Review: Atletico Dibuat Frustrasi Casilla
Editor Bolanet | 15 Maret 2015 00:08
- Atletico Madrid hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan tuan rumah pada jornada 27 La Liga 2014/15, Sabtu (14/3). Meski bermain 10 orang sejak Joao Miranda dikartu merah pada penghujung babak pertama, Atletico tetap sanggup menyerang dengan gencar. Namun, sang juara bertahan dibuat frustrasi oleh performa brilian Kiko Casilla di bawah mistar.
Atletico pun meraih tiga hasil imbang secara beruntun di La Liga. Setelah bermain 0-0 melawan Sevilla dan 1-1 kontra Valencia, Atletico kembali gagal mengemas poin maksimal. Buruknya lagi, Atletico harus menyerahkan posisi tiga klasemen sementara kepada Valencia, yang unggul satu angka (57-56) berkat kemenangan 2-0 atas Deportivo La Coruna.
Dengan duet Antoine Griezmann dan Fernando Torres di barisan depan yang didukung Raul Garcia, Gabi, Tiago serta Koke dari lini kedua, Atletico berulang kali menggempur barisan pertahanan Espanyol. Sepanjang babak pertama saja, Atletico membukukan total delapan tembakan, sedangkan tuan rumah cuma dua.
Dari delapan shots Atletico, hanya dua yang on target, yakni melalui sepakan Torres di dalam area pada menit 11 dan tendangan luar kotak Gabi pada menit 18. Namun, keduanya mentah oleh Casilla.
Di 45 menit awal, Espanyol cuma punya dua kesempatan. Hanya saja, tembakan jarak jauh Abraham dan Sergio Garcia melenceng dari sasaran.
Beberapa saat jelang berakhirnya paruh pertama, sebuah insiden terjadi di tengah lapangan. Dalam sebuah perebutan bola udara, sikut Miranda mendarat di kepala Abraham. Wasit pun mengusir bek Atletico itu dengan kartu merah. Torres lantas dikorbankan oleh pelatih Diego Simeone untuk memasukkan satu beknya, yakni Jose Gimenez.
Abraham sendiri tak dapat melanjutkan permainan akibat cedera. Tak ada gol hingga jeda, tapi Atletico kehilangan satu pemainnya.
Miranda meninggalkan lapangan setelah dikartu merah © AFP
Di babak kedua, meski kalah jumlah pemain, Atletico tetap sanggup memegang kendali permainan. Hanya saja, hingga sepuluh menit jelang berakhirnya waktu normal, dengan diwarnai sejumlah pergantian di kedua kubu, kebuntuan belum juga pecah.
Sampai 2x45 menit dan tiga menit tambahan waktu, skor kacamata tetap tak berubah. Atletico pantas menyesalinya. Itu wajar jika mengingat bahwa mereka menghasilkan total 14 shots dan 6 shots on target, sedangkan Espanyol cuma 7 tembakan serta 1 tembakan tepat sasaran melalui Felipe Caicedo sebelum digantikan oleh Christian Stuani pada menit 63.
Casilla pantas dinobatkan sebagai man of the match dengan enam buah penyelamatannya. Jika bukan berkat kesigapannya dalam menetralisir ancaman-ancaman dari Garcia (2), Griezmann, Gabi, Torres dan Arda Turan, Espanyol pasti sudah kalah telak.
Espanyol (4-4-2): Casilla; Duarte, Moreno, Gonzalez (kuning 8), Arbilla; Sanchez (kuning 37) (Sevilla 79), Lopez (kuning 60), Abraham (Canas 45), Vazquez; Garcia, Caicedo (Stuani 63).
Atletico (4-4-2): Moya; Gamez, Godin, Miranda (merah 45), Juanfran; Koke, Tiago, Gabi (kuning 42) (Turan 66), Garcia (kuning 78); Griezmann (Jimenez 82), Torres (Gimenez 45).
Statistik Espanyol - Atletico
Atletico pun meraih tiga hasil imbang secara beruntun di La Liga. Setelah bermain 0-0 melawan Sevilla dan 1-1 kontra Valencia, Atletico kembali gagal mengemas poin maksimal. Buruknya lagi, Atletico harus menyerahkan posisi tiga klasemen sementara kepada Valencia, yang unggul satu angka (57-56) berkat kemenangan 2-0 atas Deportivo La Coruna.
