torres (Griezmann 59'), Mandzukic (Garcia 84').
Granada (4-2-3-1): Oier; Nyom, Mainz, Babin, Sissoko (Foulquier 63'); Hector Yuste, Iturra; Bangoura, Robert Ibanez (Success 78'), Piti; El-Arabi. (bola/dzi)
Bermain di depan pendukung sendiri, Atletico Madrid langsung menggebrak sejak menit awal. Menduetkan Fernando Torres dan Mario Mandzukic, tuan rumah jelas mengincar kemenangan untuk terus mendekati puncak klasemen sementara Real Madrid.
Namun justru tim tamu yang memiliki peluang emas pertama. El Arabi nyaris mencetak gol pada menit ke-10 setelah menerima umpan matang dari Nyom. Sayang, sundulannya masih belum menemui sasaran.
Usai peluang tersebut, kedua tim terus mencoba untuk membuat peluang. Namun ketatnya pertahanan yang diperlihatkan kedua tim membuat bola kerap berhenti di lapangan tengah.
Tuan rumah akhirnya sukses memecah kebuntuan pada menit ke-34. Pelanggaran Abdoulwahid Sissoko kepada Diego Godin di dalam kotak penalti memaksa wasit menunjuk titik putih. Mario Mandzukic yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik.
Unggul satu gol membuat semangat pemain Atletico kembali meninggi. Beberapa serangan yang dibangun melalui Arda Turan dan Juanfran di sisa waktu babak pertama belum menemui sasaran. Skor 1-0 bertahan hingga paruh pertama usai.
Tempo cepat tetap diperagakan tuan rumah di awal babak kedua. Namun ketatnya pertahanan Granada mampu meredam setiap serangan dari Los Rojiblancos.
Tak kunjung menambah gol, pelatih Diego Simeone memutuskan untuk menarik keluar Fernando Torres dan memasukkan penyerang muda Antoine Griezmann.
Masuknya Griezmann terbukti mampu mengubah arah permainan tuan rumah. Serangan Atletico pun semakin gencar menggempur pertahanan Granada. Namun, setiap peluang tuan rumah selalu mentok di kaki para bek Granada.
Pada menit ke 84, pelatih Atletico kembali memasukkan tenaga baru. Kali ini Diego Simeone menarik keluar Mario Mandzukic dan memasukkan Raul Garcia.
Keputusan tersebut langsung jitu. Hanya empat menit setelah masuk lapangan, Raul Garcia sukses mencetak gol kedua tuan rumah lewat sundulan setelah memanfaatkan umpan cantik Arda Turan.
Gol tersebut memastikan tuan rumah mengamankan tiga poin di kandang sendiri. Hingga pertandingan berakhir, skor 2-0 tak berubah.
Atletico Madrid (4-4-2): Moya; Juanfran, Gimenez, Godin, Siqueira; Koke, Gabi, Mario Suarez, Turan (Jimenez 90'); Torres (Griezmann 59'), Mandzukic (Garcia 84').
Granada (4-2-3-1): Oier; Nyom, Mainz, Babin, Sissoko (Foulquier 63'); Hector Yuste, Iturra; Bangoura, Robert Ibanez (Success 78'), Piti; El-Arabi. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
Sang Ayah: Erling Haaland ke Real Madrid? Kenapa Tidak?
Piala Dunia 6 Juli 2026, 12:00
-
Aroma Revolusi di Lini Belakang Real Madrid Bersama Jose Mourinho
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 22:05
-
RESMI: Real Madrid Boyong Denzel Dumfries, Dikontrak 4 Tahun
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 21:41
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
Piala Dunia 12 Juli 2026, 02:52
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss
Piala Dunia 12 Juli 2026, 01:59
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
Piala Dunia 12 Juli 2026, 00:48
-
Vinicius Junior Bakal Jadi Wakil Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 12 Juli 2026, 00:07
-
Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
Piala Dunia 11 Juli 2026, 23:27
-
Neco Williams Masuk Radar Transfer MU, Disiapkan untuk Saingi Luke Shaw
Liga Inggris 11 Juli 2026, 22:12
-
Gelandang Afrika Selatan Jayden Adams Meninggal Dunia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 21:08
-
Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
Liga Italia 11 Juli 2026, 19:31
-
Alasan Romantis Sandy Walsh Pilih Nomor Punggung 6 di Persib
Bola Indonesia 11 Juli 2026, 17:49
-
Momen Emas Ole Romeny untuk Bangkit Bersama Fortuna Sittard
Piala Dunia 11 Juli 2026, 17:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55







