Toni Kroos Ungkap Kelemahan Fatal Real Madrid Pasca Kepergiannya
Richard Andreas | 7 Juli 2025 12:48
Bola.net - Real Madrid mungkin memiliki skuad bertabur bintang, tetapi kehilangan satu pemain bisa mengubah segalanya. Toni Kroos, gelandang jenius yang pensiun usai menjuarai Liga Champions musim lalu, menilai mantan timnya belum mampu mengisi kekosongan yang ia tinggalkan.
Meski tidak lagi bermain, Kroos tetap memberikan pandangannya terhadap performa Los Blancos. Ia menyoroti kurangnya kontrol permainan yang menurutnya menjadi kelemahan utama Madrid di musim perdana tanpa dirinya.
Kritik tersebut datang seiring musim yang mengecewakan bagi Madrid dengan finis sebagai runner-up La Liga dan tersingkir telak 5-1 oleh Arsenal di Liga Champions. Hasil buruk itu membuat Carlo Ancelotti kehilangan jabatannya dan digantikan Xabi Alonso.
Kroos: Belum Ada Pengganti yang Sepadan
Berbicara kepada Mundo Deportivo, Toni Kroos menyebut bahwa Real Madrid masih belum menemukan gelandang dengan karakter sepertinya. "Mereka masih mencari profil pemain seperti saya dan tidak banyak pemain seperti itu, mereka sulit didapatkan," ujarnya.
Kroos menyadari bahwa mengisi perannya bukan tugas mudah, apalagi dalam tim yang terbiasa menguasai pertandingan melalui lini tengah. Menurutnya, kontrol permainan belum sepenuhnya pulih sejak ia pensiun.
Ia menambahkan bahwa terlalu dini untuk menilai proyek baru di bawah Xabi Alonso. "Butuh waktu untuk mengevaluasi perubahan dan implementasi ide-idenya," ucap Kroos.
Namun, ia yakin mantan rekan setimnya itu tahu bagaimana memperbaiki situasi. Kepercayaan ini didasari oleh pengalaman Alonso sebagai pemain dan pelatih yang telah membuktikan kemampuannya.
Tantangan Xabi Alonso dan Krisis Pengatur Irama

Sejak Kroos pensiun, Madrid mengandalkan sejumlah nama seperti Jude Bellingham, Aurelien Tchouameni, Federico Valverde, Dani Ceballos, dan Eduardo Camavinga. Namun, tak satu pun dari mereka memiliki kemampuan mendikte tempo permainan seperti Kroos.
Ancelotti sempat menyatakan bahwa sulit mencari sosok pengganti yang ideal dari nama-nama tersebut. Bahkan Arda Guler, yang digadang-gadang punya potensi serupa, dinilai masih terlalu muda untuk memikul peran krusial di lini tengah.
Real Madrid juga telah mencoba merekrut Martin Zubimendi dari Real Sociedad, tetapi gelandang itu memilih pindah ke Arsenal. Kegagalan mendatangkan pemain berkualitas ini semakin mempersulit posisi Madrid.
Kini, Xabi Alonso diharapkan bisa menemukan solusi, mengingat ia sendiri pernah menjadi maestro lini tengah saat memperkuat Madrid. Pengalaman dan pemahaman mendalam terhadap filosofi permainan klub menjadi modal utama dalam mengatasi krisis ini.
Jangan sampai ketinggalan infonya
Berlebihan tuh! Courtois Nilai Donnarumma Tak Layak Disalahkan atas Cedera Musiala
Kylian Mbappe Selamatkan Madrid, Malah Ditinggal Sendirian Jalani Tes Doping
Cristiano Ronaldo Bujuk Rodrygo Gabung Al Nassr, Fix Tinggalkan Real Madrid?
Ternyata Ini Alasan Martin Zubimendi Memilih Arsenal dan Menolak Real Madrid
Jadwal Real Madrid vs PSG di Semifinal Piala Dunia Antarklub 2025: Reuni Mbappe!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:00
LATEST UPDATE
-
Botol Minum Bikin FIFA Bingung
Piala Dunia 7 Juni 2026, 14:33
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 7 Juni 2026, 11:43
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















