Termasuk Nyinyiran Mourinho, Ini Deretan Quotes Pelatih Legendaris La Liga
Richard Andreas | 27 April 2020 15:30
Bola.net - Komentar pelatih selalu jadi salah satu bumbu paling menarik untuk sajian sepak bola. Di La Liga pun demikian, ada sederet komentar legendaris dari pelatih-pelatih yang pernah bekerja di liga nomor satu Spanyol itu.
Nama-nama besar yang pernah dan tengah meniti karier sebagai pelatih di panggung La Liga punya ciri khas dalam berkomentar. Ucapan yang keluar dari mulut mereka punya ciri khas, yang terkadang sudah dihafal lawan ataupun kalangan jurnalis.
Sepanjang sejarah, La Liga punya sederet pelatih dengan 'nuansa' komentar yang tergolong panas dan penuh kritik. Tak menjadi musuh, golongan ini justru terkadang membuat rasa rindu membuncah bagi para fan.
Berikut ini beberapa pelatih legendaris di La Liga dan komentar menarik yang menjadi ciri khas :
Alfredo Di St?fano dan Johan Cruyff
Alfredo Di Stéfano : “Un partido sin goles es como un domingo sin sol”
Legenda Real Madrid ini menyampaikan apa yang diinginkan dalam sebuah pertandingan: “Pertandingan tanpa gol adalah seperti akhir pekan tanpa cuaca yang cerah.”
Johan Cruyff : “La calidad sin resultados es inútil. Los resultados sin calidad aburren”
“Bermain bagus tanpa hasil itu sia-sia. Kemenangan tanpa permainan bagus itu membosankan.” Kata-kata bijak dan filosofi bermain yang sangat sederhana dari Johan Cruyff. Tidak banyak orang yang berhasil merevolusi permainan sepak bola seperti pelatih Belanda ini, yang bermain untuk Barcelona di tahun 1970-an dan meramu “Dream Team” pada medio '90-an.
Luis Aragones dan Rafa Benitez
Luis Aragones : “Ganar, ganar y volver a ganar”
Pelatih yang berhasil membawa timnas Spanyol menjuarai Euro 2008 dan legenda Atlético de Madrid, Luis Aragonés, memberikan pandangannya terhadap permainan sepak bola: “Menang, menang, dan menang, lalu menang lagi. Kemudian menang, menang, menang, dan menang. Itulah sepak bola.”
Rafa Benítez : “Pedí un sofá y me trajeron una lampara”
Mantan pelatih Valencia, Rafa Benítez, pernah meminta klubnya untuk mendatangkan seorang penyerang, tetapi direksi klub malah memberinya seorang pemain sayap, yakni Fabián Canobbio. Ia lalu protes dengan mengatakan “Saya meminta sebuah sofa, tapi mereka memberi saya sebuah lampu.”
Jose Mourinho dan Luis Enrique
Jose Mourinho : “Si no tienes perro para ir a cazar y tienes un gato vas con él”
Jose Mourinho, harus ‘pasrah’ ketika lini depannya hanya memiliki Gonzalo Higuaín dan Karim Benzema ketika melatih Real Madrid. Ia lalu mengeluarkan pernyataan khas. “Ketika Anda tidak memiliki anjing untuk berburu, tapi hanya memiliki kucing, Anda harus membawa kucing itu berburu," katanya.
Luis Enrique : “Me veo en los cromos vestido del Real Madrid y no me reconozco”
Pelatih Timnas Spanyol, Luis Enrique, membuat sebuah kontroversi pada 1996 ketika pindah dari Real Madrid ke Barcelona. Ia lalu menjadi legenda di Camp Nou, dan mengatakan lebih betah bermain di Barcelona dibanding di Madrid. “Ketika saya melihat diri saya mengenakan jersey putih di album stiker, saya tak mengenalinya," ucapnya.
Diego Simeone dan John Toshack
Diego Simeone : “Partido a Partido”
Respons pelatih yang dijuluki El Cholo ini ketika ditanya apakah tim Atlético Madrid akan menjuarai La Liga. Ia hanya memberikan senyum, terutama ketika meraih trofi pada 2013/14: “Kami menjalani pertandingan demi pertandingan.” Kalimat tersebut sekarang telah menjadi sebuah mantra di La Liga," sebutnya.
John Toshack : “El sábado ya pienso que tiene que volver a jugar los once mismos cabrones”
Mantan pelatih Real Madrid asal Wales, John Toshack, menjelaskan opininya setelah pertandingan tandang yang sangat buruk di Rayo Vallecano: “Pada hari Senin ia berpikir mengganti 10 pemain dalam tim. Pada hari Selasa, tujuh atau delapan pemain. Hari Kamis, empat pemain. Jumat, dua pemain, dan hari Sabtu kembali memainkan 11 pemain yang sama. "Sepertinya sepak bola adalah tergantung pada para pemainnya," tegasnya.
Louis Van Gaal dan Joaquin Caparros
Louis van Gaal : “Siempre negativo, nunca positivo”
Mantan Pelatih Barcelona, Louis van Gaal, pernah mengamuk kepada seorang jurnalis yang bertanya dan memberi kritikan dalam sebuah konferensi pers di awal karir sebagai pelatih Blaugrana di tahun 1999.
“Anda sangat buruk, selalu negatif, tak pernah positif," katanya. Ia mengatakan dengan aksen Belanda yang sangat kuat, yang membuat kata ‘positivo’ dan ‘negativo’ terdengar seperti ‘positifo’ dan ‘negatifo’. Sejak sesi konferensi pers itu, Van Gaal selalu dikenal dengan ‘selalu negatif’ selama melatih Barcelona.
Joaquín Caparrós : “Jugar tanto ante el Barcelona es ir tres veces al dentista”
Pelatih Levante ini tak menahan diri ketika timnya harus berhadapan dengan Lionel Messi dan Barcelona tiga kali di bulan Januari 2014, dalam ajang LaLiga dan Copa del Rey: “Untuk bermain melawan Barcelona sesering ini seperti harus pergi ke dokter gigi tiga kali," katanya.
Sumber : La Liga
Disadur dari: Bola.com (Nurfahmi Budi)
Published on: 27 April 2020
Baca ini juga ya!
Mo Salah Hanya Nomor Empat, Ini 5 Pemain Afrika Terbaik yang Pernah Tampil di Premier League
Termasuk Diego Costa, Ini 5 Pemain yang Didepak Klub dengan Cara Menyakitkan
Perkuat Pos Bek Kiri, Juventus Incar 3 Nama Ini
Wayne Rooney Nomor Satu, Ini Ranking 24 Striker Terbaik Man United
Ernesto Valverde Masuk Daftar 5 Pelatih dengan Jumlah Kemenangan Terbanyak di La Liga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





