Takut Dicaplok Spanyol, Argentina Gelar Satu Laga Khusus Messi
Editor Bolanet | 30 Juni 2015 14:42
- 11 Tahun silam, Asosiasi Sepakbola Argentina, AFA, ternyata sempat khawatir Lionel Messi akan bermain untuk Timnas Spanyol, alih-alih negara kelahirannya.
Pasalnya, kala itu Messi dikenal sebagai produk akademi dan ia juga sempat dipanggil masuk ke Timnas Spanyol U-17. Argentina pun dibuat kalang kabut. Mereka ingin Messi segera membela Albiceleste, apapun pertandingannya, untuk mencegah sang pemain membela negara lain.
Kita harus melakukan sesuatu. Kita harus mengadakan pertandingan yang diakui oleh FIFA dan memainkannya, jelas Julio Grondona, presiden AFA, kala ia melihat video Messi untuk pertama kali di tahun 2004, sebagaimana dilaporkan oleh Canchallena.
Tak lama kemudian, diskusi darurat dilakukan dan hasilnya, diputuskan bahwa Argentina akan mengadakan laga uji coba melawan Timnas Paraguay U-20 dan Messi langsung dipanggil untuk bermain di laga tersebut.
Kala itu tidak ada waktu untuk mempromosikan pertandingan tersebut, hingga tidak ada banyak orang yang berkesempatan menjadi saksi sejarah dalam perjalanan karir Messi. Kami mendengar dari radio bahwa akan ada pertandingan dan kami lihat lampu stadion dinyalakan, jadi kami langsung pergi. Kemudian kami baru tahu bahwa itu adalah pertandingan yang amat penting, tutur Osvaldo, salah satu penonton yang hadir kala itu.
Messi lantas masuk sebagai pemain pengganti di laga yang digelar di Juni malam di Buenos Aires tersebut dan ia juga sukses membuat gol. Argentina berhasil menghadang kesempatan Spanyol untuk memanggil Messi. Keputusan yang jelas tak disesali, lantaran sang bintang kini telah dianggap sebagai seorang dewa penyelamat alias The Messiah. [initial]
(chan/rer)
Pasalnya, kala itu Messi dikenal sebagai produk akademi dan ia juga sempat dipanggil masuk ke Timnas Spanyol U-17. Argentina pun dibuat kalang kabut. Mereka ingin Messi segera membela Albiceleste, apapun pertandingannya, untuk mencegah sang pemain membela negara lain.
Kita harus melakukan sesuatu. Kita harus mengadakan pertandingan yang diakui oleh FIFA dan memainkannya, jelas Julio Grondona, presiden AFA, kala ia melihat video Messi untuk pertama kali di tahun 2004, sebagaimana dilaporkan oleh Canchallena.
Tak lama kemudian, diskusi darurat dilakukan dan hasilnya, diputuskan bahwa Argentina akan mengadakan laga uji coba melawan Timnas Paraguay U-20 dan Messi langsung dipanggil untuk bermain di laga tersebut.
Kala itu tidak ada waktu untuk mempromosikan pertandingan tersebut, hingga tidak ada banyak orang yang berkesempatan menjadi saksi sejarah dalam perjalanan karir Messi. Kami mendengar dari radio bahwa akan ada pertandingan dan kami lihat lampu stadion dinyalakan, jadi kami langsung pergi. Kemudian kami baru tahu bahwa itu adalah pertandingan yang amat penting, tutur Osvaldo, salah satu penonton yang hadir kala itu.
Messi lantas masuk sebagai pemain pengganti di laga yang digelar di Juni malam di Buenos Aires tersebut dan ia juga sukses membuat gol. Argentina berhasil menghadang kesempatan Spanyol untuk memanggil Messi. Keputusan yang jelas tak disesali, lantaran sang bintang kini telah dianggap sebagai seorang dewa penyelamat alias The Messiah. [initial]
(chan/rer)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















