Wozniacki Melaju ke Final Dubai
Editor Bolanet | 19 Februari 2011 23:32
Petenis Denmark unggulan satu itu menang atas petenis Serbia yang juga mantan petenis peringkat satu dunia, Jelena Jankovic, dengan skor 7-5, 6-3 setelah pada awal-awal pertandingan sempat kepayahan melayani gempuran Jankovic yang memaksanya untuk mengubah pendekatan pertandingan.
Dalam pertandingan itu Wozniacki menampilkan sebuah kemampuan beradaptasi yang luar biasa dengan ritme pertandingan lawan, sehingga meskipun dia sempat tertinggal pada game-game awal pertandingan, dia berhasil memenangi pertandingan.
Wozniacki melakukan perubahan gaya bertanding dengan meniru gaya bertanding Jankovic sebelumnya yaitu dengan membawa bola lebih dekat ke baseline dan kadang-kadang meluncurkannya di dalam baseline dan melakukannya secara berulang-ulang.
Wozniacki sempat harus berjuang untuk menyelamatkan empat kali set point pada game kesembilan, tetapi setelah itu ia berhasil merebut set pertama dengan sebuah permainan net yang membuat Jankovic menjadi lelah dan kehabisan tenaga.
Kekalahan itu merupakan yang pertama kali diderita Jankovic dari Wozniacki dalam lima kali pertemuan mereka.
"Saya selalu menemui kesulitan dalam melawan Jankovic," kata Wozniacki.
"Saya harus tetap berjuang meskipun sempat ketinggalan 2-5, dan itu terbukti ampuh karena seiring berjalannya waktu saya dapat menemukan ritme permainan saya," ujar Wozniacki.
Jalannya pertandingan menunjukkan bahwa permainan Wozniacki, yang kadang dikritik sebagai terlalu mengandalkan fisik tanpa pukulan mematikan, sekarang telah berada dalam suatu masa transisi.
Meskipun demikian, ia masih memerlukan rasa percaya diri dan upaya untuk lepas dari tekanan, dan hal itu terlihat ketika ia berhasil bangkit dari ketinggalan 0-3 setelah pelatih dan sekaligus ayahnya Piotr memerintahkannya untuk bermain lebih menyerang.
Segera setelah itu dia terlihat bermain dengan sangat bagus di mana serangan-serangan Jankovic dapat dia layani dengan balas menyerang.
Puncaknya adalah pada game ketiga set kedua dimana Jankovic terpaksa harus meminta perawatan pada bagian kakinya, yang kemudian mulai terlihat kepayahan secara fisik sebagai dampak dari beberapa bulan absen dari turnamen karena sakit dan cedera.
Kemenangan itu memberi Wozniacki kesempatan untuk mengoleksi titel juara yang ke-13 dalam karirnya, dan yang pertama semenjak dia menjuarai Beijing terbuka pada Oktober tahun lalu, di mana pada saat itu Wozniacki untuk pertama kalinya ditahbiskan sebagai petenis putri peringkat satu dunia.
Di babak final nanti Wozniacki akan menghadapi pemenang dari dua semifinalis lain yang secara mengejutkan berhasil sampai ke babak semifinal itu, yaitu Flavia Pennetta, petenis peringkat 18 dari Italia dan Svetlana Kuznetsova, mantan juara AS Terbuka dan Perancis Terbuka dari Rusia. (ant/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
-
Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 09:50
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
-
Roma Kewalahan Hadapi Kekuatan dan Energi Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 07:51
-
Manchester United yang Suka Mempersulit Diri Sendiri
Liga Champions 4 November 2026, 07:25
-
Manchester United Bangkit Dramatis, Bruno Fernandes: Semoga Ini Awal yang Baik
Liga Champions 4 November 2026, 07:10
-
Lamine Yamal Pecahkan Rekor Kylian Mbappe di Liga Champions
Liga Champions 4 November 2026, 06:46
-
Calvin Verdonk Man of the Match Bodo/Glimt vs Lille
Liga Champions 4 November 2026, 06:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
