Robert Lewandowski Akui Siap Gantung Sepatu, Barcelona Hadapi Babak Akhir Sang Mesin Gol
Dimas Ardi Prasetya | 6 Januari 2026 15:38
Bola.net - Robert Lewandowski masih menjadi andalan Barcelona di lini depan, meski usianya sudah menginjak 37 tahun. Gol terbarunya ke gawang Espanyol akhir pekan lalu kembali menegaskan ketajamannya di level tertinggi.
Namun di balik performa tersebut, masa depan Lewandowski di Camp Nou mulai diselimuti tanda tanya. Kontraknya bersama Barcelona kini hanya tersisa enam bulan dan belum ada sinyal perpanjangan.
Barcelona disebut terbuka untuk melepas sang striker pada akhir musim nanti. Situasi ini membuat Lewandowski dihadapkan pada dua pilihan besar, mencari klub baru atau menutup karier profesionalnya.
Di tengah ketidakpastian itu, Lewandowski akhirnya angkat bicara soal fase akhir perjalanan kariernya. Ia mengakui telah mempersiapkan diri untuk hidup setelah sepak bola.
Lewandowski Tak Lagi Takut Menutup Karier

Isu pensiun kini bukan lagi hal tabu bagi Robert Lewandowski. Sang penyerang menegaskan bahwa dirinya sudah memikirkan masa depan di luar lapangan hijau.
Menurut Lewandowski, sepak bola memang memiliki peran besar dalam hidupnya. Namun seiring bertambahnya usia, ia menyadari bahwa hidupnya tidak sepenuhnya bergantung pada olahraga tersebut.
Kesadaran itu membuatnya lebih tenang menghadapi kemungkinan pensiun dalam waktu dekat. Ia bahkan mengaku tidak merasa tertekan dengan sisa waktu bermain yang dimilikinya.
“Saya tidak takut untuk mengakhiri karier saya karena saya mulai mempersiapkannya, mempersiapkan hal-hal yang dapat saya lakukan setelah sepak bola. Saya tahu bahwa sepak bola adalah bagian yang sangat penting dalam hidup saya, tetapi sepak bola bukanlah seluruh hidup saya, terutama sekarang," ucapnya pada siniar High Performance, via Football Espana.
"Ketika saya masih muda, saya tidak memikirkan hal ini karena saya hanya memikirkan sepak bola, sepak bola, dan sepak bola, tetapi sekarang saya tahu bahwa saya sangat dekat dengan akhir karier saya.” Saya tidak tahu (berapa tahun lagi): satu, dua, tiga, mungkin empat, saya tidak tahu, tetapi saya tidak merasa tertekan. Jika suatu hari saya mendengarkan tubuh saya dan merasa ada sesuatu yang berubah, maka saya akan siap untuk menyelesaikan perlombaan saya.”
Datang ke Barcelona dengan Misi sebagai Mentor

Lewandowski juga menyinggung alasan di balik kepindahannya ke Barcelona pada 2022. Ia menyadari bahwa klub sedang berada dalam fase transisi dengan banyak pemain muda.
Perbedaan budaya kerja antara Bayern Munchen dan Barcelona menjadi tantangan tersendiri baginya. Di Camp Nou, Lewandowski melihat kebutuhan akan figur berpengalaman yang bisa membimbing generasi muda.
Barcelona, menurut Lewandowski, menginginkan lebih dari sekadar pencetak gol. Klub berharap kehadirannya mampu menanamkan mentalitas juara dan etos kerja yang konsisten.
“Di Bayern, mentalitasnya berbeda karena kami memiliki pemain yang lebih berpengalaman dan tangguh. Ketika saya bergabung dengan Barcelona, saya melihat banyak pemain muda yang perlu lebih tangguh pada diri mereka sendiri. Klub memberi tahu saya bahwa mereka membutuhkan seseorang seperti saya, yang dapat mengajari mereka bahwa berada di puncak bukan hanya satu, dua, atau tiga minggu, tetapi apa yang Anda lakukan di luar puncak juga sangat penting."
"Apa yang Anda lakukan di gym, betapa pentingnya bekerja keras setiap hari. Tetapi kemudian, ketika saya bertemu orang-orang, ketika saya menunjukkan kepada mereka bahwa budayanya berbeda dari Jerman, saya mulai belajar dari mereka juga. Empati, semua hal yang berkaitan dengan sepak bola. Dan itu juga sangat membantu saya," tuturnya.
Klasemen Liga Spanyol
(Football Espana)
Baca Juga:
- 2 Transfer Januari Terbaik dan Terburuk Barcelona dalam Beberapa Tahun Terakhir
- Barcelona Ditawari Tiga Pemain Top Eropa, Ambil Gak Nih?
- Robert Lewandowski Ogah Jadi Pemain Cadangan di Barcelona
- Joan Garcia Samai Rekor Ter Stegen Lewat Penampilan Heroik di Derby Catalan
- Barcelona Bekuk Espanyol, Hansi Flick Lewati Rekor Bersejarah Tito Vilanova
- Dari Ejekan hingga Pengamanan Ketat: Cerita Joan Garcia di Derbi Catalunya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid Babak Belur, Kapan Thibaut Courtois Come Back?
Liga Spanyol 11 April 2026, 10:16
-
Profil Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Menanti Tuah Carlo Ancelotti
Piala Dunia 11 April 2026, 10:01
-
Hasil Lengkap Pertandingan Badminton Asia Championships 2026
Bulu Tangkis 11 April 2026, 08:47
LATEST UPDATE
-
Demi Comeback Lawan Atletico, Barcelona Ubah Hotel Sampai Menu Makanan
Liga Champions 11 April 2026, 10:46
-
Real Madrid Babak Belur, Kapan Thibaut Courtois Come Back?
Liga Spanyol 11 April 2026, 10:16
-
Profil Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Menanti Tuah Carlo Ancelotti
Piala Dunia 11 April 2026, 10:01
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 11 April 2026, 09:15
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 11 April 2026, 09:15
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Final Four Proliga 2026, 2 April-19 April 2026
Voli 11 April 2026, 09:13
-
Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, Sabtu 11 April 2026
Liga Inggris 11 April 2026, 09:00
-
Jadwal Lengkap ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 11 April 2026, 08:56
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45







