Review: Di Lapangan Penuh Lumpur, Atleti Benamkan Eibar
Editor Bolanet | 1 Februari 2015 01:54
- Bermain di markas , Estadio Ipurua yang penuh lumpur, Atletico Madrid berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 1-3. Tiga gol Atleti dicetak oleh Antoine Griezmann dan Mario Mandzukic (2). Satu gol balasan Eibar dilesakkan oleh Federico Piovaccari.
Laga belum genap berusia 10 menit, penyerang andalan Atletico Madrid, Antoine Griezmann langsung membuka keunggulan lewat golnya yang memanfaatkan umpan matang dari Raul Garcia.
Pada menit ke 23, memanfaatkan umpan manis dari Griezmann, Mario Mandzukic menggandakan keunggulan Atletico lewat tendangan first time yang meluncur mulus ke dalam gawang Eibar.
Tak butuh waktu lama bagi Mandzukic untuk mencetak gol kedua nya di laga ini. Hanya berselang dua menit dari gol pertama, dengan memanfaatkan kesalahan kordinasi bek Eibar, Mandzukic melepaskan tendangan keras yang tak mampu dihalau oleh penjaga gawang Eibar.
Eibar yang berusaha mencetak gol balasan nampak kesulitan menemukan pola permainan terbaik mereka. Kondisi lapangan yang buruk adalah salah satu penyebab utamanya.
Jelang berakhirnya babak pertama, Federico Piovaccari mendapat peluang emas dengan hanya tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper Atleti, Moya. Sayang ia gagal memaksimalkan peluang tersebut. Babak pertama pun berakhir dengan skor Eibar 0-3 Atletico Madrid.
Babak kedua dimulai, Eibar langsung melakukan tiga pergantian pemain sekaligus. Kendati demikian Atletico tetap mampu menguasai jalannya pertandingan.
Laga cenderung berjalan monoton karena kedua tim sama-sama menerapkan strategi long pass.
Atleti sempat mencetak gol pada menit ke 74, tepatnya melalui aksi akrobatik Niguez. Namun sayang hakim garis mengangkat bendera tanda Niguez sudah berada dalam posisi offside.
Dua menit jelang waktu normal berakhir, Eibar akhirnya berhasil mencetak gol. Diawali aksi solo run Borja di sisi kanan pertahanan Atleti, umpan crossing nya diakhiri dengan sundulan Piovaccari yang tak mampu dihalau Moya.
Gol dari Piovaccari sekaligus menjadi gol terakhir di laga tersebut. Skor akhir Eibar 1-3 Atletico Madrid.
Susunan Pemain:
Laga belum genap berusia 10 menit, penyerang andalan Atletico Madrid, Antoine Griezmann langsung membuka keunggulan lewat golnya yang memanfaatkan umpan matang dari Raul Garcia.
Pada menit ke 23, memanfaatkan umpan manis dari Griezmann, Mario Mandzukic menggandakan keunggulan Atletico lewat tendangan first time yang meluncur mulus ke dalam gawang Eibar.
Tak butuh waktu lama bagi Mandzukic untuk mencetak gol kedua nya di laga ini. Hanya berselang dua menit dari gol pertama, dengan memanfaatkan kesalahan kordinasi bek Eibar, Mandzukic melepaskan tendangan keras yang tak mampu dihalau oleh penjaga gawang Eibar.
Eibar yang berusaha mencetak gol balasan nampak kesulitan menemukan pola permainan terbaik mereka. Kondisi lapangan yang buruk adalah salah satu penyebab utamanya.
Jelang berakhirnya babak pertama, Federico Piovaccari mendapat peluang emas dengan hanya tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper Atleti, Moya. Sayang ia gagal memaksimalkan peluang tersebut. Babak pertama pun berakhir dengan skor Eibar 0-3 Atletico Madrid.
Babak kedua dimulai, Eibar langsung melakukan tiga pergantian pemain sekaligus. Kendati demikian Atletico tetap mampu menguasai jalannya pertandingan.
Laga cenderung berjalan monoton karena kedua tim sama-sama menerapkan strategi long pass.
Atleti sempat mencetak gol pada menit ke 74, tepatnya melalui aksi akrobatik Niguez. Namun sayang hakim garis mengangkat bendera tanda Niguez sudah berada dalam posisi offside.
Dua menit jelang waktu normal berakhir, Eibar akhirnya berhasil mencetak gol. Diawali aksi solo run Borja di sisi kanan pertahanan Atleti, umpan crossing nya diakhiri dengan sundulan Piovaccari yang tak mampu dihalau Moya.
Gol dari Piovaccari sekaligus menjadi gol terakhir di laga tersebut. Skor akhir Eibar 1-3 Atletico Madrid.
Susunan Pemain:
Atletico Madrid: Moya; Gamez, Gimenez, Godín, Siqueira; Tiago, Saul; R. Garcia (Mario Suarez), Koke (Cani); Griezmann (Jimenez), Mandzukic.
: Irureta; Anibarro, Navas, Abraham, Lillo; Errasti (Javi Lara), Borja, Arruabarrena (Dejan Lekic), Saul; Manu del Moral (Ander Capa), Piovaccari.
Statistik Laga
Penguasaan bola: 47% - 53%
Shot (on goal): 11 (3) - 8 (5)
Corner: 6 - 8
Pelanggaran: 14 - 16
Kartu kuning: 3 - 3
Kartu merah: 0 - 0. (bola/jrc)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Julian Alvarez, Bocah dari Calchin yang Tak Pernah Berhenti Mengejar Bola
Piala Dunia 14 Juli 2026, 07:05
-
Vinicius Junior Bakal Jadi Wakil Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 12 Juli 2026, 00:07
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55







