Sisi Lain Kepelatihan Alvaro Arbeloa di Real Madrid: Pintu Lebar untuk La Fabrica, 4 Pemain Diberi Debut

Asad Arifin | 19 Februari 2026 03:00
Sisi Lain Kepelatihan Alvaro Arbeloa di Real Madrid: Pintu Lebar untuk La Fabrica, 4 Pemain Diberi Debut
Alvaro Arbeloa ketika bertugas sebagai pelatih Real Madrid musim 2025/2026 (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Alvaro Arbeloa menjalani awal menjanjikan sebagai pelatih interim Real Madrid. Dalam sembilan laga, ia mencatat lima kemenangan beruntun di La Liga dan membawa tim ke puncak klasemen, unggul dua poin dari Barcelona.

Momentum itu diperkuat kemenangan 1-0 atas Benfica pada leg pertama play-off 16 Besar Liga Champions. Hasil tersebut diraih di kandang lawan dan melawan tim asuhan mentornya sendiri, Jose Mourinho.

Advertisement

Namun, keberhasilan Arbeloa bukan hanya soal hasil akhir. Ada dimensi lain yang menegaskan arah kepemimpinannya di Santiago Bernabeu.

Dari sembilan pertandingan awal, ia telah memberi debut kepada empat pemain akademi Real Madrid atau La Fabrica. Sebuah sinyal kuat tentang visi jangka panjangnya.

1 dari 3 halaman

Empat Debutan, Sinyal Kepercayaan Arbeloa pada La Fabrica

Empat Debutan, Sinyal Kepercayaan Arbeloa pada La Fabrica

Pemain Real Madrid, Vinicius Junior, merayakan gol pembuka timnya dalam pertandingan play-off Liga Champions kontra Benfica, Rabu (18/2/2026). (c) AP Photo/Pedro Rocha

Keputusan paling berani terjadi di Estadio da Luz. Pada menit 90+4 laga panas melawan Benfica, Arbeloa memasukkan Thiago Pitarch yang baru berusia 18 tahun.

Situasi tidak ideal. Atmosfer memanas, laga diwarnai insiden rasisme dan kartu merah untuk Jose Mourinho. Namun, Pitarch tetap tampil tenang dan meninggalkan kesan positif.

Sebelumnya, Arbeloa sudah memberi debut Liga Champions kepada Jorge Cestero (19 tahun) saat melawan Benfica dan Daniel Mesonero (20 tahun) ketika menghadapi AS Monaco. Keputusan itu menunjukkan konsistensi, bukan kebetulan.

Jorge Cestero juga mendapat menit bermain pada laga kontra Valencia di Mestalla. Sementara, Cesar Palacios (21 tahun), dimainkan ketika Real Madrid kalah 2-3 dari Albacete pada laga Copa del Rey.

2 dari 3 halaman

Latar Belakang yang Membentuk Filosofi Arbeloa

Latar Belakang yang Membentuk Filosofi Arbeloa

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa di laga 16 besar Copa del Rey, 15 Januari 2026. (c) AP Photo/Jose Breton

Kepercayaan pada pemain akademi bukan langkah spontan. Arbeloa telah lama terlibat dalam struktur pembinaan usia muda Real Madrid sejak 2018.

Ia memahami kultur, metodologi, dan karakter talenta La Fabrica. Pengalaman tersebut membentuk keyakinannya bahwa pemain muda siap bersaing di level tertinggi.

Sebelum menjadi pelatih interim menggantikan peran Xabi Alonso, Arbeloa menangani Real Madrid Castilla. Ia mengenal detail kemampuan teknis dan mental para pemain muda.

Kini, sentuhan itu terasa di tim utama. Arbeloa bukan hanya menjaga Real Madrid tetap kompetitif, tetapi juga menanam fondasi regenerasi di tengah tekanan kompetisi elit Eropa.