Tragedi Metropolitano! Barca Hancur Lebur, Flick Sebut Cek VAR 7 Menit Tak Masuk Akal

Tragedi Metropolitano! Barca Hancur Lebur, Flick Sebut Cek VAR 7 Menit Tak Masuk Akal
Wasit Juan Martinez Munuera (kanan) memberikan kartu kuning di laga Atletico Madrid vs Barcelona dan tampak pelatih Hansi Flick menenangkan para pemainnya. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Barcelona harus menelan pil pahit saat bertandang ke markas Atletico Madrid, Jumat (13/2/2026) dini hari WIB. Skuad Blaugrana dihajar empat gol tanpa balas dalam laga semifinal Copa del Rey.

Kekalahan telak ini jelas menyakitkan. Namun bagi Hansi Flick, bukan hanya skor akhir yang membuatnya murka.

Pelatih asal Jerman itu tak bisa menyembunyikan kekecewaannya selepas pertandingan. Sorotannya tertuju pada keputusan wasit dan penggunaan teknologi VAR yang dinilainya bermasalah.

Flick secara tegas mengkritik keputusan menganulir gol Pau Cubarsi. Ia mempertanyakan lamanya proses pengecekan yang dianggapnya tidak masuk akal.

Drama VAR Tujuh Menit

Drama VAR Tujuh Menit

Ekspresi kecewa Frenkie de Jong dan Pau Cubarsi setelah Julian Alvarez mencetak gol di laga Atletico Madrid vs Barcelona, 13 Februari 2026. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Momen kontroversial terjadi saat gol Barcelona dianulir. Tim VAR membutuhkan waktu hampir delapan menit sebelum akhirnya memutuskan gol tersebut tidak sah.

Menurut Flick, penundaan selama itu merusak ritme pertandingan. Ia merasa tidak ada pelanggaran maupun offside yang terlihat jelas.

“Ini kekacauan. Mereka harus menunggu tujuh menit, ayolah. Mereka menemukan sesuatu dalam tujuh menit itu?” ujar Flick seperti dikutip dari Marca.

Flick menilai keputusan tersebut terkesan dipaksakan. Ia juga menyayangkan minimnya komunikasi dari perangkat pertandingan.

“Ketika saya melihat situasinya, jelas tidak ada offside. Mungkin mereka melihat sesuatu yang berbeda.”

“Kalau memang begitu, beri tahu kami. Tidak ada komunikasi. Ini sangat buruk,” tegasnya.

Pertandingan Selanjutnya
La Liga La Liga | 15 Februari 2026
Rayo Vallecano Rayo Vallecano
22:15 WIB
Atletico Madrid Atletico Madrid

Pelajaran Mahal di Babak Pertama

Terlepas dari kontroversi wasit, Flick tetap mengakui timnya tampil buruk, terutama di babak pertama.

Barcelona kesulitan menjaga jarak antar lini. Lamine Yamal dan rekan-rekannya juga gagal melakukan pressing dengan efektif, sehingga Atletico Madrid leluasa mengembangkan permainan.

“Kami tidak bermain bagus di babak pertama. Kami tidak bermain sebagai tim. Jarak antara lini terlalu jauh,” aku Flick.

Atletico Madrid tampil lebih agresif dan lapar gol. Hal itu menjadi pelajaran berharga bagi skuad muda Barca.

“Kami tidak menekan dengan baik. Dalam 45 menit pertama, kami mendapat pelajaran yang sangat berharga,” tambahnya.

Pasang Badan untuk Pemain

Meski kalah telak 4-0, Flick enggan menyalahkan para pemainnya. Ia juga tidak ingin menjadikan badai cedera sebagai alasan utama.

Mantan pelatih Bayern Munich itu justru tetap bangga dengan perjuangan timnya musim ini. Ia menegaskan bahwa kekalahan adalah bagian dari proses perkembangan skuad muda.

“Saya tidak kecewa dengan tim ini. Saya senang dengan perjalanan kami musim ini. Kami memang mengalami banyak cedera.”

“Kalah adalah bagian dari permainan. Ini kekalahan yang menyakitkan, tetapi saya tetap bangga dengan tim ini,” ujarnya.

Kini, Barcelona membutuhkan keajaiban pada leg kedua yang akan digelar di kandang sendiri. Flick berharap dukungan penuh suporter bisa menjadi energi tambahan bagi timnya.

“Kami masih punya dua babak lagi dan kami akan terus berjuang. Jika kami bisa menang 2-0 di setiap babak… kami membutuhkan dukungan penuh suporter di rumah,” pungkasnya.