Tragedi Metropolitano! Barca Hancur Lebur, Flick Sebut Cek VAR 7 Menit Tak Masuk Akal
Afdholud Dzikry | 13 Februari 2026 08:55
Bola.net - Barcelona harus menelan pil pahit saat bertandang ke markas Atletico Madrid, Jumat (13/2/2026) dini hari WIB. Skuad Blaugrana dihajar empat gol tanpa balas dalam laga semifinal Copa del Rey.
Kekalahan telak ini jelas menyakitkan. Namun bagi Hansi Flick, bukan hanya skor akhir yang membuatnya murka.
Pelatih asal Jerman itu tak bisa menyembunyikan kekecewaannya selepas pertandingan. Sorotannya tertuju pada keputusan wasit dan penggunaan teknologi VAR yang dinilainya bermasalah.
Flick secara tegas mengkritik keputusan menganulir gol Pau Cubarsi. Ia mempertanyakan lamanya proses pengecekan yang dianggapnya tidak masuk akal.
Drama VAR Tujuh Menit

Momen kontroversial terjadi saat gol Barcelona dianulir. Tim VAR membutuhkan waktu hampir delapan menit sebelum akhirnya memutuskan gol tersebut tidak sah.
Menurut Flick, penundaan selama itu merusak ritme pertandingan. Ia merasa tidak ada pelanggaran maupun offside yang terlihat jelas.
“Ini kekacauan. Mereka harus menunggu tujuh menit, ayolah. Mereka menemukan sesuatu dalam tujuh menit itu?” ujar Flick seperti dikutip dari Marca.
Flick menilai keputusan tersebut terkesan dipaksakan. Ia juga menyayangkan minimnya komunikasi dari perangkat pertandingan.
“Ketika saya melihat situasinya, jelas tidak ada offside. Mungkin mereka melihat sesuatu yang berbeda.”
“Kalau memang begitu, beri tahu kami. Tidak ada komunikasi. Ini sangat buruk,” tegasnya.
Pelajaran Mahal di Babak Pertama
Terlepas dari kontroversi wasit, Flick tetap mengakui timnya tampil buruk, terutama di babak pertama.
Barcelona kesulitan menjaga jarak antar lini. Lamine Yamal dan rekan-rekannya juga gagal melakukan pressing dengan efektif, sehingga Atletico Madrid leluasa mengembangkan permainan.
“Kami tidak bermain bagus di babak pertama. Kami tidak bermain sebagai tim. Jarak antara lini terlalu jauh,” aku Flick.
Atletico Madrid tampil lebih agresif dan lapar gol. Hal itu menjadi pelajaran berharga bagi skuad muda Barca.
“Kami tidak menekan dengan baik. Dalam 45 menit pertama, kami mendapat pelajaran yang sangat berharga,” tambahnya.
Pasang Badan untuk Pemain
Meski kalah telak 4-0, Flick enggan menyalahkan para pemainnya. Ia juga tidak ingin menjadikan badai cedera sebagai alasan utama.
Mantan pelatih Bayern Munich itu justru tetap bangga dengan perjuangan timnya musim ini. Ia menegaskan bahwa kekalahan adalah bagian dari proses perkembangan skuad muda.
“Saya tidak kecewa dengan tim ini. Saya senang dengan perjalanan kami musim ini. Kami memang mengalami banyak cedera.”
“Kalah adalah bagian dari permainan. Ini kekalahan yang menyakitkan, tetapi saya tetap bangga dengan tim ini,” ujarnya.
Kini, Barcelona membutuhkan keajaiban pada leg kedua yang akan digelar di kandang sendiri. Flick berharap dukungan penuh suporter bisa menjadi energi tambahan bagi timnya.
“Kami masih punya dua babak lagi dan kami akan terus berjuang. Jika kami bisa menang 2-0 di setiap babak… kami membutuhkan dukungan penuh suporter di rumah,” pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



