Tak Lagi Tiki-Taka, Benarkah Barca Sudah Kehilangan Identitasnya?
Richard Andreas | 16 April 2019 10:40
Bola.net - - Barcelona terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Sejak menjalani era keemasan di bawah Pep Guardiola beberapa tahun lalu, Barca terus berkembang dan menemukan gaya bermain yang menyesuaikan diri dengan perkembangan sepak bola modern.
Dahulu, Barca dikenal dengan tiki-taka, gaya sepak bola yang mengandalkan umpan pendek dari kaki ke kaki serta mempermainkan pemain-pemain lawan. Gaya bermain itu hebat pada masanya, tetapi kini sudah tidak relevan lagi.
Barca yang sekarang lebih berani memainkan bola-bola panjang. Permainan Barca juga tidak selalu mengalir dengan baik. Pada banyak kesempatan mereka mengandalkan keajaiban Lionel Messi untuk memetik kemenangan.
Bagaimana perubahan ini terjadi? Baca analisis selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Sudah Berubah?
Mantan asisten pelatih Barca, Juan Carlos Unzue tentu paham betul perbedaan Barca yang dahulu dengan yang sekarang. Dia mengakui perbedaan itu ada, tetapi bukan berarti Barca kehilangan identitasnya. Unzue masih melihat beberapa unsur permainan yang sama.
"Saya kira gaya bermain Barca tidak hilang. Kita sudah melihat persentase penguasaan bola setinggi seperti sebelumnya, tetapi saya juga merasa bahwa kita terlalu banyak melihat gambaran masa lalu yang konkret," ungkap Unzue kepada Marca.
"Pada masa Guardiola, yang banyak dikritik karena tidak bermain menyerang, saya ingat bahwa kami bakal bermain di markas lawan tertentu dan Pep tidak memainkan [Sergio] Busquets atau [Andres] Iniesta, tetapi mungkin Keita atau Yaya Toure."
"Itu adalah kebijakan. Anda harus tahu bagaimana cara memilih pemain dengan baik juga momen untuk melakukannya," lanjut dia.
Perubahan Messi
Perubahan yang paling jelas adalah peran bermain Messi. Dahulu, Messi lebih banyak bermain melebar dan menusuk ke tengah. Kini, Messi bermain lebih seperti no.10 murni. Dia berperan sebagai kreator serangan Barca dari lini tengah sekaligus sebagai pencetak gol.
"Itulah yang saya katakan, anda harus memahami momentum setiap pemain. 10 tahun lalu, Messi bermain di sisi sayap dan itu merupakan cara lain untuk bermain, itu menentukan permainan tim dan anda harus menemukan keseimbangan."
"Apa yang dilakukan [Ernesto] Valverde saat ini adalah menemukan keseimbangan tim, tidak ada yang bisa berkata pada saya bahwa 25 menit pertama di Old Trafford tidak mengingatkan mereka pada Barcelona yang sebelumnya," tutupnya.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













