Wozniacki Juara Indian Wells
Editor Bolanet | 21 Maret 2011 15:30
Petenis Denmark Wozniacki meraih gelar keduanya pada 2011 dan menjadi juara putri kedelapan yang berbeda dalam delapan tahun pada turnamen lapangan keras WTA berhadiah US$4,5 juta itu.
"Ini turnamen besar, sehingga saya sangat gembira dengan permainan saya pekan ini dan hasilnya hari ini," kata Wozniacki.
"Sekali lagi saya menunjukkan bahwa saya bisa memainkan tenis yang hebat dan saya sudah mengalahkan beberapa pemain bagus pekan ini."
Wozniacki mematahkan servis Bartoli tiga kali pada set terakhir dan meraih kemenangan pada "match point" kedua ketika pukulan "backhand" petenis Prancis itu terlalu panjang.
Wozniacki (20) telah memainkan tenis terbaik dalam kariernya pada beberapa bulan terakhir, memenangi dua dari tiga turnamen terakhir setelah bulan lalu menjadi juara di Dubai. Ia juga mencapai final di Doha.
Kemenangan tersebut adalah salah satu yang terbesar dalam karir Wozniacki. Ia memperoleh hadiah uang US$605.500 sebagai juara setelah berakhir sebagai runner-up di Indian Wells tahun lalu, kalah oleh petenis Serbia Jelena Jankovic. Bartoli memperoleh US$298 ribu.
Wozniacki mengatakan, trofi turnamen tersebut akan tampak bagus di rumahnya tetapi ia bercanda tidak tahu bagaimana membawanya ke sana.
"Ini sangat berat. Saya rasa ini sangat cantik," katanya. "Saya hanya berharap mereka akan mengirimnya ke rumah untuk saya, karena membawanya di koper saya akan menambah berat beberapa kilo dan kelebihan berat. Saya sudah kebanyakan."
Wozniacki memuji Bartoli di lapangan usai pertandingan.
"Marion, kamu menjalani turnamen dengan menakjubkan," kata Wozniacki. "Maafkan saya, saya harus mengalahkan kamu di final. Ini tidak seperti sepak bola yang bisa memperoleh hasil seri."
Pada usia 26 tahun dan lima bulan, Bartoli sedang berusaha menjadi juara tertua sejak Steffi Graf pada 1996. Bartoli adalah petenis putri Perancis pertama yang mencapai final Indian Wells.
Bartoli yang menitikkan air mata mengucapkan terima kasih kepada pelatih sekaligus ayahnya, Walter, yang seorang diri menyaksikan pertandingan di "players box". Sebaliknya, "players box" Wozniacki penuh karena ada sejumlah anggota keluarga dan teman yang menyaksikan pertandingan.
"Maaf saya agak menangis tetapi itu air mata kelelahan," kata Bartoli kepada penonton di lapangan utama. "Anda membuat saya menangis hari ini.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada ayah saya, satu-satunya yang berada di box. Ia berada di sana ketika saya pertama kali memukul bola tenis dan saya harap dia akan berada di sana ketika saya memukul yang terakhir." (ant/cax)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
-
Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 09:50
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

