Gasquet Melaju ke Semi Final Dubai Terbuka
Editor Bolanet | 23 Februari 2011 22:37
Gasquet berhasil memenangi pertandingan melawan petenis dengan fasilitas "wild card" dan juga merupakan anak dari atlet lompat galah terkenal zaman Uni Soviet Sergei Bubka dengan skor 6-2, 7-5.
Pada babak kedua Gasquet sempat tertinggal 2-5 karena bermain buruk sehingga membuat Bubka mampu mencuri game-game awal set kedua itu, namun karena Bubka juga kemudian sering melakukan kesalahan ganda dan kesalahan-kesalahan sendiri membuat Gasquet kembali bangkit dengan membalas mencuri poin.
Gasquet pada babak perempat final nanti diperkirakan akan menghadapi rekan senegaranya Gilles Simon yang lebih difavoritkan untuk menang melawan petenis Republik Ceko Lukas Rosol, dan apabila tidak terjadi kejutan besar, maka salah satu dari kedua orang Prancis ini dapat bertemu Roger Federer di babak Semi Final.
Sementara itu, pada pertandingan Selasa, Roger Federer meraih kemenangan mudah atas petenis India Somdev Devvarman pada babak pertama.
Pertandingan itu merupakan pertandingan pertama Federer semenjak kalah tiga minggu lalu di Australia Terbuka dari Novak Djokovic.
Federer hanya butuh waktu 75 menit untuk menang 6-3, 6-3 atas Devvarman, petenis India peringkat 79 dunia, yang mendapat dukungan luar biasa dari para penonton yang saat itu didominasi ekspatriat India di Dubai yang khusus datang ke stadion untuk mendukung petenis kebanggaan negeri mereka itu.
Meskipun stadion penuh dengan penonton yang memihak lawan dan seolah-olah menjadi lawan tambahan bagi dirinya, namun Federer tetap terlalu tangguh bagi Devvarman.
Kemenangan itu merupakan awal yang baik bagi Federer dalam upayanya merebu kembali gelar Dubai Terbuka yang sudah dia menangi empat kali.
Meskipun para penonton lebih memihak lawannya, tetapi sewaktu Federer diwawancarai di pinggir lapangan setelah memenangi pertandingan itu, terlihat bahwa sebenarnya penonton juga merupakan penggemar berat Federer.
Hal itu terasa ketika para penonton langsung ribut untuk menunjukkan rasa tidak senang mereka akan pertanyaan yang diajukan pewawancara kepada Federer tentang apakah ketidakmampuannya menjuarai satupun Grand Slam berarti berakhirnya era Federer dalam dunia tenis.
"Jawabannya adalah -- saat ini saya sedang bermain di sini," kata Federer dengan diplomatis, jawaban yang langsung disambut oleh para penonton dengan gembira.
"Hal itu tidak membuat saya merasa tertekan," kata Federer.
"Saya menjuarai turnamen-turnamen penutup musim pada akhir tahun lalu, tetapi Novak (Djokovic) memang hebat di Australia Terbuka lalu dan saya menghargai hal itu. Sekarang saya hanya akan berkonsentrasi pada permainan saya dan semoga hasilnya memuaskan," jelas Federer.
"Bagaimanapun, ini kan bukan Grand Slam, fokus saya sekarang adalah turnamen tenis Dubai," tutupnya.
Dalam pertandingan itu Federer kerap melakukan kesalahan sendiri, tercatat lebih dari 30 kali, tetapi ia juga menciptakan momen-momen mengagumkan, dan melakukan servis dengan baik pada masa-masa kritis.
Federer berhasil memenangkan game dalam posisi menerima servis sampai dua kali sehingga ia bisa memimpin 4-2 dan terus melaju sampai set pertama berhasil direbutnya dengan skor 6-3.
Pada set kedua Federer juga berhasil merebut game kelima dan kesembilan untuk kemudian menutup pertandingan dengan skor 6-3 juga. (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
-
Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 09:50
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

