Statistik Bicara: Real Madrid Masih Punya Banyak Ruang untuk Berbenah
Aga Deta | 3 Oktober 2026 13:29
Bola.net - Real Madrid masih mencari bentuk permainan terbaik pada awal musim bersama Jose Mourinho. Sejumlah statistik menunjukkan Los Blancos perlu meningkatkan performa, baik dalam bertahan maupun memaksimalkan peluang di depan gawang.
Real Madrid telah memainkan delapan pertandingan di semua kompetisi dengan catatan enam kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan. Lima kemenangan di La Liga belum cukup membawa mereka ke posisi teratas karena dua kekalahan membuat Los Blancos berada di peringkat keempat.
Barcelona justru tampil sempurna di awal musim dan memimpin klasemen dengan keunggulan enam poin atas Real Madrid. Produktivitas gol menjadi salah satu faktor utama yang membuat perbedaan kedua tim semakin terlihat.
Mourinho memanfaatkan jeda internasional untuk menganalisis berbagai persoalan yang dihadapi timnya. Data yang dikutip AS menunjukkan Real Madrid masih memiliki banyak aspek yang perlu diperbaiki jika ingin mengejar para pesaingnya.
Real Madrid Masih Lemah dalam Permainan Tanpa Bola

Salah satu catatan yang perlu diperbaiki Real Madrid adalah intensitas permainan tanpa bola. Los Blancos rata-rata hanya menempuh 96,5 kilometer per pertandingan di La Liga, hampir 10 kilometer lebih sedikit dibanding Barcelona yang mencapai 104,5 kilometer.
Real Madrid juga berada di posisi kedua terbawah untuk catatan lari berintensitas tinggi dengan rata-rata 394 kali per pertandingan. Dalam urusan recovery, mereka menempati peringkat ke-16 dengan 302 kali, 38 lebih sedikit daripada Barcelona.
Los Blancos juga berada di peringkat ke-17 dalam jumlah intersep. Mereka memang menjadi tim dengan jumlah pelanggaran paling sedikit, yakni 59 kali, tetapi juga menjadi tim yang paling sering dilanggar lawan dengan 97 pelanggaran.
Penguasaan Bola dan Efektivitas Serangan Perlu Ditingkatkan

Statistik penguasaan bola juga tidak menunjukkan bahwa Real Madrid sepenuhnya mendominasi pertandingan. Mereka rata-rata menguasai 52,3 persen bola, jauh di bawah Barcelona yang mencapai 68,7 persen dan Villarreal dengan 61,4 persen.
Atletico Madrid juga mencatat 59,1 persen penguasaan bola, sedangkan Real Betis mencapai 53,6 persen. Perbedaan tersebut turut terlihat dari jumlah tembakan yang dihadapi, karena Barcelona hanya menghadapi 51 tembakan dengan 22 tepat sasaran, sementara Real Madrid menerima 89 tembakan dengan 31 mengarah ke gawang.
Masalah Real Madrid juga terlihat dalam efektivitas penyelesaian akhir. Mereka baru mencetak 18 gol dari 131 tembakan, sedangkan Barcelona sudah menghasilkan 31 gol dari 150 percobaan.
Perbedaan semakin jelas dalam jumlah tembakan tepat sasaran, yakni 53 untuk Real Madrid dan 58 untuk Barcelona. Pemain Barcelona rata-rata mencetak satu gol dari setiap 1,8 tembakan tepat sasaran, sedangkan pemain Real Madrid membutuhkan hampir tiga tembakan tepat sasaran untuk menghasilkan satu gol.
Perbandingan Raphinha dan Kylian Mbappe juga menunjukkan perbedaan tersebut. Raphinha telah mencetak 12 gol dari 25 total tembakan dan 16 tembakan tepat sasaran, sementara Mbappe mencetak tujuh gol dari 41 percobaan dan 22 tembakan tepat sasaran.
Sumber: Madrid Universal
Klasemen La Liga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Inter Milan Aktifkan Klausul Perpanjangan Kontrak Federico Dimarco
Liga Italia 3 November 2026, 22:30
-
Carlos Baleba Yakin Manchester United Bisa Bangkit dari Periode Sulit
Liga Champions 3 November 2026, 21:56
-
Lamine Yamal Berpeluang Lewati Rekor Kylian Mbappe di Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:50
LATEST UPDATE
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
-
Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 09:50
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


