Sampaoli Tak Mau Lagi Bahas Insiden Ramos
Aga Deta | 14 Januari 2017 22:00
Bola.net - - Pelatih Sevilla Jorge Sampaoli rupanya ingin melupakan pertandingan melawan Real Madrid kemarin dan tidak mau membahas soal insiden Sergio Ramos.
Ramos mencetak gol penalti dengan cara panenka ketika timnya bermain imbang 3-3 melawan kubu Sevilla di leg kedua babak 16 besar Copa Del Rey. Dengan demikian, Madrid berhak melangkah ke babak selanjutnya dengan agregat skor 6-3 dan memperpanjang catatan tidak terkalahkan menjadi 40 pertandingan.
Setelah mencetak gol, Ramos melakukan selebrasi provokatif dengan memegang kuping. Gestur tersebut rupanya memantik amarah fans Sevilla sehingga terjadi aksi pelemparan botol.
Meskipun begitu, Sampaoli tidak menganggap panenka Ramos tersebut tidak sopan dan menegaskan bahwa ia tidak ingin memperpanjang masalah tersebut.
Mencetak penalti dengan Panenka bukan tidak menghormati lawan. Sergio Ramos dicintai di sini dan saya minta maaf atas apa yang terjadi setelah penalti itu dan mudah-mudahan situasi akan kembali damai, kata Sampaoli dilansir Soccerway.
Semua orang menghormati dia di luar apa yang terjadi kemarin. Mereka adalah dua bagian yang terpisah dan sungguh gila membagi mereka.
Saya tidak tahu aturannya dan saya tidak khawatir. Saya sudah tidak tertarik dengan insiden tersebut. Saya sudah berhenti memikirkan pertandingan kemarin.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






