Review: Dramatis, Barca Sukses Jinakkan Valencia
Editor Bolanet | 1 Desember 2014 04:58
- sukses meraup poin penuh di Mestalla, Senin (01/12) setelah berhasil mengalahkan tuan rumah dengan skor tipis 0-1.
Laga tersebut berlangsung keras dan menimbulkan beberapa kejadian kontroversial. Barca sendiri sempat mencetak gol melalui Luis Suarez. Namun gol itu dianulir karena pemain Uruguay itu dianggap dalam posisi offside. Blaugrana akhirnya bisa pulang dengan tiga poin setelah Sergio Busquets mencetak gol di menit-menit akhir pertandingan tersebut.
Valencia dan Barcelona langsung bermain dengan tempo tinggi sejak wasit memulai laga babak pertama. Keduanya silih berganti melakukan serangan walau kerap kandas di area pertahanan lawan masing-masing.
Karena mengusung permainan dalam tempo tinggi itulah, benturan-benturan keras di antara penggawa kedua klub itu kerap terjadi. Tensi permainan pun naik dengan cepat. Bahkan, Jeremy Mathieu langsung mendapat kartu kuning pada menit ke-7.
Peluang pertama didapatkan oleh Barca pada menit ke-14. Umpan Busquets diteruskan oleh kepada Suarez. Namun, tendangan pemain asal Uruguay itu masih bisa dimentahkan oleh Alves.
Lalu, giliran Valencia yang mengancam Barca pada menit ke-31. Sepak pojok tuan rumah gagal dihalau Neymar dan jatuh ke kaki Dani Parejo. Namun, sepakan gelandang tersebut masih melambung.
Los Che kembali mengancam sesaat sebelum laga babak pertama berakhir. Serangan balik mereka membuat Gomes berhasil masuk ke kotak penalti Barca. Ia berhasil melewati hadangan Bravo dan melepas sepakan dengan kaki kirinya. Namun, bola masih menerpa sisi kanan gawang Blaugrana saja.
Skor 0-0 tetap bertahan hingga turun minum.
Laga di babak kedua tak jauh berbeda dengan di babak pertama. Tempo permainan masih cukup tinggi dan tensi laga masih cukup tinggi.
Barcelona mendapatkan dua peluang berturut-turut melalui Suarez pada menit ke-57 dan 58. Yang pertama, sundulannya di tiang jauh melenceng dari sasaran. Yang kedua, sepakan mantan pemain Liverpool itu justru menerpa tiang gawang.
Tiga menit berselang, peluang emas didapatkan oleh Valencia. Mustafi meneruskan sepak pojok rekannya dan bola pun jatuh di tiang jauh, tepat di kaki Rodrigo. Ia pun menendang bola ke sisi gawang yang tak terjaga. Akan tetapi, Pique kemudian muncul dan menyapu bola tersebut sebelum melewati garis gawang.
Di menit ke-70, pendukung Barca sempat bersorak senang setelah Suarez berhasil menjebol gawang Los Che. Namun, ternyata gol itu dianulir wasit karena El Pistolero dianggap offside terlebih dahulu.
Valencia pun merespon dengan menghadirkan ancaman dua menit berselang melalui serangan balik yang dimotori Negredo. Penyerang asal Spanyol itu kemudian mengumpankan bola pada Feghouli di sisi kiri pertahanan Blaugrana. Pemain asal Aljazair itu kemudian menendang bola dari dalam kotak penalti. Namun, Bravo dengan cemerlang bisa menggagalkan peluang tersebut.
Di menit ke-79, Bravo kembali dipaksa bekerja keras. Ia harus bereaksi secepat kilat demi menahan sepakan Alvaro Negredo yang mengarah ke kanan bawah gawangnya.
Setelah itu, Barca sukses mengurung pertahanan sang tuan rumah setelah Luis Enrique melakukan dua pergantian pemain. Namun, hingga menit ke-93, masih tak ada gol yang tercipta.
Publik Mestalla kemudian justru tertunduk lesu pada menit ke-94. Serangan Barca akhirnya membuahkan hasil. Umpan crossing Lionel Messi dari sisi kiri pertahanan Los Che masuk ke tiang jauh dan ditanduk oleh Neymar. Bola bisa ditahan dengan sempurna oleh Diego Alves. Namun, bola muntah langsung disambar oleh Busquets. Barca pun akhirnya unggul 0-1.
Gol itu menjadi penutup laga yang berlangsung panas tersebut. Dengan tambahan tiga poin itu, Barca kini mengoleksi 31 poin dan naik satu strip ke posisi kedua, menggeser Atletico Madrid. Sementara itu, Valencia tertahan di peringkat lima dengan koleksi 24 poin dari 13 laga.
Laga tersebut berlangsung keras dan menimbulkan beberapa kejadian kontroversial. Barca sendiri sempat mencetak gol melalui Luis Suarez. Namun gol itu dianulir karena pemain Uruguay itu dianggap dalam posisi offside. Blaugrana akhirnya bisa pulang dengan tiga poin setelah Sergio Busquets mencetak gol di menit-menit akhir pertandingan tersebut.
Valencia dan Barcelona langsung bermain dengan tempo tinggi sejak wasit memulai laga babak pertama. Keduanya silih berganti melakukan serangan walau kerap kandas di area pertahanan lawan masing-masing.
Karena mengusung permainan dalam tempo tinggi itulah, benturan-benturan keras di antara penggawa kedua klub itu kerap terjadi. Tensi permainan pun naik dengan cepat. Bahkan, Jeremy Mathieu langsung mendapat kartu kuning pada menit ke-7.
