3 Pelatih Pengganti yang Berhasil Antar Timnya ke Piala Dunia 2026: Australia dan Tony Popovic Masuk Daftar
Asad Arifin | 13 Oktober 2025 19:11
Bola.net - Timnas Australia menjadi salah satu negara yang telah memastikan diri tampil di Piala Dunia 2026. Kepastian itu datang setelah mereka melakukan perubahan besar di kursi pelatih, menggantikan Graham Arnold dengan Tony Popovic.
Kualifikasi Piala Dunia 2026 kini memasuki tahap akhir. Dari total 48 negara peserta yang akan tampil di putaran final, 21 sudah memastikan tempat, termasuk tiga tuan rumah.
Di kawasan Amerika Selatan (CONMEBOL), seluruh laga kualifikasi telah tuntas digelar. Enam tim berhasil memastikan tiket ke Piala Dunia, termasuk juara bertahan Argentina. Sementara itu, Bolivia masih harus berjuang di babak play-off antar konfederasi.
Dari Asia, enam negara sudah mengamankan tiket ke putaran final, dengan dua slot tersisa yang akan segera ditentukan. Salah satu yang sudah lolos adalah Australia, yang sukses bangkit setelah mengganti pelatih dari Graham Arnold ke Tony Popovic.
Berikut kisah tiga pelatih pengganti yang sukses membawa negaranya lolos ke Piala Dunia 2026:
Carlo Ancelotti (Brasil)

Brasil sempat berada dalam situasi genting pada Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pada Maret 2025, mereka menelan kekalahan telak 1-4 dari Argentina, hasil yang membuat Dorival Junior kehilangan jabatannya.
Sebagai pengganti, federasi Brasil menunjuk Carlo Ancelotti. Pengalaman panjang Ancelotti bekerja dengan pemain Brasil di level klub menjadi modal berharga. Keputusan itu terbukti tepat, karena Don Carlo berhasil membawa Tim Samba bangkit dan mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026.
Dalam empat pertandingan fase kualifikasi, Ancelotti mencatat dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Hebatnya, Brasil hanya kebobolan satu gol selama periode tersebut.
Tony Popovic (Australia)

Perjalanan Australia menuju Piala Dunia 2026 sempat diragukan. Setelah bermain imbang 0-0 melawan Indonesia dan sebelumnya kalah 0-1 dari Bahrain, federasi sepak bola Australia akhirnya memutuskan untuk berpisah dengan Graham Arnold.
Sebagai pengganti, Tony Popovic dipercaya mengambil alih kursi pelatih. Di bawah arahannya, performa The Socceroos meningkat drastis. Australia tidak terkalahkan dalam 11 laga terakhir, termasuk di babak kualifikasi.
Hasilnya, Australia sukses memastikan tiket ke Piala Dunia 2026. Mereka menutup kualifikasi di posisi kedua Grup C, hanya kalah dari Jepang di puncak klasemen.
Sami Trabelsi (Tunisia)

Tunisia sempat mengalami periode tidak stabil sepanjang 2024. Setelah berpisah dengan Jalel Kadri pada Januari 2024, federasi mereka melakukan tiga kali pergantian pelatih yakniMontasser Louhichi, Faouzi Benzarti, dan Kais Yaakoubi, sebelum akhirnya menunjuk Sami Trabelsi pada Februari 2025.
Trabelsi bukan nama asing bagi publik Tunisia. Ia pernah menangani tim nasional pada 2011 hingga 2013. Kembalinya Trabelsi terbukti membawa efek positif besar. Tunisia tampil sempurna dengan mencatat tujuh kemenangan beruntun di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kinerja impresif itu memastikan Tunisia lolos ke Piala Dunia 2026, sekaligus menjadikannya salah satu dari lima wakil Afrika yang sudah mengamankan tiket ke turnamen empat tahunan tersebut.
Baca Ini Juga:
4 Alasan Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026: Termasuk Strategi yang Tidak Efektif
Eliano Reijnders Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Sang Kakak Ungkapkan Rasa Bangga
Beginilah Ulasan Media Korea Selatan Tentang Gagalnya Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026
Sumardji Meluruskan Isu Perpecahan di Timnas Indonesia usai Gagal ke Piala Dunia 2026: Setiap Kalah, Situasinya Sulit
Masa Depan Patrick Kluivert Sebagai Pelatih Timnas Indonesia Bisa Diputuskan di Rapat Exco PSSI
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil India vs Brasil: Estevao 1 Gol, Lino 2 Gol, Selecao Menang 4-0
Amerika Latin 3 Oktober 2026, 23:35
-
Prediksi India vs Brasil 3 Oktober 2026
Amerika Latin 2 Oktober 2026, 18:01
-
Barcelona Selidiki Pola Cedera Raphinha di Timnas Brasil
Liga Spanyol 2 Oktober 2026, 15:47
-
Pemain Bukan Mesin, Raphinha Adalah Korban dari Padatnya Kalender Sepak Bola
Liga Spanyol 1 Oktober 2026, 12:20
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




