3 Kesalahan Shin Tae-yong yang Bikin Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF 2022
Ari Prayoga | 11 Januari 2023 15:13
Bola.net - Timnas Indonesia gagal memenuhi target lolos ke final atau juara Piala AFF 2022. Langkah pasukan Shin Tae-yong harus terhenti di babak semifinal.
Ambisi Timnas Indonesia harus kandas di tangan Vietnam. Skuad Garuda takluk 0-2 secara agregat dari armada Park Hang-seo di empat besar Piala AFF 2022.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong turut bertanggung jawab atas kegagalan Skuad Garuda lolos ke partai puncak Piala AFF 2022.
Apa saja kesalahan Shin Tae-yong sehingga Timnas Indonesia mentok di semifinal Piala AFF 2022? Berikut tiga di antaranya.
Tidak Mampu Bawa Timnas Indonesia Kalahkan Thailand

Shin Tae-yong gagal membawa Timnas Indonesia menang atas Thailand ketika bertindak sebagai tuan rumah dalam babak penyisihan Grup A Piala AFF 2022.
Ketika itu, Timnas Indonesia diimbangi sepuluh pemain Thailand 1-1. Skuad Garuda lebih dulu mencetak gol melalui tendangan penalti Marc Klok pada menit ke-50, sebelum dibalas oleh Sarach Yooyen menit ke-79.
Ketidakmampuan membekap Thailand membuat Timnas Indonesia mengakhiri Grup A Piala AFF sebagai runner-up dan mesti berhadapan dengan Vietnam di babak semifinal.
Jika Timnas Indonesia mampu mengatasi Thailand dan keluar sebagai juara Grup A Piala AFF 2022, Fachruddin Aryanto dkk. akan melawan Malaysia yang kekuatannya masih berada di bawah Vietnam.
"Seperti apa yang dilihat, ini hampir sempurna, hampir menang. Para pemain bekerja keras, tetapi keberuntungan belum ada," imbuh Shin Tae-yong.
Main Aman pada Leg Pertama Lawan Vietnam

Shin Tae-yong lebih memilih untuk bermain aman dalam leg pertama semifinal Piala AFF 2022 kontra Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat pada 6 Januari 2023.
Shin Tae-yong menggunakan pakem 3-4-2-1 dengan Marselino Ferdinan dan Yakob Sayuri sebagai gelandang serang untuk menopang Dendy Sulistyawan sebagai striker tunggal.
Pakem cenderung defensif itu membuat Timnas Indonesia tidak dapat membobol gawang Vietnam meski mencatatkan total delapan tendangan, dengan tiga di antaranya mengarah ke gawang lawan.
Anehnya, Shin Tae-yong juga baru melakukan pergantian dengan memasukan tiga pemain bertipikal menyerang yaitu Ilija Spasojevic, Witan Sulaeman, dan Saddil Ramdani pada menit ke-90+4, atau satu menit sebelum bubaran.
"Pemain yang menjadi starting eleven bekerja keras. Jadi saya tidak melakukan pergantian. Dalam pertandingan banyak terjadi di lapangan," ujar Shin Tae-yong.
Gagal Selesaikan Masalah Penyelesaian Akhir

Shin Tae-yong gagal memperbaiki penyelesaian akhir Timnas Indonesia yang loyo ketika berhadapan dengan tim kuat di Piala AFF 2022.
Timnas Indonesia memang mampu mencetak 12 gol dari enam partai di Piala AFF 2022, namun hanya satu yang bersarang ke gawang Thailand dan Vietnam.
Satu gol itu pun berasal dari tendangan penalti ketika Marc Klok menjebol gawang Thailand kala Timnas Indonesia bermain imbang 1-1 di babak penyisihan.
Dua pemain Timnas Indonesia, Hansamu Yama dan Witan Sulaeman juga mendapatkan sorotan karena gagal menceploskan bola ke gawang lawan yang sudah kosong.
"Memang semua bisa lihat kami bisa dapat banyak peluang, saya akan memperbaiki urusan fisishing itu karena sangat disayangkan. Laga ini harusnya kami bisa menangkan. Ke depan, saya yakin kami bisa menang terus," ucap Shin Tae-yong seusai melawan Thailand.
Hasil Semifinal Piala AFF 2022
Semifinal Leg 1
Jumat, 6 Januari 2023
Indonesia 0-0 Vietnam
Sabtu, 7 Januari 2023
Malaysia 1-0 Thailand
Semifinal Leg 2
Senin, 9 Januari 2023
Vietnam 2-0 Indonesia
Selasa, 10 Januari 2023
Thailand 3-0 Malaysia
Disadur dari: Bola.com Muhammad Adiyaksa, Aryo Atmaja) 10 Januari 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










