Viktor Gyokeres Cetak Lebih Banyak Gol, tapi Kylian Mbappe yang Raih Sepatu Emas Eropa 2024/2025, Mengapa?
Asad Arifin | 22 Juni 2025 06:39
Bola.net - Kylian Mbappe secara resmi meraih gelar Sepatu Emas Eropa musim 2024/2025, penghargaan bergengsi yang diberikan kepada pemain dengan jumlah gol terbanyak di kompetisi liga domestik Eropa. Sebuah pencapaian penting bagi penyerang anyar Real Madrid itu.
Namun, keputusan ini menuai pertanyaan besar: bagaimana mungkin Mbappe keluar sebagai pemenang, sementara Viktor Gyokeres mencetak gol lebih banyak darinya?
Pada musim debutnya bersama Real Madrid, Mbappe tampil luar biasa dengan torehan 31 gol di La Liga. Pemain internasional Prancis tersebut bahkan mencatatkan rekor sebagai pemain dengan gol terbanyak dalam musim pertamanya di Los Blancos, melampaui rekor milik Ivan Zamorano pada musim 1992/1993.
Akan tetapi, jika dilihat dari jumlah gol semata, Mbappe bukanlah yang tertajam di liga-liga domestik Eropa musim ini. Gelar itu layak disematkan kepada Viktor Gyokeres, penyerang andalan Sporting CP, yang sukses mencetak 39 gol di Primeira Liga Portugal. Artinya, secara statistik, Gyokeres unggul sembilan gol dari Mbappe.
Koefisien Liga Jadi Faktor Penentu

Pertanyaan besar pun muncul di kalangan pecinta sepak bola: mengapa Mbappe yang diganjar penghargaan, bukan Gyokeres? Jawabannya terletak pada sistem penilaian berbobot yang diterapkan oleh European Sports Media (ESM), organisasi yang bertanggung jawab atas penghargaan Sepatu Emas Eropa.
Dalam sistem tersebut, setiap gol yang dicetak di lima liga top Eropa, Premier League, La Liga, Serie A, Bundesliga, dan Ligue 1, dihargai dua poin.
Sementara itu, gol yang tercipta di liga peringkat ke-6 hingga ke-22 dalam koefisien UEFA, termasuk Primeira Liga Portugal, hanya dihitung sebesar 1,5 poin.
Dengan begitu, 31 gol Mbappe di La Liga menghasilkan 62 poin (31 x 2), sementara 39 gol Gyokeres di Primeira Liga hanya menghasilkan 58,5 poin (39 x 1,5). Selisih 3,5 poin inilah yang menjadi penentu kemenangan Mbappe dalam perebutan Sepatu Emas.
Gyokeres: Tajam, tapi Bukan Pemenang

Performa Viktor Gyokeres sejatinya sangat impresif. Penyerang asal Swedia itu tampil luar biasa sepanjang musim dengan catatan 54 gol dalam 52 pertandingan di semua ajang.
Sayangnya, penghargaan Sepatu Emas hanya menghitung gol yang dicetak di kompetisi liga domestik, dan karena Primeira Liga memiliki koefisien lebih rendah dibanding La Liga, kerja keras Gyokeres belum cukup untuk membawanya menyabet trofi individu tersebut.
Kondisi ini pun memunculkan perdebatan. Sebagian kalangan menilai bahwa sistem koefisien cenderung tidak adil bagi para pemain yang berkompetisi di luar lima liga teratas Eropa. Namun di sisi lain, sistem tersebut dianggap relevan karena memperhitungkan tingkat kesulitan kompetisi di masing-masing liga.
Kylian Mbappe Ukir Rekor Baru

Terlepas dari kontroversi yang ada, Kylian Mbappe kembali membuktikan diri sebagai salah satu penyerang terbaik dunia. Gelar Sepatu Emas ini menjadikannya pemain Prancis pertama yang memenanginya sejak Thierry Henry pada awal dekade 2000-an.
Di usianya yang masih 26 tahun, Mbappe memiliki banyak peluang untuk terus menambah koleksi trofi, baik secara individu maupun bersama tim. Musim debutnya di Real Madrid terbilang sukses besar, dan Sepatu Emas ini hanya salah satu dari sekian banyak prestasi yang berpotensi diraihnya bersama Los Blancos.
Klasemen Akhir Sepatu Emas Eropa 2025:
- Kylian Mbappe (Real Madrid) – 31 gol x 2 poin = 62 poin
- Viktor Gyokeres (Sporting CP) – 39 gol x 1,5 poin = 58,5 poin
- Mohamed Salah (Liverpool) – 29 gol x 2 poin = 58 poin
- Robert Lewandowski (Barcelona) – 27 gol x 2 poin = 54 poin
- Harry Kane (Bayern Munchen) – 26 gol x 2 poin = 52 poin
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
LATEST UPDATE
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