Peluang pertama didapatkan oleh Barca pada menit ke-14. Umpan Busquets diteruskan oleh kepada Suarez. Namun, tendangan pemain asal Uruguay itu masih bisa dimentahkan oleh Alves.
Lalu, giliran Valencia yang mengancam Barca pada menit ke-31. Sepak pojok tuan rumah gagal dihalau Neymar dan jatuh ke kaki Dani Parejo. Namun, sepakan gelandang tersebut masih melambung.
Los Che kembali mengancam sesaat sebelum laga babak pertama berakhir. Serangan balik mereka membuat Gomes berhasil masuk ke kotak penalti Barca. Ia berhasil melewati hadangan Bravo dan melepas sepakan dengan kaki kirinya. Namun, bola masih menerpa sisi kanan gawang Blaugrana saja.
Skor 0-0 tetap bertahan hingga turun minum.
Laga di babak kedua tak jauh berbeda dengan di babak pertama. Tempo permainan masih cukup tinggi dan tensi laga masih cukup tinggi.
Barcelona mendapatkan dua peluang berturut-turut melalui Suarez pada menit ke-57 dan 58. Yang pertama, sundulannya di tiang jauh melenceng dari sasaran. Yang kedua, sepakan mantan pemain Liverpool itu justru menerpa tiang gawang.
Tiga menit berselang, peluang emas didapatkan oleh Valencia. Mustafi meneruskan sepak pojok rekannya dan bola pun jatuh di tiang jauh, tepat di kaki Rodrigo. Ia pun menendang bola ke sisi gawang yang tak terjaga. Akan tetapi, Pique kemudian muncul dan menyapu bola tersebut sebelum melewati garis gawang.
Di menit ke-70, pendukung Barca sempat bersorak senang setelah Suarez berhasil menjebol gawang Los Che. Namun, ternyata gol itu dianulir wasit karena El Pistolero dianggap offside terlebih dahulu.
Valencia pun merespon dengan menghadirkan ancaman dua menit berselang melalui serangan balik yang dimotori Negredo. Penyerang asal Spanyol itu kemudian mengumpankan bola pada Feghouli di sisi kiri pertahanan Blaugrana. Pemain asal Aljazair itu kemudian menendang bola dari dalam kotak penalti. Namun, Bravo dengan cemerlang bisa menggagalkan peluang tersebut.
Di menit ke-79, Bravo kembali dipaksa bekerja keras. Ia harus bereaksi secepat kilat demi menahan sepakan Alvaro Negredo yang mengarah ke kanan bawah gawangnya.
Setelah itu, Barca sukses mengurung pertahanan sang tuan rumah setelah Luis Enrique melakukan dua pergantian pemain. Namun, hingga menit ke-93, masih tak ada gol yang tercipta.
Publik Mestalla kemudian justru tertunduk lesu pada menit ke-94. Serangan Barca akhirnya membuahkan hasil. Umpan crossing Lionel Messi dari sisi kiri pertahanan Los Che masuk ke tiang jauh dan ditanduk oleh Neymar. Bola bisa ditahan dengan sempurna oleh Diego Alves. Namun, bola muntah langsung disambar oleh Busquets. Barca pun akhirnya unggul 0-1.
Gol itu menjadi penutup laga yang berlangsung panas tersebut. Dengan tambahan tiga poin itu, Barca kini mengoleksi 31 poin dan naik satu strip ke posisi kedua, menggeser Atletico Madrid. Sementara itu, Valencia tertahan di peringkat lima dengan koleksi 24 poin dari 13 laga.
Susunan Pemain:
Valencia (4-3-3): Diego Alves; Barragan, Otamendi, Mustafi, Gaya; Fuego, Parejo (Filipe), Andre Gomes; Feghouli, Negredo (Alcacer), Rodrigo (de Paul).
Barcelona (4-3-3): Bravo; Dani Alves, Pique, Mathieu (Rakitic), Jordi Alba; Xavi (Rafinha), Busquets, Mascherano; Neymar, Messi, Suarez (Pedro).
Statistik Pertandingan Valencia - Barcelona:
Penguasaan bola: 29% - 71%
Shots (on goal): 12 (4) - 11 (3)
Corner: 5 - 8
Pelanggaran: 10 - 9
Offside: 3 - 5
Kartu kuning: 3 - 4
Kartu merah: 0 - 0. (bola/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
LATEST UPDATE
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
-
Michael Carrick Diberi Tiga Laga untuk Selamatkan Pekerjaannya di Manchester United
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:56
-
Andoni Iraola Bidik Trofi Carabao Cup Sebagai Pemanis Musim Perdananya di Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:34
-
Link Nonton Streaming Persib vs Melbourne Victory Hari Ini
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 16:33
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:19
-
Meski Bikin Blunder Lawan Tottenham, Mike Penders Bakal Starter Lawan Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:15
-
Legenda Chelsea Heran MU Masih Pertahankan Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:07
-
Liverpool vs Chelsea, Andoni Iraola Pastikan akan Rotasi Skuad The Reds
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 15:58
-
MU Coret Julian Nagelsmann dari Kandidat Pengganti Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 15:02
-
Tantang Liverpool, Chelsea Tanpa Sang Bomber Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 14:47
-
Ruben Amorim Siap Tampung Bruno Fernandes di AC Milan
Liga Italia 28 Oktober 2026, 14:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


