Review: Brace Neymar Musnahkan Atletico Dari Copa del Rey
Editor Bolanet | 29 Januari 2015 04:59
- Atletico Madrid dipaksa menyerah 2-3 oleh tamunya, di leg kedua babak perempat final Copa del Rey di Vicente Calderon, Kamis (29/01).
Dengan hasil tersebut, secara agregat Atletico kalah 2-4 dari Barca. Perjalanan pasukan Diego Simeone di ajang ini harus terhenti markas mereka sendiri.
Gol kemenangan Barca ditentukan oleh brace dan gol bunuh diri Joao Miranda. Sedangkan gol Fernando Torres dan tendangan penalti Raul Garcia tak mampu menyelamatkan timnya dari kekalahan.
Pertandingan babak pertama dimulai dengan sangat cepat. Atletico sebagai tuan rumah melakukan gebrakan awal dan berhasil mencetak gol cepat lewat aksi Torres.
Torres mendapatkan kiriman bola dari Guilherme Siqueira. Di depan kotak penalti Barca, pemain bernomor punggung 19 itu sempat mengecoh Javier Mascherano dan melepas tendangan yang tak mampu dijangkau Marc-Andre Ter Stegen di menit pertama.
Kubu Barca cukup tersentak dengan gol cepat tersebut dan berusaha keras untuk segera membalas. Dan akhirnya usaha mereka mencari gol pertama berhasil lewat aksi Neymar di menit ke sembilan.
Lewat situasi serangan balik yang cepat, Luis Suarez mengirim umpan terobosan kepada Neymar yang berlari bebas ke arah gawang Atletico dan tanpa kesulitan melepas bola ke pojok gawang yang membuat skor menjadi imbang 1-1.
Memasuki menit ke 28 kubu tuan rumah mendapatkan hadiah penalti setelah Mascherano kontak fisik dengan di kotak penalti. Raul Garcia yang ditunjuk menjadi algojo tak kesulitan membawa timnya menjauh 2-1.
Sepuluh menit berselang Atletico tak mampu mempertahankan keunggulannya setelah Joao Miranda mencetak gol bunuh diri. Bermaksud menghalau sepak pojok dari Sergio Busquets namun bola hasil sepakan Miranda justru masuk ke gawang sendiri.
Gol bunuh diri tersebut rupanya semakin menambah semangat juang Barcelona. Bahkan di menit 40 pasukan Luis Enrique berbalik unggul lewat aksi Neymar setelah memanfaatkan umpan silang Jordi Alba dalam situasi serangan balik yang cepat. Barca pun menutup babak pertama dengan skor 3-2.
Atletico harus memulai babak kedua dengan 10 pemain. diusir wasit setelah terjadi insiden di terowongan pemain saat jeda.
Unggul jumlah pemain, praktis Barca semakin mendominasi jalannya pertandingan sepanjang babak kedua. Namun mereka mulai menurunkan tempo permainan dan intensitas serangan. Sedangkan Atletico tak berani bermain terbuka dan memilih opsi bertahan dengan serangan balik.
Atletico hampir saja menyamakan kedudukan di menit ke 71. Namun sepakan keras Cani berhasil digagalkan oleh Ter Stegen.
Suasana pertandingan berjalan semakin memanas, terutama di 10 menit terakhir. Bahkan Atletico harus kembali kehilangan pemain setelah Mario Suarez diusir wasit karena mendapatkan kartu kuning kedua setelah menginjak kaki Lionel Messi.
Surplus dua pemain rupanya tidak berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Barcelona. Kedua tim akhirnya tak bisa menciptakan gol tambahan hingga wasit mengakhiri laga di babak kedua ini. Skor masih tetap sama 3-2. Namun, secara agregat, Barca unggul 2-4. Mereka berhak maju ke babak semifinal Copa del Rey.
Dengan hasil tersebut, secara agregat Atletico kalah 2-4 dari Barca. Perjalanan pasukan Diego Simeone di ajang ini harus terhenti markas mereka sendiri.
Gol kemenangan Barca ditentukan oleh brace dan gol bunuh diri Joao Miranda. Sedangkan gol Fernando Torres dan tendangan penalti Raul Garcia tak mampu menyelamatkan timnya dari kekalahan.
