Sepak Sudut, Sebuah Adegan Horor Bagi Barcelona
Asad Arifin | 21 Desember 2020 12:38
Bola.net - Hasil imbang 2-2 yang didapat Barcelona melawan Valencia memberi catatan penting bagi lini belakang Barcelona. Klub asal Catalan itu mengalami momen 'horor' saat harus berhadapan dengan sepak sudut.
Barcelona berjumpa Valencia pada pekan ke-14 La Liga, Sabtu (19/12/2020) malam WIB. Laga di Camp Nou berjalan seru dengan empat gol yang tercipta.
Barcelona ketinggalan lewat gol Mouctar Diakhaby pada menit ke-29. Setelah itu, gol Lionel Messi dan Ronald Araujo membuat Barcelona unggul. Namun, Maxi Gomez membuat laga berakhir imbang.
Barcelona kini berada di posisi kelima klasemen dengan 21 poin. Mereka tertinggal dari Atletico Madrid dan Real Madrid untuk sementara berada di posisi paling atas klasemen dengan 29 poin.
Adegan Horor Bagi Barcelona
Ronald Koeman tidak bisa menutup rasa kecewanya usai hasil imbang lawan Valencia. Koeman menyebut anak asuhnya acap kali hilang konsentrasi ketika bertahan, terutama dalam situasi bola mati.
Dari dua gol Valencia, satu terjadi lewat eksekusi bola mati yakni sepak sudut. Gol itu dicetak Mouctar Diakhaby. Pemain asal Prancis itu dengan mudah bisa menyundul bola. Tidak ada satu pun pemain Barcelona yang mengawalnya.
Hal yang sama terjadi pada laga melawan Cadiz. Barcelona kalah 2-1 dan gol pertama Cadiz terjadi karena buruknya pertahanan Barca saat mengantisipasi sepak sudut.
Barcelona juga kebobolan dari sepak sudut di laga melawan Real Sociedad. Koordinasi di lini belakang nampak sangat buruk sebelum William Jose menghukum Barcelona dengan golnya pada menit ke-27.
Barcelona kebobolan tiga dari lima gol terakhirnya lewat sepak sudut.
Komentar Ronald Koeman
Ronald Koeman jelas kecewa dengan cara bertahan Barcelona dalam menghadapi situasi sepak sudut. Bukan hanya tentang teknis dan situasi yang terjadi, Koeman juga menyalahkan fisik para pemain Barcelona.
"Kami perlu tahu berapa banyak pemain tinggi yang kami miliki untuk menjaga pemain tinggi lainnya. Diakhaby sendirian dan kami harus bertahan melawannya, kami harus berada di atas pemain," katanya.
"Kami terlalu kecil dan kami memiliki masalah di bola mati," sambung pelatih asal Belanda.
Sumber: Marca
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kylian Mbappe dan Thibaut Courtois Bisa 'Selamatkan' Musim Real Madrid
Liga Spanyol 22 April 2026, 03:35
-
Barcelona Perlu Buka Ruang Finansial: 5 Pemain Bisa Dilepas
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:13
-
Barcelona Butuh Pemimpin untuk Wujudkan Mimpi Liga Champions Hansi Flick
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:06
-
Tawaran Rp400 Miliar dari Arab untuk Gelandang Muda Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:02
-
Samator Kalahkan Garuda Jaya 3-0, Satu Langkah Lagi Menuju Podium ke-3 Proliga 2026
Voli 21 April 2026, 23:57
LATEST UPDATE
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Chelsea yang Sangat Buruk, Tak Punya Nyali, dan Berjalan Mundur
Liga Inggris 22 April 2026, 10:16
-
Vinicius Junior Lagi-lagi Dicemooh Madridista, Arbeloa: Gitu Aja Terus!
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:45
-
Terungkap, Matheus Cunha Cedera, Bisa Main Lawan Brentford?
Liga Inggris 22 April 2026, 09:40
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:23
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 22 April 2026, 09:16
-
Reaksi Liam Rosenior Soal Nyanyian Fans Chelsea: Saya Paham Mereka Frustrasi
Liga Inggris 22 April 2026, 09:12
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59









