Murray Maju ke Babak 16 Besar Wimbledon
Editor Bolanet | 25 Juni 2011 11:55
Petenis nomor empat dunia Murray will selanjutnya akan bertemu dengan unggulan ke-17 dari Prancis Richard Gasquet pada pertandingan Senin untuk mendapatkan tempat di perempat final.
Petenis berusia 24 tahun dari Skotlandia itu, sedang mengincar gelar juara pertama Inggris sejak Fred Perry pada 1936, menyingkirkan unggulan kedua dan paling tua dalam turnamen itu dalam empat set.
"Pertandingan amat keras. Kami berdua berjuang keras mencoba mengandalkan pukulan servis kami," kata Murray.
"Ketika saya melancarkan servis (pada kedudukan 5-4 set keempat), ia malah mengembalikan bola saya. Anda akan merasakan pertandingan keras dan berhasil memenangi laga setelah berjuang keras mendapatkan angka di turnamen Grand Slam ini," katanya.
"Pertandingannya amat intens di sini - Saya harus memukul servis dengan benar. Saya kira pertandingan malam ini merupakan yang terbaik, dengan mutu amat tinggi," katanya.
Ljubicic, tampil di Centre Court untuk pertama kalinya, bermain piawai pada set pertama dan memimpin 4-3 sebelum Murray mengambil tiga game berikutnya untuk menyelamatkan permainan set awal itu.
Lawannya dari Kroasia, mengincar maju untuk pertama kalinya ke putaran 16 besar, berhasil mempecundanginya pada set berikutnya, sebelum Murray hanya memberi satu angka pada laga set ketiga.
Murray memecah angka dan memimpin 3-2 pada set keempat dan rasa percaya dirinya yang tinggi membawanya berhasil mendapatkan angka demi angka dengan cepat.
Tetapi Ljubicic yang tercecer 2-4 dengan sigap mendapatkan poin sampai akhirnya memimpin 6-5 sebelum Murray membawanya ke permainan tie-breaker.
Pertandingan Senin melawan Gasquet merupakan laga amat menentukan dan bergengsi bagi mereka.
Gasquet pernah unggul dua set atas Murray pada putaran keempat di Wimbledon 2008 sebelum pemain dari Skotlandia itu memburunya dan memenangi pertandingan.
Pemain flamboyan dari Prancis yang terkenal dengan pukulan keras itu, juga pernah unggul dua set ketika mereka bertemu di Prancis Terbuka 2010, tetapi Murray bangkit lagi dan berhasil memenangi tiga set berikutnya. (ant/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
-
Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 09:50
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