Pertandingan babak pertama dimulai dengan sangat cepat. Atletico sebagai tuan rumah melakukan gebrakan awal dan berhasil mencetak gol cepat lewat aksi Torres.
Torres mendapatkan kiriman bola dari Guilherme Siqueira. Di depan kotak penalti Barca, pemain bernomor punggung 19 itu sempat mengecoh Javier Mascherano dan melepas tendangan yang tak mampu dijangkau Marc-Andre Ter Stegen di menit pertama.
Kubu Barca cukup tersentak dengan gol cepat tersebut dan berusaha keras untuk segera membalas. Dan akhirnya usaha mereka mencari gol pertama berhasil lewat aksi Neymar di menit ke sembilan.
Lewat situasi serangan balik yang cepat, Luis Suarez mengirim umpan terobosan kepada Neymar yang berlari bebas ke arah gawang Atletico dan tanpa kesulitan melepas bola ke pojok gawang yang membuat skor menjadi imbang 1-1.
Memasuki menit ke 28 kubu tuan rumah mendapatkan hadiah penalti setelah Mascherano kontak fisik dengan di kotak penalti. Raul Garcia yang ditunjuk menjadi algojo tak kesulitan membawa timnya menjauh 2-1.
Sepuluh menit berselang Atletico tak mampu mempertahankan keunggulannya setelah Joao Miranda mencetak gol bunuh diri. Bermaksud menghalau sepak pojok dari Sergio Busquets namun bola hasil sepakan Miranda justru masuk ke gawang sendiri.
Gol bunuh diri tersebut rupanya semakin menambah semangat juang Barcelona. Bahkan di menit 40 pasukan Luis Enrique berbalik unggul lewat aksi Neymar setelah memanfaatkan umpan silang Jordi Alba dalam situasi serangan balik yang cepat. Barca pun menutup babak pertama dengan skor 3-2.
Atletico harus memulai babak kedua dengan 10 pemain. diusir wasit setelah terjadi insiden di terowongan pemain saat jeda.
Unggul jumlah pemain, praktis Barca semakin mendominasi jalannya pertandingan sepanjang babak kedua. Namun mereka mulai menurunkan tempo permainan dan intensitas serangan. Sedangkan Atletico tak berani bermain terbuka dan memilih opsi bertahan dengan serangan balik.
Atletico hampir saja menyamakan kedudukan di menit ke 71. Namun sepakan keras Cani berhasil digagalkan oleh Ter Stegen.
Suasana pertandingan berjalan semakin memanas, terutama di 10 menit terakhir. Bahkan Atletico harus kembali kehilangan pemain setelah Mario Suarez diusir wasit karena mendapatkan kartu kuning kedua setelah menginjak kaki Lionel Messi.
Surplus dua pemain rupanya tidak berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Barcelona. Kedua tim akhirnya tak bisa menciptakan gol tambahan hingga wasit mengakhiri laga di babak kedua ini. Skor masih tetap sama 3-2. Namun, secara agregat, Barca unggul 2-4. Mereka berhak maju ke babak semifinal Copa del Rey.
Statistik Ateltico Madrid - Barcelona:
Penguasaan bola: 25% - 75%
Shot (on goal): 7 (4) - 14 (7)
Corner: 3 - 4
Pelanggaran: 18 - 13
Kartu kuning: 8 - 3
Kartu merah: 2 - 0
Susunan Pemain:
Atletico Madrid (4-4-1-1): Oblak; Juanfran (Gamez 58'), Miranda, Gimenez, Siqueira; Raul Garcia, Mario Suarez, Gabi, Arda Turan (Cani 63'); Griezmann (Saul 47'); Torres.
Barcelona (4-3-3): Ter Stegen; Dani Alves, Pique, Mascherano (Mathieu 62'), Jordi Alba; Rakitic (Rafinha 70'), Busquets, Iniesta; Suarez, Messi, Neymar (Pedro 76'). (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joan Laporta: Lionel Messi adalah Masa Lalu, Lamine Yamal Masa Depan
Piala Dunia 18 Juli 2026, 10:00
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