Dengan duet Antoine Griezmann dan Fernando Torres di barisan depan yang didukung Raul Garcia, Gabi, Tiago serta Koke dari lini kedua, Atletico berulang kali menggempur barisan pertahanan Espanyol. Sepanjang babak pertama saja, Atletico membukukan total delapan tembakan, sedangkan tuan rumah cuma dua.
Dari delapan shots Atletico, hanya dua yang on target, yakni melalui sepakan Torres di dalam area pada menit 11 dan tendangan luar kotak Gabi pada menit 18. Namun, keduanya mentah oleh Casilla.
Di 45 menit awal, Espanyol cuma punya dua kesempatan. Hanya saja, tembakan jarak jauh Abraham dan Sergio Garcia melenceng dari sasaran.
Beberapa saat jelang berakhirnya paruh pertama, sebuah insiden terjadi di tengah lapangan. Dalam sebuah perebutan bola udara, sikut Miranda mendarat di kepala Abraham. Wasit pun mengusir bek Atletico itu dengan kartu merah. Torres lantas dikorbankan oleh pelatih Diego Simeone untuk memasukkan satu beknya, yakni Jose Gimenez.
Abraham sendiri tak dapat melanjutkan permainan akibat cedera. Tak ada gol hingga jeda, tapi Atletico kehilangan satu pemainnya.
Di babak kedua, meski kalah jumlah pemain, Atletico tetap sanggup memegang kendali permainan. Hanya saja, hingga sepuluh menit jelang berakhirnya waktu normal, dengan diwarnai sejumlah pergantian di kedua kubu, kebuntuan belum juga pecah.
Sampai 2x45 menit dan tiga menit tambahan waktu, skor kacamata tetap tak berubah. Atletico pantas menyesalinya. Itu wajar jika mengingat bahwa mereka menghasilkan total 14 shots dan 6 shots on target, sedangkan Espanyol cuma 7 tembakan serta 1 tembakan tepat sasaran melalui Felipe Caicedo sebelum digantikan oleh Christian Stuani pada menit 63.
Casilla pantas dinobatkan sebagai man of the match dengan enam buah penyelamatannya. Jika bukan berkat kesigapannya dalam menetralisir ancaman-ancaman dari Garcia (2), Griezmann, Gabi, Torres dan Arda Turan, Espanyol pasti sudah kalah telak.
Espanyol (4-4-2): Casilla; Duarte, Moreno, Gonzalez (kuning 8), Arbilla; Sanchez (kuning 37) (Sevilla 79), Lopez (kuning 60), Abraham (Canas 45), Vazquez; Garcia, Caicedo (Stuani 63).
Atletico (4-4-2): Moya; Gamez, Godin, Miranda (merah 45), Juanfran; Koke, Tiago, Gabi (kuning 42) (Turan 66), Garcia (kuning 78); Griezmann (Jimenez 82), Torres (Gimenez 45).
Statistik Espanyol - Atletico
Ball possession: 49% - 51%
Shots: 7 - 14
Shots on target: 1 - 6
Offsides: 0 - 3
Corners: 6 - 7
Throw ins: 18 - 20
Pelanggaran: 33 - 18
Kartu kuning: 3 - 3
Kartu merah 0 - 1. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Valencia vs Barcelona 6 September 2026
Liga Spanyol 5 September 2026, 13:03
-
Jose Mourinho Kecewa: Betis Mencari Imbang, Malah Dapat Jackpot
Liga Spanyol 5 September 2026, 11:00
-
6 Pemain Real Madrid yang Tampil Buruk saat Kalah dari Betis
Liga Spanyol 5 September 2026, 10:51
-
Real Madrid Kalah dari Betis, Mourinho Bingung
Liga Spanyol 5 September 2026, 08:52
-
Rating Pemain Real Madrid saat Tersungkur di Markas Real Betis: Sebuah Kontradiksi
Liga Spanyol 5 September 2026, 08:30
LATEST UPDATE
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
-
5 Pelajaran Manchester City vs Coventry City: Debut Enzo Fernandez Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 00:05
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

