3 Kelemahan Utama Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2023: Fisik, Finishing, Konsistensi!
Abdi Rafi Akmal | 9 Maret 2023 16:21
Bola.net - Timnas Indonesia U-20 gagal melaju ke perempat final Piala Asia U-20 2023. Di balik kegagalan itu, ada tiga kelemahan utama yang diperlihatkan oleh Garuda Muda.
Timnas Indonesia harus puas mengakhiri Grup A di peringkat ke-3. Saat harus menang melawan Uzbekistan U-20 pada laga terakhir (7/3/2023) demi bisa lolos otomatis, Indonesia hanya bisa imbang 0-0.
Timnas Indonesia U-20 sejatinya memiliki poin yang sama dengan Irak di Grup A. Namun, Hokky Caraka dkk. kalah selisih gol dari Young Lions of Mesopotamia. Adapun posisi puncak dihuni Uzbekistan dengan nilai tujuh.
Sementara itu, Suriah U-20 harus puas mengakhiri turnamen sebagai juru kunci Grup A dengan satu angka. Bersama Timnas Indonesia U-20, Suriah dipastikan gagal melaju ke perempat final.
Performa Tak Stabil
Kegagalan Timnas Indonesia U-20 melenggang ke perempat final sebetulnya tak mengejutkan. Sepanjang Piala Asia U-20 2023 performa Tim Garuda Nusantara memang belum bisa dikatakan stabil.
Ya, dari tiga laga Ronaldo Kwateh dkk. cuma mengemas satu kemenangan, satu hasil imbang, dan sekali kekalahan.
Hasil kurang memuaskan di Piala Asia U-20 2023 meninggalkan sejumlah catatan bagi jajaran tim pelatih untuk segera diperbaiki.
Apalagi, pada Mei mendatang Timnas Indonesia U-20 akan berlaga di Piala Dunia U-20 yang berlangsung di negara sendiri.
Kalah Kualitas Fisik
Shin Tae-yong menyebut ada beberapa aspek yang menjadi bahan evaluasi buat Tim Garuda Nusantara. Satu di antaranya yakni soal kualitas fisik pemainnya.
Hal itu terlihat ketika menghadapi Uzbekistan yang pemainnya punya postur tubuh lebih tinggi.
"Seperti yang kalian lihat, para pemain Uzbekistan secara fisik lebih besar dari para pemain kami, dan kondisi ini cukup menyulitkan. Fisik adalah kekurangan kami," ucap pelatih asal Korea Selatan itu.
Finishing Buruk
Tak kalah penting yang perlu segera dibenahi yaitu masalah penyelesaian akhir atau finishing. Opini ini diungkapkan pelatih PSIM Yogyakarta, Erwan Hendarwanto.
Erwan kemudian memberi contoh ketika Timnas Indonesia U-20 menghadapi Irak dan Suriah. Mampu tampil dominan sepanjang laga, Tim Garuda Nusantara sering gagal memanfaatkan sejumlah peluang yang tercipta.
Lebih parahnya lagi, Indonesia justru kalah dua gol tanpa balas dari Irak pada matchday perdana. Sementara itu, saat melawan Suriah mereka cuma mampu menang tipis 1-0.
Padahal, seandainya kelemahan itu bisa teratasi, Erwan menilai Indonesia bisa mencetak banyak gol.
"Saat main pertama lawan Irak, attacking bagus hanya kurang dalam finishing, tetapi pertahanan rapuh. Ini perlu dibenahi setelah Piala Asia rampung," ujar Erwan kepada Bola.com Rabu (8/3/2023) siang.
"Kelemahan ada pada keputusan, kapan harus bermain simple, kapan harus dribel, kapan harus kontrol. Masalah ini karena kurangnya menit bermain pemain-pemain muda kita. Dari skuad yang ada saya menilai yang menit bermainnya bagus hanya Muhammad Ferrari," tambah dia.
Disadur dari: Bola.com/Ana Dewi/Rizki Hidayat
Dipublikasikan pada: 9 Maret 2023 pukul 10.30 WIB
Baca Juga:
Statistik Istimewa 2 Bintang Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2023
Tumpul di Piala Asia U-20, 3 Pemain Ini Layak Dipanggil ke Timnas Indonesia U-20 untuk Piala Dunia U
Daftar 24 Negara Peserta Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia: Hanya Tunggu 4 Wakil Asia
Menuju Piala Dunia U-20 2023: Bereskan PR Lini Serang Timnas Indonesia U-20!
5 Keluhan Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia U-20 yang Tersingkir dari Piala Asia U-20 2023: Finis
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
4 Bek Tengah Asing Berebut Tempat di Persib: Siapa jadi Pilihan Utama Igor Tolic?
Bola Indonesia 31 Agustus 2026, 17:48
-
Pesona Alexander Jeremejeff Bersama Persija Jakarta
Bola Indonesia 31 Agustus 2026, 17:13
-
Chelsea Kebobolan 5 Kali dari 2 Laga, Emi Martinez Bawa Harapan Baru di Bawah Mistar
Liga Inggris 31 Agustus 2026, 16:16
LATEST UPDATE
-
Resmi! Barcelona Tuntaskan Transfer Gabriel Jesus dari Arsenal
Liga Spanyol 1 September 2026, 20:11
-
Kabar Terbaru Jorge Salinas: Jadi Gabung Manchester United?
Liga Inggris 1 September 2026, 20:02
-
No Arsenal, No Barcelona! Julian Alvarez Terima Nasib Bertahan di Atletico!
Liga Spanyol 1 September 2026, 19:52
-
Aston Villa Tutup Pintu Bagi Manchester United untuk Daratkan Ian Maatsen
Liga Inggris 1 September 2026, 19:42
-
Chelsea Ingin Manu Kone Jadi Penerus Enzo Fernandez, AS Roma: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 1 September 2026, 19:33
-
Gagal ke Fiorentina dan Juventus, Ini 2 Opsi Masa Depan Joshua Zirkzee
Liga Inggris 1 September 2026, 19:22
-
Chelsea Impor Gelandang dari Prancis untuk Gantikan Enzo Fernandez?
Liga Inggris 1 September 2026, 19:12
-
Bukannya Beli, MU Malah Jual Bek Kiri di Deadline Day?
Liga Inggris 1 September 2026, 19:02
-
Tiba di Turin, Nick Woltemade Segera Jadi Pemain Baru Juventus
Liga Italia 1 September 2026, 18:52
-
Resmi! Chelsea Jual Sang Striker ke RB Leipzig
Liga Inggris 1 September 2026, 18:42
-
Xavi Espart Makin Bersinar Bersama Barcelona
Liga Spanyol 1 September 2026, 18:35
-
Emtek Siap Sambut BRI Super League 2026/2027, Optimistis Raih Audience Lebih Besar
Bola Indonesia 1 September 2026, 18:11
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51





