Sindiran Hansi Flick ke Real Madrid Berujung Petaka, Barcelona Babak Belur Dihajar Atletico!

Richard Andreas | 13 Februari 2026 14:58
Sindiran Hansi Flick ke Real Madrid Berujung Petaka, Barcelona Babak Belur Dihajar Atletico!
Wasit Juan Martinez Munuera (kanan) memberikan kartu kuning di laga Atletico Madrid vs Barcelona dan tampak pelatih Hansi Flick menenangkan para pemainnya. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Barcelona datang ke semifinal Copa del Rey dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka memimpin klasemen La Liga dan mencatat enam kemenangan beruntun di semua kompetisi.

Namun, leg pertama melawan Atletico Madrid di Stadion Metropolitano berubah menjadi malam yang pahit. Kekalahan 4-0 bukan hanya merusak momentum, tetapi juga memunculkan kembali komentar Hansi Flick yang sebelumnya menyindir Real Madrid.

Advertisement

Ucapan tersebut kini terasa berbeda setelah hasil telak yang diderita Blaugrana. Sorotan pun beralih dari candaan menuju konsekuensi di lapangan.

1 dari 2 halaman

Sindiran yang Berbalik Arah

Sindiran yang Berbalik Arah

Aksi Fermin Lopez dalam laga Atletico Madrid vs Barcelona di leg pertama semifinal Copa del Rey 2025/2026, Jumat (13/2/2026). (c) AP Photo/Manu Fernandez

Sebelum laga semifinal, Flick sempat ditanya soal jalur Barcelona menuju empat besar Copa del Rey. Mereka tidak menghadapi tim LaLiga dan di perempat final menyingkirkan klub Segunda Division, Albacete, dengan skor 2-1.

Albacete sebelumnya mengejutkan Real Madrid dengan kemenangan 3-2 di babak 16 besar. Saat ditanya mengenai absennya lawan dari kasta tertinggi dalam perjalanan Barcelona, Flick menjawab singkat: “Tanya Real Madrid.”

Komentar itu dimaknai sebagai sindiran atas kesulitan Madrid menghadapi tim divisi dua. Namun hasil di Metropolitano justru membuat pernyataan tersebut menjadi bahan pembicaraan ulang.

Barcelona memang tidak kalah dari tim non-La Liga, tetapi mereka dipukul telak oleh Atletico. Ironisnya, Real Madrid sebelumnya mampu mengalahkan Atletico 2-1 di semifinal Supercopa de Espana bulan lalu.

2 dari 2 halaman

Malam Berat dan Tekanan di Perburuan Gelar

Di lapangan, Barcelona terlihat rapuh sejak awal pertandingan. Gol bunuh diri Eric Garcia pada menit keenam membuka rangkaian mimpi buruk, sebelum Antoine Griezmann, Ademola Lookman, dan Julian Alvarez menambah derita dalam babak pertama yang kacau.

Flick dinilai kalah taktik dari Diego Simeone pada laga tersebut. Pertahanan Barcelona tampak rentan dan memberi ruang bagi Atletico untuk menyerang tanpa hambatan.

Barcelona masih memiliki kesempatan membalikkan keadaan pada leg kedua 3 Maret mendatang. Namun, sebelum itu, mereka harus menjaga posisi di LaLiga, di tengah persaingan ketat dengan Real Madrid yang hanya terpaut satu poin.

Madrid akan menjamu Real Sociedad di Santiago Bernabeu akhir pekan ini. Sementara Barcelona dijadwalkan bertandang ke Girona pada 16 Februari, dengan bayang-bayang kemungkinan tergeser dari puncak klasemen.

Pertemuan El Clasico berikutnya pada 10 Mei berpotensi menjadi penentu gelar. Tetapi sebelum sampai ke sana, Barcelona dihadapkan pada tugas berat untuk mengejar defisit besar dalam salah satu misi comeback paling sulit di sejarah Copa del Rey.

LATEST UPDATE