Djokovic Kembali Tumbangkan Federer di Australia Terbuka
Editor Bolanet | 27 Januari 2011 22:27
Novak Djokovic yang pada turnamen ini merupakan unggulan ketiga berhasil memanfaatkan pukulan-pukulan kerasnya dalam pertandingan yang menguras emosi dan tenaga itu sehingga membuat Roger Federer, yang juga merupakan juara bertahan pada turnamen ini, melakukan banyak kesalahan sendiri dan terlihat tertekan.
Kemenangan ini memuluskan langkah Djokovic untuk mengulangi kembali prestasinya pada Australia Terbuka 2008 saat ia berhasil menjadi juaranya yang kemudian tercatat sebagai satu-satunya gelar grand slam yang pernah ia raih sampai saat ini.
"Meskipun pertandingan ini merupakan salah satu dari penampilan terbaik saya, tetapi saya tadi sempat merasa sangat tertekan, khususnya pada set kedua dimana saya tertinggal 2-5," ungkap Djokovic.
"Seandainya pada set kedua itu saya kalah, mungkin Tuhan sudah mempersiapkan hasil lain dari pertandingan ini," katanya lagi.
Kekalahan Federer dimulai dengan kegagalannya merebut "tiebreak" pada set pertama sehingga ia harus kalah dengan skor 6-7.
Pada set kedua Federer yang sempat unggul 5-3 harus tertegun karena Djokovic dengan semangat tinggi menyusul ketertinggalannya dan mengakhiri set itu dengan memaku skor Federer menjadi 5-7.
Djokovic yang juga pahlawan Serbia di Piala Davis, di set ketiga berhasil mematahkan servis-servis Federer dan unggul 2-1 terlebih dahulu, tetapi Federer yang mantan peringkat satu dunia itu mampu merangkak kembali dan berhasil memaksakan skor 4-4 dengan permainan forehandnya yang rapi.
Tetapi konsistensi Federer hanya bertahan sementara, ia kemudian dengan mudah kembali kehilangan servis berharganya dan memberi keunggulan game buat Djokovic yang kemudian menutup set itu dengan sebuah servis keras yang tak dapat dikembalikan dengan baik oleh Federer, bola pengembaliannya menyangkut di net dan mengakhiri 3 jam perlawanan Federer terhadap Novak Djokovic di turnamen ini.
Djokovic di final nanti akan menghadapi salah satu dari semifinalis lainnya yaitu Andy Murray unggulan lima, atau David Ferrer unggulan tujuh, yang akan saling menjegal pada Jumat (28/1) untuk menentukan siapa di antara mereka yang berhak maju ke final Australia Terbuka tahun ini. (afp/ant/fjr)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
-
Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 09:50
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

