Sharapova Tersingkir Dari US Open
Editor Bolanet | 3 September 2011 14:11
Ketika membutuhkan servis untuk mempertahankan kedudukannya, petenis peringkat ketiga itu malah melakukan kesalahan ganda dua kali, sehingga total kesalahannya menjadi 12 kali serta 60 kesalahan lain (unforced errors).
Statistik tidak selalu menjadi alasan dalam kekalahan atau kemenangan pertandingan tenis, tetapi petenis mengetahui letak kelemahannya sendiri dalam pertandingan itu.
"Um, yah, saya membuat terlalu banyak kesalahan," kata Sharapova, "Ketika pemain sudah membuat banyak kesalahan sendiri, maka ia kerap tidak konsisten apalagi untuk memenangi pertandingan." Sharapova meraih gelar juara AS Terbuka pada 2006 tetapi sejak itu ia tidak mendapat satu pun gelar turnamen grand slam setelah Australia Terbuka 2008. Setelah itu ia dalam penyembuhan karena mengalami cedera.
Ia ke final Wimbledon, Juli, menang di Cincinnati dan tidak kehilangan gregetnya dalam pertandingan, namun ia harus beberapa kali absen guna memulihkan cederanya, apalagi ia sebagai mantan petenis nomor satu dunia.
Pennetta, perempat finalis di Flushing Meadows pada 2008 dan 2009 dan berperingkat ke-26, menjadikan kemenangan itu sebagai batu loncatan untuk tampil maksimal di Arthur Ashe Stadium.
"Ini merupakan salah satu pertandingan terbaik dalam karir saya dan saya ingin akan terjadi seperti ini di masa mendatang," katanya, "Ini merupakan momen bagus. Saya gembira dengan hasil ini dan harus fokus pada pertandingan mendatang." Pennetta selanjutnya akan berhadapan dengan petenis asal China Peng Shuai, peringkat ke-13 yang menang 6-4 7-6 atas Julia Goerges dari Jerman.
"Ia amat agresif dalam pertandingan itu. Ia juga melancarkan servis dengan baik. Saya harus lebih agresif dan berusaha menekannya," kata Pennetta.
"Saya bisa bicara banyak, tapi saat ini saya hanya ingin menikmati momen menyenangkan ini," katanya. (ant/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
-
Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 09:50
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

