Clijsters Amankan Tiket Final Australia Terbuka
Editor Bolanet | 27 Januari 2011 19:45
Dengan sebuah penampilan yang mempesona dan dengan gaya permainan tenis yang bertenaga Clijsters hanya membutuhkan waktu 73 menit untuk menghentikan langkah petenis Rusia itu, sehingga membuatnya berhak maju ke final yang akan berlangsung Sabtu mendatang.
Clijsters selanjutnya akan menghadapi unggulan sembilan Li Na yang sebelumnya berhasil menumbangkan unggulan pertama asal Denmark, Caroline Wozniacki 3-6 7-5 6-3.
"Saya sangat gembira karena akhirnya saya kembali menemukan penampilan terbaik saya," kata Clijsters kepada media.
"Senang rasanya menjadi salah satu dari dua orang yang mampu bertahan dalam turnamen ini, dan saya akan mencoba untuk menjadi juaranya," kata Clijsters yang pada turnamen ini merupakan unggulan ketiga.
"Membayangkan bahwa hanya ada satu pertandingan lagi yang harus dilalui sudah merupakan kebahagiaan tersendiri bagi saya, apalagi bisa mengalahkan Li Na nanti," kata pemegang gelar tiga grand slam ini.
Sewaktu ditanya tentang lawannya nanti, Clijsters yang pernah kalah dari Li Na dalam pertandingan pemanasan di Sydney mengatakan, "Li Na merupakan petenis yang tidak memiliki kelemahan, dan bagi saya hal itu sangat menarik, pertandingan kami nanti bakalan seru!"
Clijsters, yang kostum dan topi warna hijaunya berkilauan diterpa sinar matahari, seolah-olah memiliki banyak senjata untuk mematikan langkah dan serangan-serangan Zvonareva sehingga dengan mudah ia mengakhiri set pertama dengan pukulan voli yang tajam.
Set kedua juga berjalan dengan pola yang sama, Clijsters mengejar kemanapun bola yang diarahkan Zvonareva di stadion Rod Laver Arena itu sehingga membuat Zvonareva yang terkenal temperamental tetapi rapuh itu menjadi frustrasi.
Clijsters akhirnya menghentikan langkah Zvonareva di Australia Terbuka hanya dengan sebuah pukulan drop shot dari voli yang pelan sehingga tak terkejar lagi oleh Zvonareva.
Hasil pertandingan ini membuat Clijsters, yang pada Amerika Serikat Terbuka tahun lalu juga berhasil mengalahkan Zvonareva di babak final, naik ke peringkat dua menggeser petenis Rusia itu,
Selain itu statistik pertandingan kedua petenis yang menunjukkan bahwa Clijsters telah memenangi tujuh dari sepuluh pertemuan mereka juga menjadi dasar penentuan peringkat yang akan segera dipublikasikan setelah turnamen ini.
Zvonareva mengakui kehebatan Clijsters dalam pertandingan itu.
"Kim memainkan irama pertandingan dengan sangat baik, ia sungguh-sungguh sempurna. Saya sudah mencoba bertahan dan menyerang tetapi kekuatan pukulan saya tidak cukup untuk merepotkannya. Saya terlalu pasif dalam pertandingan itu," katanya. (ant/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
-
Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 09:50
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

