Ronaldo Bantah Adanya Permohonan Maaf Sepp Blatter
Editor Bolanet | 3 Desember 2013 03:23
- Penyerang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, mengaku tidak menerima telepon dari presiden FIFA, Sepp Blatter, yang kabarnya berniat untuk meminta maaf.
Perseteruan dua nama besar di dunia sepakbola kekinian tersebut dimulai, ketika Blatter dianggap telah melecehkan Ronaldo. Dalam sebuah kesempatan, Blatter menyebut pemain 28 tahun itu sebagai komandan yang kaku, dan juga lebih fashionable ketimbang Lionel Messi.
Tak pelak pernyataan tersebut mengundang berbagai reaksi, di mana banyak di antaranya berupa kecaman pada Blatter. Sampai akhirnya melalui akun Twitter, pemimpin federasi sepakbola dunia itu menyampaikan permohonan maaf pertamanya.
Tak berselang lama, Blatter diberitakan gagal menghubungi Ronaldo via telepon. Selain untuk meminta maaf, saat itu ia dikabarkan juga berniat untuk mengucapkan selamat atas sukses Ronaldo mengantarkan lolos ke Piala Dunia 2014.
Situasi tersebut memunculkan isu bahwa Ronaldo enggan menerima permohonan maaf Blatter. Dan dalam sebuah acara penghargaan, eks bintang Manchester United itu mengaku tidak tahu menahu perihal telepon dari Blatter.
Saya tak dihubungi oleh siapa pun. Sekretaris saya mungkin lupa memberi tahu mengenai hal ini, jawab Ronaldo singkat.
Atas pernyataan sebelumnya, Blatter bahkan diduga telah memanipulasi hasil pemilihan untuk titel Ballon d'Or, di mana Ronaldo dan Messi sama-sama menjadi kandidat kuat peraih gelar individu tersebut. [initial]
(gl/atg)
Perseteruan dua nama besar di dunia sepakbola kekinian tersebut dimulai, ketika Blatter dianggap telah melecehkan Ronaldo. Dalam sebuah kesempatan, Blatter menyebut pemain 28 tahun itu sebagai komandan yang kaku, dan juga lebih fashionable ketimbang Lionel Messi.
Tak pelak pernyataan tersebut mengundang berbagai reaksi, di mana banyak di antaranya berupa kecaman pada Blatter. Sampai akhirnya melalui akun Twitter, pemimpin federasi sepakbola dunia itu menyampaikan permohonan maaf pertamanya.
Tak berselang lama, Blatter diberitakan gagal menghubungi Ronaldo via telepon. Selain untuk meminta maaf, saat itu ia dikabarkan juga berniat untuk mengucapkan selamat atas sukses Ronaldo mengantarkan lolos ke Piala Dunia 2014.
Situasi tersebut memunculkan isu bahwa Ronaldo enggan menerima permohonan maaf Blatter. Dan dalam sebuah acara penghargaan, eks bintang Manchester United itu mengaku tidak tahu menahu perihal telepon dari Blatter.
Saya tak dihubungi oleh siapa pun. Sekretaris saya mungkin lupa memberi tahu mengenai hal ini, jawab Ronaldo singkat.
Atas pernyataan sebelumnya, Blatter bahkan diduga telah memanipulasi hasil pemilihan untuk titel Ballon d'Or, di mana Ronaldo dan Messi sama-sama menjadi kandidat kuat peraih gelar individu tersebut. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Transfer Sukses Mbeumo dan Cunha Jadi Cetak Biru Strategi Man Utd
Liga Inggris 5 Juni 2026, 04:56
-
Hasil Prancis vs Pantai Gading: Gol Amad Diallo Tumbangkan Les Bleus
Piala Dunia 5 Juni 2026, 04:26
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Oman 5 Juni 2026
Tim Nasional 5 Juni 2026, 03:12
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















