Ternyata, Camp Nou Hampir Dibom Teroris
Afdholud Dzikry | 2 Agustus 2018 05:31
Bola.net - - Pada pertengahan Agustus 2017, serentetan serangan teror menerpa kota Barcelona. Serangan itu ditengarai diotaki oleh kelompok teroris ISIS, setidaknya menurut Perdana Menteri Spanyol; Mariano Rajoy.
Pada 16 Agustus malam, sebuah rumah di kota Alcanar meledak, menewaskan dua orang anggota teroris, termasuk imam mereka yang berusia 40 tahun. Di rumah itu, ditemukan120 tabung gas yang sedianya akan dibawa dengan van sewaan untuk diledakkan di tempat lain. Tapi karena ada kesalahan, bom pemicu justru meledak lebih dulu.
Pada 17 Agustus, serangan pun mulai dilakukan di Barcelona. Younes Abouyaaqoub menggilas orang-orang yang sedang berjalan di La Rambla, saat jalanan terkenal itu tengah ramai dengan pejalan kaki. 13 orang tewas di tempat, 130 cedera dan salah satunya meninggal 10 hari kemudian. Abuyaaqoub kemudian melarikan diri, dan kembali membunuh satu orang lain lagi untuk dirampok mobilnya.
Sembilan jam kemudian, lima orang anggota sel teroris yang sama kembali menggilas pejalan kaki di Cambrils. Aksi ini menewaskan seorang wanita dan mencederai enam orang lainnya. Lima pelaku kemudian mati dalam baku tembak dengan polisi. Tapi ternyata, target utama mereka sebenarnya adalah Camp Nou, markas .
Berencana Meledakkan Camp Nou

Mohammed Hichamy, salah satu anggota sel teroris yang terlibat dalam teror Barcelona, sepertinya ditugaskan untuk mencari akses ke Camp Nou. Hichamy pun mengumpulkan informasi seputar jadwal-jadwal pertandingan Barca, poin-poin akses Camp Nou, serta foto-foto stadion.
Ada indikasi bahwa sebenarnya para teroris itu ingin meledakkan bom mereka di Camp Nou pada tanggal 20 Agustus. Pada tanggal tersebut, Barcelona menjalani pertandingan pertama La Liga musim 2017-18, menjamu Real Betis.
Hanya saja, karena bom mereka meledak tanpa disengaja terlebih dulu dan membunuh imam mereka, para teroris sepertinya panik. Rencana yang sudah mereka siapkan hancur begitu saja dan akhirnya memilih melakukan teror dengan melindas pejalan kaki.
Sudah Bersiap Masuk Camp Nou

Dua anggota teroris itu membeli beberapa pernak-pernik Barca hanya beberapa hari sebelum aksi teror dilakukan. Polisi meyakini para teroris ingin menyamar sebagai fans Barca saat memasuki Stadion.
Menurut kepolisian, sel teroris ini sebenarnya ingin mencoba meniru aksi teror di Prancis pada November 2015. Saat itu, ISIS meledakkan bom di dekat Stade de France saat Prancis berhadapan dengan Jerman, dan kemudian diikuti dengan berbagai penembakan dan pembantaian di beberapa tempat di Paris.
Sangat mungkin para teroris ini ingin meniru aksi teror di Paris, di mana teroris menyerang Saint Denis saat pertandingan timnas Prancis tengah berlangsung, cetus sumber kepolisian yang diwawancarai oleh El Periodico.
Video Menarik Barcelona

[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gercep! Barcelona Capai Kesepakatan Pribadi dengan Karim Adeyemi
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 16:47
-
Pesan Lamine Yamal ke Julian Alvarez: Gue Tunggu di Barcelona, Bro!
Piala Dunia 9 Juli 2026, 15:00
-
Barcelona Ajukan Tawaran Resmi untuk Bintang Borussia Dortmund Ini
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 11:30
LATEST UPDATE
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











