Berdych dan Wawrinka Bertemu di Semifinal
Editor Bolanet | 8 Januari 2011 07:07
Petenis peringkat enam dunia Berdych menyisihkan ranking 112 Blaz Kavcic dari Slovenia 6-3, 6-3 di lapangan utama Nungambakkam Tennis Stadium.
Sedangkan bintang asal Swiss Wawrinka bangkit dari ketertinggalan untuk menundukkan unggulan delapan Robin Haase dari Belanda 3-6, 6-3, 6-3 pada perempat final yang berakhir malam karena sempat tertunda hujan selama satu jam.
Semifinal kedua, Sabtu, akan menampilkan unggulan keenam Janko Tipsarevic dari Serbia melawan Xavier Malisse dari Belgia.
Tipsarevic menyisihkan bintang asal Jepang Kei Nishikori 6-4, 6-4, sementara unggulan ketujuh Malisse mencetak kemenangan meyakinkan 6-0, 6-2 atas Bjorn Phau dari Jerman.
Berdych kehilangan servisnya dua kali pada set kedua, tetapi terus menekan Kavcic dengan mematahkan servisnya empat kali.
"Saya belum pernah melawan dia sebelumnya maka agak susah bagi saya untuk mengetahui apa yang diharapkan," kata petenis Ceko mengenai Kavcic.
"Beberapa kesalahan terjadi pada permainan saya pada awal set kedua. Mungkin saya agak terlalu memaksakan pukulan saya, terutama ketika angin dari belakang saya.
"Tetapi sisi positifnya, saya gembira bisa mematahkan dia beberapa kali dan mengakhiri pertandingan secara straight set."
Phau, yang menyingkirkan unggulan keempat Richard Gasquet dari Prancis pada putaran kedua setelah bangkit dari ketertinggalan 1-6, 2-5, tidak mampu kembali bangkit melawan Malisse.
Malisse melaju melewati set pertama dalam 35 menit saat Phau gagal mempertahankan servis gamenya, dan kemudian mematahkan servis petenis Jerman itu dua kali pada set kedua untuk memenangi pertandingan dalam satu jam dan 11 menit.
"Saya bermain sangat baik sejak awal," kata petenis peringkat 60 Malisse. "Kami memainkan game panjang saat kedudukan 2-0 di set pertama yang berhasil saya menangi, dan setelah itu berat bagi dia untuk bangkit lagi.
"Permainan saya kuat, saya tidak melakukan kesalahan dan bermain cerdas."
Malisse, yang memenangi turnamen Chennai pada 2007, mengatakan ia menikmati bermain di kota selatan India itu.
"Sangat santai, pertandingan dimulai pukul lima sore, sehingga Anda bisa istirahat dan pemulihan dengan baik," katanya. "Saya merasa enak di sini, bola-bola dan lapangannya cocok dengan permainan saya."
Sementara itu, break pada game ketujuh membantu petenis peringkat 49 dunia Tipsarevic memenangi set pertama melawan Nishikori dalam 49 menit.
Kedua pemain saling mematahkan servis pada set kedua, sebelum Tipsarevic kembali melakukan break pada game ketujuh dan melakukan servis untuk menyudahi pertandingan.
Tipsarevic mengatakan ia lega pertandingan berakhir lebih awal sehingga ia bisa tetap segar pada semifinal.
"Saya senang bisa menyelesaikan pertandingan dalam dua set," kata petenis jangkung asal Serbia itu. "Jika harus tiga set, saya akan sangat lelah saat menghadapi semifinal.
"Sekarang semoga saya akan segar untuk memenangi pertandingan selanjutnya".
Tipsarevic punya keyakinan kuat untuk mengakhiri turnamen tersebut dengan baik.
"Permainan saya meningkat dalam setiap pertandingan, tetapi saya belum selesai," katanya. "Saya ingin maju sepenuhnya. Ini sangat berarti pada kepercayaan diri menjelang Australia Terbuka. (ant/cax)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
-
Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 09:50
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

