Kakak Kandung Gita Wirjawan Siap Gantikan Martina Wijaya
Editor Bolanet | 9 November 2012 16:25
- Mantan Deputi Keuangan Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak Dan Gas Bumi (BPMIGAS), Wibowo Suseno Wirjawan, mengaku siap menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Tenis Indonesia (PB Pelti).
Karena itu, Maman, panggilannya optimis menggantikan Martina Wijaya dalam pemilihan Ketua Umum PB Pelti melalui Musyawarah Nasional (Munas) di Manado, Sulawesi Utara, 23-24 November mendatang.
Bahkan kakak kandung Menteri Perdagangan sekaligus Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI), Gita Wirjawan ini sudah mengantongi dukungan dari 13 Pengurus Provinsi (Pengprov) Pelti.
Sebenarnya, terdapat 22 Pengprov Pelti yang memberikan dukungan. Namun, sejauh ini baru 13 Pengprov yang sudah memberikan dukungan secara langsung. Dukungan akan semakin meningkat, karena akan ada pertemuan seluruh Pengprov Pelti di Jakarta pada 14 November, ujar Ketua Pengprov Pelti Kalimantan Selatan, Teguh Djuwandie.
Dilanjut Teguh yang juga selaku Koordinator Pengprov pendukung Maman sebagai Ketua Umum PB Pelti tersebut, tidak mungkin lagi Martina meneruskan jabatannya. Pasalnya, bertentangan dengan AD/ART PB Pelti.
Dikatakannya lagi, fakta itulah yang akhirnya memunculkan nama Maman Wirjawan, bersedia saat ditawari untuk maju dalam pencalonan.
Ibu Martina telah sangat banyak memberikan waktu, pikiran, tenaga dan biaya, selama berkiprah di tenis Indonesia selama 49 tahun dan pada 10 tahun terakhir, beliau menjadi pucuk pimpinan tertinggi di PP Pelti. Kini, sudah saatnya tongkat estafet diberikan ke Pak Maman, imbuhnya, seraya didampingi Ketua Pengprov Pelti NTT, Maluku, Sumatera Selatan, dan juga Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB Pelti Subronto Laras.
Sementara itu, Sekjen PB Pelti Subronto Laras mengaku telah menerima pendaftaran secara resmi dari kandidat atas nama Maman Wirjawan. Dengan demikian, pihaknya kini telah menerima pendaftaran dua kandidat, yakni mantan petenis nasional, Wailan Walalangi.
Bedanya, Pak Maman disertai dukungan 13 Pengprov, sementara Wailan baru menyerahkan surat kesediaan dicalonkan tanpa ada surat dukungan Pengprov. Sesuai aturan, calon ketua umum harus didukung minimal 10 Pengprov. Namun keputusan figur tersebut akan masuk dalam pencalonan tergantung dalam pembahasan dalam Munas, papar Subronto.
Dalam Munas tersebut, para kandidat akan merebutkan 34 suara yang berasal dari 33 Pengprov plus satu pengurus PB Pelti.
Di tempat yang sama, Maman Wirjawan mengaku bersedia dicalonkan karena ingin ikut berbuat dalam membangun olahraga Indonesia. Menurutnya, olahraga itu tidak hanya sekadar prestasi, tetapi adalah sebagai alat persatuan dan kesatuan bangsa.
Dari informasi yang saya dapat, sangat berat untuk menjadi Ketua Umum PP Pelti. Tidak hanya harus siap materi, tetapi butuh perhatian luar biasa. Namun, saya tentunya siap menghadapi tantangan tersebut. Harapannya, saya bisa melanjutkan program pembinaan tenis di Indonesia. Kalau pun tidak, saya tetap bersedia untuk membantu meningkatkan prestasi tenis Indonesia di dunia internasional, pungkasnya. (esa/kny)
Karena itu, Maman, panggilannya optimis menggantikan Martina Wijaya dalam pemilihan Ketua Umum PB Pelti melalui Musyawarah Nasional (Munas) di Manado, Sulawesi Utara, 23-24 November mendatang.
