Statistik: 4 Tahun di Barca, Pep Hanya 11 Kali Kalah
Editor Bolanet | 14 Mei 2012 16:01
- Josep Guardiola menutup karirnya sebagai pelatih di La Liga, Minggu (13/5) dengan catatan yang mengagumkan. Dengan hasil imbang saat melawan Real Betis, Pep membuat catatan gemilang selama menangani Barca dengan hanya menelan 11 kekalahan, 116 kemenangan dan 47 hasil seri di 152 laga.
Barca di era Guardiola total sudah mengoleksi 373 poin di La Liga, dengan rata-rata 93,25 poin per musim. Mencetak 412 gol dan kebobolan 109 gol atau setara dengan 2,71 gol di setiap pertandingan dan 0,71 kebobolan di setiap pertandingan. Pencapaian terbesar terjadi di musim 2009-10 ketika menjadi juara La Liga dengan koleksi 99 poin.
Selama 4 tahun menangani Barca, ada dua klub yang selalu menjadi momok Pep, Atletico Madrid dan . Dalam 4 tahun terakhir, kedua klub tadi sukses menaklukkan Barca 2 kali, sementara sisanya menelan kekalahan sekali masing-masing melawan , , , , Real Sociedad, dan Real Madrid.
Untuk urusan skor, menang dengan margin 2 gol menjadi yang terbanyak saat Barca ditangani Pep. Menang 2-0 (17 kali), diikuti dengan skor 1-0 (14 kali), 2-1 (13 kali), serta 3-0 dan 1-1 (12 kali).
Kemenangan kandang terbesar terjadi ketika menang 8-0 dari Osasuna, sedangkan kemenangan tandang terbesar terjadi di markas saat menang 8-0. Takluk dari Hercules dengan skor 2-0 di Camp Nou menjadi satu-satunya kekalahan yang diderita Barca dengan margin 2 gol atau lebih. (bar/mac)
Barca di era Guardiola total sudah mengoleksi 373 poin di La Liga, dengan rata-rata 93,25 poin per musim. Mencetak 412 gol dan kebobolan 109 gol atau setara dengan 2,71 gol di setiap pertandingan dan 0,71 kebobolan di setiap pertandingan. Pencapaian terbesar terjadi di musim 2009-10 ketika menjadi juara La Liga dengan koleksi 99 poin.
Selama 4 tahun menangani Barca, ada dua klub yang selalu menjadi momok Pep, Atletico Madrid dan . Dalam 4 tahun terakhir, kedua klub tadi sukses menaklukkan Barca 2 kali, sementara sisanya menelan kekalahan sekali masing-masing melawan , , , , Real Sociedad, dan Real Madrid.
Untuk urusan skor, menang dengan margin 2 gol menjadi yang terbanyak saat Barca ditangani Pep. Menang 2-0 (17 kali), diikuti dengan skor 1-0 (14 kali), 2-1 (13 kali), serta 3-0 dan 1-1 (12 kali).
Kemenangan kandang terbesar terjadi ketika menang 8-0 dari Osasuna, sedangkan kemenangan tandang terbesar terjadi di markas saat menang 8-0. Takluk dari Hercules dengan skor 2-0 di Camp Nou menjadi satu-satunya kekalahan yang diderita Barca dengan margin 2 gol atau lebih. (bar/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Hal Penting Jelang Athletic Club vs Barcelona di La Liga
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 18:25
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23











