Kisah Carson Branstine: Cuma Punya Uang Rp400 Ribu, Jadi Sopir Antar Makanan Demi Main di Wimbledon 2025
Editor Bolanet | 7 Juli 2025 15:37
Bola.net - Panggung Grand Slam Wimbledon selalu melahirkan kisah-kisah inspiratif yang luar biasa dari para atletnya. Salah satu cerita paling menyentuh tahun ini datang dari petenis asal Kanada, Carson Branstine, yang berhasil melakoni debut impiannya di All England Club.
Namun, di balik keberhasilannya menembus babak utama dan berhadapan dengan petenis nomor satu dunia, tersimpan sebuah cerita perjuangan yang sangat mengharukan. Branstine harus melalui jalan terjal yang berliku, termasuk bekerja sebagai sopir antar makanan untuk menyambung hidup dan mengejar mimpinya.
Dari titik terendah dengan saldo rekening yang nyaris kosong, ia bangkit dengan semangat pantang menyerah dan berjuang melewati tiga babak kualifikasi yang melelahkan. Kisahnya adalah bukti nyata bahwa kerja keras, tekad yang kuat, dan keberanian untuk tidak menyerah akan selalu membuahkan hasil yang manis.
Perjalanan seorang Carson Branstine ini layak menjadi suluh inspirasi bagi siapa pun yang tengah berjuang meraih mimpi di tengah keterbatasan. Mari kita simak lebih dalam kisah perjuangannya yang luar biasa dari jalanan Los Angeles hingga ke lapangan suci Wimbledon.
Sempat Malu Akui Jadi Sopir Antar Makanan

Dalam sebuah wawancara di Tennis Channel, Carson Branstine secara terbuka membagikan kisah perjuangan hidupnya yang belum pernah terungkap sebelumnya. Ia mengakui sempat mengambil pekerjaan sampingan sebagai sopir Uber Eats untuk bisa terus membiayai karier tenisnya yang membutuhkan biaya besar.
Pada awalnya, ia merasa sedikit malu dan ragu untuk menceritakan pekerjaan sampingannya tersebut kepada publik. Ia sempat khawatir seluruh dunia akan mengetahui kesulitan finansial yang tengah dihadapinya sebagai seorang atlet muda yang berjuang sendirian.
"Ya, itu benar. Awalnya saya sedikit malu saat memberitahu kalian tentang hal ini," kata Branstine dengan jujur. "Saya sempat berpikir, 'Oh, apakah seluruh dunia akan tahu tentang ini?'"
"Tetapi ya, pada bulan Februari, karena Anda tahu saat Anda bermain di level ITF dan membiayai seluruh hidup Anda sendiri sebagai seorang dewasa muda, segalanya menjadi sangat mahal," jelasnya mengenai realita yang ia hadapi.
Berada di Titik Terendah dalam Hidup
Keputusan Branstine untuk mencari pekerjaan sampingan sebagai sopir antar makanan bukanlah tanpa sebuah alasan yang mendesak. Ia mengaku sempat berada di titik terendah dalam hidupnya, di mana ia benar-benar kehabisan uang bahkan untuk kebutuhan sehari-hari.
Biaya hidup yang sangat tinggi di California Selatan membuatnya semakin tertekan secara finansial. Ia mengenang bagaimana hanya untuk mengisi bensin mobil saja sudah menjadi beban yang sangat berat dan menguras habis isi rekeningnya.
"Tinggal di California Selatan, hanya untuk mengisi tangki bensin mobil saja sudah sangat menguras rekening saya," kenangnya.
"Dan saat itu saya berpikir dalam hati, 'Ya Tuhan, bagaimana saya bisa bermain di sebuah turnamen, jangankan itu, untuk hidup saja bagaimana?'"
Menangis Saat Melihat Saldo Rekening
Momen paling menyedihkan dalam hidup Branstine terjadi hanya beberapa pekan sebelum ia secara ajaib berhasil mencapai final turnamen WTA pertamanya di Cancun. Ia menemukan fakta pahit bahwa saldo di rekening banknya sudah nyaris kosong.
Melihat kenyataan tersebut, ia pun tak kuasa menahan tangis dan segera menghubungi beberapa temannya untuk berbagi beban. Namun, ia tidak berani memberitahu orang tuanya karena takut mereka akan marah dan kecewa dengan kondisinya.
"Saya melihat rekening saya pada suatu pagi dan saya melihat hanya ada $26 (sekitar £19) di dalamnya. Dan saya menangis, saya menelepon beberapa teman saya," ungkapnya.
"Saya tidak menelepon orang tua saya. Saya berpikir, 'Ya Tuhan, jika mereka mendengar tentang ini, mereka pasti akan sangat marah pada saya'," lanjut Branstine.
Bangkit dari Keterpurukan dan Wujudkan Mimpi
Setelah melalui momen keterpurukan itu, Branstine memutuskan untuk tidak terus meratapi nasib dan langsung mengambil tindakan nyata. Tanpa banyak berpikir, ia mulai bekerja sebagai sopir antar makanan di sekitar Los Angeles setelah selesai menjalani sesi latihan tenisnya.
Kerja keras dan semangat pantang menyerahnya itu akhirnya terbayar lunas dengan sebuah pencapaian yang luar biasa. Ia berhasil lolos dari babak kualifikasi dan melakoni debut impiannya di babak utama Wimbledon, bahkan berkesempatan menghadapi petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka.
"Jadi saya berpikir, 'Oke, ini saatnya, Anda tidak perlu banyak berpikir. Saya akan melakukannya saja'," tegasnya mengenang momen saat ia mengambil keputusan besar itu.
"Jadi saya berkeliling Los Angeles mengantarkan makan malam orang-orang setelah selesai berlatih setiap harinya," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Tenis Wimbledon 2025, 30 Juni-13 Juli 2025
Tenis 11 Juli 2025, 08:22
-
Nonton Live Streaming Tenis Wimbledon 2025 di Vidio, 30 Juni-13 Juli 2025
Tenis 11 Juli 2025, 08:22
LATEST UPDATE
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










