Djokovic Pertahankan Gelar Dubai Terbuka
Editor Bolanet | 27 Februari 2011 17:31
Unggulan kedua asal Serbia tersebut adalah satu-satunya pemain selain Federer (empat kali juara), yang memenangi gelar tersebut tiga kali, setelah kemenangan Federer pada 2003-5 dan 2007.
Ia sekarang telah memenangi 15 pertandingan beruntun di Dubai dan sedang menikmati hasil terbaik dalam karirnya, kemenangan beruntun dalam 14 pertandingan sejak final Piala Davis pada Desember.
"Saya kira saya sampai pada kesempatan ini," kata Djokovic kepada wartawan.
"Saya sadar akan tantangan yang menanti saya di lapangan dan saya sadar akan fakta bahwa saya harus berada dalam puncak permainan saya untuk mengalahkan Roger."
Federer tampak lebih lemah dari lawannya sejak awal dan Djokovic hanya kehilangan empat poin dari servisnya pada set pertama. Djokovic juga tampil agresif dari "baseline" dan ia dengan cepat meraih "break" pertama untuk memimpin 2-1 ketika Federer melakukan kesalahan pukulan "backhand" yang melebar.
Djokovic terus memberi tekanan saat Federer kesulitan menemukan ritme dan ia bertahan dari dua "break point" untuk memimpin 4-1. Meskipun Federer menahannya pada game tersebut, Djokovic kembali mematahkan servis untuk merebut set tersebut ketika ia memaksa Federer mengembalikan bola melalui pukulan "backhand" yang menyangkut net.
Federer mematahkan servis untuk memimpin pada set kedua, namun masa kebangkitannya itu hanya berlangsung singkat.
Smes yang menyangkut net saat "break point" membuat Djokovic menyamakan kedudukan 3-3 dan kesalahan "backhand" dari petenis Swiss itu membuatnya kembali mematahkan servis untuk memimpin 5-3 saat petenis Serbia itu melaju untuk meraih gelar terbarunya.
Sejak unggul 3-1, Federer hanya meraih lima poin ketika ia kehilangan lima game terakhir.
Federer, yang selanjutnya akan istirahat beberapa hari sebelum berangkat menuju Indian Wells, mengatakan: "Saya memulai dengan buruk dan kemudian mulai masuk ke pertandingan, tetapi kadang-kadang segalanya berlalu dengan cepat dalam tenis `best of three set`."
Petenis Swiss itu menambahkan, "Novak bermain hebat. Sayang saya tidak mampu bertahan lebih lama dan terutama pada set kedua lebih menekan dia." (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hadapi Liverpool, Bos Fenerbahce Janji Gak Baper Lawan Mantan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:40
-
Jamu Real Madrid, AEK Athens Bersiap untuk Parkir Bus demi Raih Kemenangan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:20
-
Rodri Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen saat Barcelona Hadapi Atletico Madrid
Liga Champions 4 November 2026, 16:03
-
Bekuk AS Roma, Bukti Manchester United Bukan Tim yang Jelek!
Liga Champions 4 November 2026, 16:00
-
MU Comeback 3-2 Lawan AS Roma, Apa Sih Rahasianya, Wahai Michael Carrick?
Liga Champions 4 November 2026, 15:40
-
Youri Tielemans Dedikasikan Kemenangan MU atas AS Roma untuk Michael Carrick
Liga Champions 4 November 2026, 15:20
-
Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Champions 4 November 2026, 15:00
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