Bahkan kakak kandung Menteri Perdagangan sekaligus Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI), Gita Wirjawan ini sudah mengantongi dukungan dari 13 Pengurus Provinsi (Pengprov) Pelti.
Sebenarnya, terdapat 22 Pengprov Pelti yang memberikan dukungan. Namun, sejauh ini baru 13 Pengprov yang sudah memberikan dukungan secara langsung. Dukungan akan semakin meningkat, karena akan ada pertemuan seluruh Pengprov Pelti di Jakarta pada 14 November, ujar Ketua Pengprov Pelti Kalimantan Selatan, Teguh Djuwandie.
Dilanjut Teguh yang juga selaku Koordinator Pengprov pendukung Maman sebagai Ketua Umum PB Pelti tersebut, tidak mungkin lagi Martina meneruskan jabatannya. Pasalnya, bertentangan dengan AD/ART PB Pelti.
Dikatakannya lagi, fakta itulah yang akhirnya memunculkan nama Maman Wirjawan, bersedia saat ditawari untuk maju dalam pencalonan.
Ibu Martina telah sangat banyak memberikan waktu, pikiran, tenaga dan biaya, selama berkiprah di tenis Indonesia selama 49 tahun dan pada 10 tahun terakhir, beliau menjadi pucuk pimpinan tertinggi di PP Pelti. Kini, sudah saatnya tongkat estafet diberikan ke Pak Maman, imbuhnya, seraya didampingi Ketua Pengprov Pelti NTT, Maluku, Sumatera Selatan, dan juga Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB Pelti Subronto Laras.
Sementara itu, Sekjen PB Pelti Subronto Laras mengaku telah menerima pendaftaran secara resmi dari kandidat atas nama Maman Wirjawan. Dengan demikian, pihaknya kini telah menerima pendaftaran dua kandidat, yakni mantan petenis nasional, Wailan Walalangi.
Bedanya, Pak Maman disertai dukungan 13 Pengprov, sementara Wailan baru menyerahkan surat kesediaan dicalonkan tanpa ada surat dukungan Pengprov. Sesuai aturan, calon ketua umum harus didukung minimal 10 Pengprov. Namun keputusan figur tersebut akan masuk dalam pencalonan tergantung dalam pembahasan dalam Munas, papar Subronto.
Dalam Munas tersebut, para kandidat akan merebutkan 34 suara yang berasal dari 33 Pengprov plus satu pengurus PB Pelti.
Di tempat yang sama, Maman Wirjawan mengaku bersedia dicalonkan karena ingin ikut berbuat dalam membangun olahraga Indonesia. Menurutnya, olahraga itu tidak hanya sekadar prestasi, tetapi adalah sebagai alat persatuan dan kesatuan bangsa.
Dari informasi yang saya dapat, sangat berat untuk menjadi Ketua Umum PP Pelti. Tidak hanya harus siap materi, tetapi butuh perhatian luar biasa. Namun, saya tentunya siap menghadapi tantangan tersebut. Harapannya, saya bisa melanjutkan program pembinaan tenis di Indonesia. Kalau pun tidak, saya tetap bersedia untuk membantu meningkatkan prestasi tenis Indonesia di dunia internasional, pungkasnya. (esa/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Tenis SEA Games 2025, 10-19 Desember 2025
Tenis 16 Desember 2025, 09:40
LATEST UPDATE
-
Hadapi Liverpool, Bos Fenerbahce Janji Gak Baper Lawan Mantan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:40
-
Jamu Real Madrid, AEK Athens Bersiap untuk Parkir Bus demi Raih Kemenangan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:20
-
Rodri Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen saat Barcelona Hadapi Atletico Madrid
Liga Champions 4 November 2026, 16:03
-
Bekuk AS Roma, Bukti Manchester United Bukan Tim yang Jelek!
Liga Champions 4 November 2026, 16:00
-
MU Comeback 3-2 Lawan AS Roma, Apa Sih Rahasianya, Wahai Michael Carrick?
Liga Champions 4 November 2026, 15:40
-
Youri Tielemans Dedikasikan Kemenangan MU atas AS Roma untuk Michael Carrick
Liga Champions 4 November 2026, 15:20
-
Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Champions 4 November 2026, 15:00
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






