Wickmayer Hadapi Arn di Final
Editor Bolanet | 7 Januari 2011 13:00
Ia menghadapi petenis kurang terkenal asal Hungaria Greta Arn, yang menundukkan unggulan teratas Maria Sharapova pada perempat final sebelum mengalahkan unggulan keempat asal Jerman Julia Goerges di semifinal 7-6 (7/3), 6-3.
Tetapi cobaan yang lebih berat bagi Wickmayer adalah semifinal ketika ia kalah pada set pertama melawan pemain bukan unggulan Peng Shuai dari China dan dipaksa memainkan "tie-break" pada set kedua sebelum menang 3-6, 7-6 (7/3), 7-5 dalam waktu hampir tiga jam.
Peng, yang mengalahkan unggulan ketiga Svetlana Kuznetsova pada awal turnamen, memimpin 6-5 pada set kedua dan melakukan servis untuk menyudahi pertandingan sebelum Wickmayer mampu mengambil inisiatif.
"Itu pertandingan yang sangat, sangat berat, secara fisik dan mental," kata petenis unggulan kedua Wickmayer.
"Ia mendapat banyak peluang pada set kedua untuk menyudahi pertandingan tetapi syukurlah saya menang."
Dalam kondisi panas dan lembab, Wickmayer mematahkan servis Peng pada awal set penentuan tetapi kemudian kehilangan servisnya setelah mencapai "match point" 5-4.
Akan tetapi, ia akhirnya mematahkan servis kembali dan kemudian mempertahankan servisnya untuk maju ke final melawan petenis berusia 31 tahun, Arn.
Arn menjadi raksasa pembunuh dalam turnamen tersebut setelah datang ke Selandia Baru untuk bermain pada babak kualifikasi dan mendapat promosi ke babak utama ketika beberapa pemain menarik diri.
Dalam perjalanan menuju final, ia mengalahkan unggulan delapan Sofia Arvidsson, unggulan teratas Sharapova dan unggulan keempat Goerges.
"Saya mewujudkan mimpi. Saya tidak tahu harus bicara apa, saya sangat gembira," katanya setelah berhasil mencapai final.
"Saya memainkan tenis terbaik dalam hidup saya."
Arn baru memenangi satu turnamen dalam karirnya sejak beralih profesional 13 tahun lalu, di Portugal pada 2007. (ant/cax)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
-
Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 09:50
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
-
Roma Kewalahan Hadapi Kekuatan dan Energi Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 07:51
-
Manchester United yang Suka Mempersulit Diri Sendiri
Liga Champions 4 November 2026, 07:25
-
Manchester United Bangkit Dramatis, Bruno Fernandes: Semoga Ini Awal yang Baik
Liga Champions 4 November 2026, 07:10
-
Lamine Yamal Pecahkan Rekor Kylian Mbappe di Liga Champions
Liga Champions 4 November 2026, 06:46
-
Calvin Verdonk Man of the Match Bodo/Glimt vs Lille
Liga Champions 4 November 2026, 06:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
