Simeone: Real dan Barca Ditakuti Gara-Gara Media
Editor Bolanet | 26 Februari 2014 17:30
- Berkat sentuhan tangan dingin pelatih Diego Simeone, Atletico Madrid musim ini berhasil muncul sebagai kekuatan baru yang menggoyang dua penguasa tradisional La Liga, Real Madrid dan Barcelona. Los Rojiblancos kini bertengger di posisi ketiga dengan poin 60, setara dengan Blaugrana dan hanya tertinggal tiga poin dari Los Blancos yang bertengger di puncak klasemen.
Dalam wawancara bersama Diario AS, pria asal Argentina ini mengungkapkan resep di balik keberhasilannya membawa Atletico menjadi salah satu penantang gelar. Simeone menyebut bahwa timnya telah kehilangan rasa takut terhadap dua klub terbaik di Spanyol tersebut.
Kami telah cukup sering berjumpa dengan Real maupun Barca dalam setahun terakhir, seringnya berduel membuat rasa takut kami kepada mereka perlahan memudar, ungkap pria 43 tahun ini kepada Diario AS.
Ketika anda membaca surat kabar, 10 halaman berisi berita tentang Real sementara 10 sisanya membahas Barca. Ketika mereka menang 4-0, media memberitakan seolah-olah kemenangan tersebut diraih dengan skor 16-0 dan terus menerus memutar ulang rekaman pertandingannya.
Sorotan media yang berlebihan tersebut, lanjut Simeone, membuat tim-tim lain memandang kekuatan Real dan Barca lebih besar dari yang seharusnya.
Situasi tersebut menciptakan rasa takut, akhirnya tim lain merasa mereka sudah kalah bahkan sebelum bertanding melawan Barca atau Madrid. Berbeda dengan klub luar Spanyol, mereka biasanya lebih termotivasi karena tak ada pengaruh buruk media, tutup Simeone.[initial]
(as/mri)
Dalam wawancara bersama Diario AS, pria asal Argentina ini mengungkapkan resep di balik keberhasilannya membawa Atletico menjadi salah satu penantang gelar. Simeone menyebut bahwa timnya telah kehilangan rasa takut terhadap dua klub terbaik di Spanyol tersebut.
Kami telah cukup sering berjumpa dengan Real maupun Barca dalam setahun terakhir, seringnya berduel membuat rasa takut kami kepada mereka perlahan memudar, ungkap pria 43 tahun ini kepada Diario AS.
Ketika anda membaca surat kabar, 10 halaman berisi berita tentang Real sementara 10 sisanya membahas Barca. Ketika mereka menang 4-0, media memberitakan seolah-olah kemenangan tersebut diraih dengan skor 16-0 dan terus menerus memutar ulang rekaman pertandingannya.
Sorotan media yang berlebihan tersebut, lanjut Simeone, membuat tim-tim lain memandang kekuatan Real dan Barca lebih besar dari yang seharusnya.
Situasi tersebut menciptakan rasa takut, akhirnya tim lain merasa mereka sudah kalah bahkan sebelum bertanding melawan Barca atau Madrid. Berbeda dengan klub luar Spanyol, mereka biasanya lebih termotivasi karena tak ada pengaruh buruk media, tutup Simeone.[initial]
Baca Juga
Ayah Courtois Akui Chelsea Rayu Anaknya Kembali
'Atletico Unggulan, Tapi Milan Punya Sejarah Panjang'
Diego Costa Sebut Balotelli Striker Terbaik Dunia
Perbandingan Serangan Madrid dan Barca di Mata Miranda
'Seedorf Tahu Cara Bawa Milan Kalahkan Atletico'
Kapten Atletico: Real Madrid Masih Salah Satu Yang Terbaik
Raul Garcia Yakin Atletico Akan Depak Real di Semifinal
'Mendiang Aragones Sedang Tersenyum Memakai Jersey Atletico'
Courtois Beber Resep Atletico Kalahkan Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ayah Alexis Mac Allister Tegaskan Tidak Ada Kontak dari Real Madrid
Liga Inggris 4 Juni 2026, 14:54
LATEST UPDATE
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















