Suara Maestro: Kala Johan Cruyff Mengajari Pep Guardiola Cara Bertahan yang Sederhana tapi Efektif
Richard Andreas | 22 April 2020 10:40
Bola.net - Josep Guardiola berutang besar kepada Johan Cruyff, entah dalam kariernya sebagai pemain, juga sebagai pelatih. Di Barcelona, Guardiola mempelajari banyak hal dasar yang ternyata sangat penting dari Cruyff.
Selama masih bermain, Guardiola dikenal sebagai gelandang cerdas, tapi kemampuan defensifnya tidak terlalu baik. Lalu Johan Cruyff datang menyelamatkannya dan mengajari beberapa hal fundamental, Guardiola pun menjelma jadi pemain yang lebih sempurna.
Cruyff melatih Guardiola mulai tahun 1990 sampai 1996, dia adalah salah satu pelatih paling penting dalam sejarah Barca. Cruyff membibit gaya sepak bola Barca yang berkembang sempurna di era Guardiola sebagai pelatih.
Kini, Marca menengok ke belakang ketika Cruyff bicara soal prosesnya mengembangkan kemampuan Guardiola. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Mengajari Guardiola
Pada tahun 2015 lalu, Cruyff pernah bicara soal proses melatih Guardiola. Dia tahu Guardiola punya kelemahan dalam bertahan, tapi jelas punya visi bermain luar biasa.
Cruyff tahu harus mengembangkan satu kemampuan itu dari Guardiola, dan dia melakukannya dengan sangat mudah. Sederhana, Cruyff hanya mengajari Guardiola soal pemilihan posisi.
"Guardiola, secara tektik, merupakan pemain hebat, visi luar biasa, jadi mudah melatihnya. Namun, dia berada di posisi yang mengharuskannya untuk bertahan, dia bermain di depan barisan bek kami. Jadi saya bertanya padanya: 'bisakah Anda bertahan?'," buka Cruyff kepada Marca.
"Saya sendiri bukan bek, jika saya harus menjaga banyak ruang kosong ini, saya merupakan bek buruk. Namun, ketika saya harus menjaga satu ruang kecil ini, saya bisa jadi yang terbaik."
Menjaga Ruang
Intinya, Cruyff tidak meminta Guardiola menjaga lawan dengan ketat. Ada banyak cara lain untuk bertahan. Kala itu,dia meminta Guardiola menjaga pola dengan dua gelandang lainnya.
"Ini bukan soal apakah saya bek baik atau buruk, tapi tentang ruang yang harus Anda jaga. Jadi saya berkata pada Guardiola: Anda tercas, tapi terkadang kita tidak membawa bola dan kita harus bertahan," imbuh Cruyff.
"Satu-satunya tugas Anda adalah menempatkan dua gelandang lainnya tetap di samping Anda, satu di sini, satu di sana, dan Anda akan jadi salah satu pemain bertahan terbaik."
Perubahan Guardiola
Begitu memahami instruksi Cruyff, Guardiola berubah jadi pemain yang jauh lebih baik. Dia gelandang sempurna, yang bisa menentukan posisi terbaik di lapangan untuk menjaga ruang kosong yang mungkin dimasuki lawan.
"Ini bukan soal menyerang pemain lawan atau merebut bola. Ini soal ruang yang harus Anda jaga," lanjut Cruyff.
"Jadi, satu-satunya masalah Guardiola bukanlah bertahan, tapi bagaimana menempatkan dua gelandang lainnya di posisi yang tepat," tutupnya.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
Ousmane Dembele Pegang Kunci Kepulangan Neymar ke Camp Nou, Ini Skenarionya
Dikuasai Barcelona dan Real Madrid, Ini Starting XI Terbaik di Pentas La Liga
5 Pertandingan Terbaik Manchester United di Panggung Liga Champions (Bagian I)
5 Pemain Barcelona Ini Bisa Menggoda Arsenal Melepas Aubameyang
Chelsea Segera Rampungkan Perekrutan Philippe Coutinho
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






