Valverde Yakin Barca Tak Mainkan Pemain Ilegal di Copa del Rey
Asad Arifin | 18 Januari 2019 09:28
Bola.net - - Sukses Barcelona lolos ke babak 8 Besar Copa del Rey musim 2018/19 menyisakan sebuah tanda tanya besar. Sebab, Barca saat ini sedang mendapat sangkaan telah memainkan pemain ilegal di laga kontra Levante.
Barcelona berjumpa Levante pada babak 16 Besar Copa de Rey. Pada laga pertama, Barca kalah 2-1 di markas lawan. Di Camp Nou, Barca menang 3-0. Barca unggul secara agregat 4-2 dan lolos ke babak 8 Besar.
Pihak Levante menuduh ada yang salah dari daftar susunan pemain Barca di laga leg pertama. Barca memainkan Chumi, pemain yang mendapat sanksi akumulasi kartu bersama Barca B. Chumi pun diklaim jadi pemain ilegal.
Seperti apa reaksi Ernesto Valverde melihat situasi ini? Simak selengkapnya di bawah ini.
Bukan Pemain Ilegal
Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, yakin bahwa timnya tidak melakukan hal yang salah seperti yang dituduhkan oleh Levante. Valverde menilai status Chumi adalah pemain yang sah meskipun dia dapat akumulasi kartu.
"Kami tidak punya keraguan apa pun tentang status Chumi. Bagi itu sebelum, atau sepanjang atau setelah pertandingan," ucap Valverde dikutip dari Marca.
"Kami harus ikut dalam undian besok dan kami yakin bahwa kami tidak melakukan kesalahan. Kami tahu betul bahwa dia mendapat sanksi dan kami tidak bisa memainkannya di laga melawan Eibar tapi di ajang piala [Copa del Rey] kami bisa," tandasnya.
Chumi mendapatkan lima kartu kuning di pentas Segunda B. Secara otomatis, dia mendapatkan sanksi larangan bermain dalam satu laga.
Terancam Diskualifikasi
Pihak Levante sudah mengajukan laporan atas kasus Chumi yang diduga adalah pemain ilegal dan harusnya tidak bisa bermain di Copa del Rey. Ada dua pasal dalam Kode Disiplin yang dipakai oleh Levante sebagai dasar laporan yakni pasal 56.3 dan 76.
Jika memang terbukti status Chumi adalah pemain ilegal, maka Barcelona terancam sanksi yang cukup berat.
Barca bakal didiskualifikasi jika memang Chumi adalah pemain ilegal. Hal itu sudah diatur dalam Kode Disiplin RFEF pada pasal 76. Jika itu terjadi, Barca tak bisa mempertahankan gelarnya. Namun, sejauh ini masih belum ada keputusan resmi yang diambil oleh pihak RFEF.
Berita Video
Berita video #RagaJelita kali ini menampilkan 5 tips untuk tetap bugar di sela bekerja di kantor ala Petite Diva.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lawan Barcelona di Liga Champions Sudah Tidak Bermain Selama Lebih dari Sebulan
Liga Champions 19 Januari 2026, 15:00
-
Aksi Magis Lamine Yamal di Anoeta Tak Selamatkan Barcelona dari Kekalahan
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 10:52
-
Kekalahan Perdana Barcelona dalam 12 Laga, Begini Komentar Hansi Flick
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 09:43
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










