Berdych dan Wawrinka Bertemu di Semifinal

Editor Bolanet | 8 Januari 2011 07:07
Berdych dan Wawrinka Bertemu di Semifinal
Tomas Berdych (c)afp
- Unggulan teratas Tomas Berdych dan unggulan ketiga Stanislas Wawrinka meraih kemenangan yang berbeda, Jumat, untuk bertemu di semifinal turnamen ATP berhadiah US$450 ribu, Chennai Terbuka.

Petenis peringkat enam dunia Berdych menyisihkan ranking 112 Blaz Kavcic dari Slovenia 6-3, 6-3 di lapangan utama Nungambakkam Tennis Stadium.

Sedangkan bintang asal Swiss Wawrinka bangkit dari ketertinggalan untuk menundukkan unggulan delapan Robin Haase dari Belanda 3-6, 6-3, 6-3 pada perempat final yang berakhir malam karena sempat tertunda hujan selama satu jam.

Semifinal kedua, Sabtu, akan menampilkan unggulan keenam Janko Tipsarevic dari Serbia melawan Xavier Malisse dari Belgia.

Tipsarevic menyisihkan bintang asal Jepang Kei Nishikori 6-4, 6-4, sementara unggulan ketujuh Malisse mencetak kemenangan meyakinkan 6-0, 6-2 atas Bjorn Phau dari Jerman.

Berdych kehilangan servisnya dua kali pada set kedua, tetapi terus menekan Kavcic dengan mematahkan servisnya empat kali.

"Saya belum pernah melawan dia sebelumnya maka agak susah bagi saya untuk mengetahui apa yang diharapkan," kata petenis Ceko mengenai Kavcic.

"Beberapa kesalahan terjadi pada permainan saya pada awal set kedua. Mungkin saya agak terlalu memaksakan pukulan saya, terutama ketika angin dari belakang saya.

"Tetapi sisi positifnya, saya gembira bisa mematahkan dia beberapa kali dan mengakhiri pertandingan secara straight set."

Phau, yang menyingkirkan unggulan keempat Richard Gasquet dari Prancis pada putaran kedua setelah bangkit dari ketertinggalan 1-6, 2-5, tidak mampu kembali bangkit melawan Malisse.

Malisse melaju melewati set pertama dalam 35 menit saat Phau gagal mempertahankan servis gamenya, dan kemudian mematahkan servis petenis Jerman itu dua kali pada set kedua untuk memenangi pertandingan dalam satu jam dan 11 menit.

"Saya bermain sangat baik sejak awal," kata petenis peringkat 60 Malisse. "Kami memainkan game panjang saat kedudukan 2-0 di set pertama yang berhasil saya menangi, dan setelah itu berat bagi dia untuk bangkit lagi.

"Permainan saya kuat, saya tidak melakukan kesalahan dan bermain cerdas."

Malisse, yang memenangi turnamen Chennai pada 2007, mengatakan ia menikmati bermain di kota selatan India itu.

"Sangat santai, pertandingan dimulai pukul lima sore, sehingga Anda bisa istirahat dan pemulihan dengan baik," katanya. "Saya merasa enak di sini, bola-bola dan lapangannya cocok dengan permainan saya."

Sementara itu, break pada game ketujuh membantu petenis peringkat 49 dunia Tipsarevic memenangi set pertama melawan Nishikori dalam 49 menit.

Kedua pemain saling mematahkan servis pada set kedua, sebelum Tipsarevic kembali melakukan break pada game ketujuh dan melakukan servis untuk menyudahi pertandingan.

Tipsarevic mengatakan ia lega pertandingan berakhir lebih awal sehingga ia bisa tetap segar pada semifinal.

"Saya senang bisa menyelesaikan pertandingan dalam dua set," kata petenis jangkung asal Serbia itu. "Jika harus tiga set, saya akan sangat lelah saat menghadapi semifinal.

"Sekarang semoga saya akan segar untuk memenangi pertandingan selanjutnya".

Tipsarevic punya keyakinan kuat untuk mengakhiri turnamen tersebut dengan baik.

"Permainan saya meningkat dalam setiap pertandingan, tetapi saya belum selesai," katanya. "Saya ingin maju sepenuhnya. Ini sangat berarti pada kepercayaan diri menjelang Australia Terbuka. (ant/cax)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT