3 PR yang Perlu Diperbaiki Timnas Indonesia U-23 Setelah SEA Games 2021
Yaumil Azis | 25 Mei 2022 08:31
Bola.net - Timnas Indonesia U-23 telah pulang ke Tanah Air. Mereka baru saja mengarungi kompetisi SEA Games 2022 yang dilangsungkan di Vietnam selama bulan Mei ini.
Timnas Indonesia U-23 membawa pulang medali perunggu SEA Games 2021 seusai mengalahkan Malaysia 4-3 melalui babak adu penalti pada 22 Mei 2022 di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi.
Rombongan besar Timnas Indonesia U-23 bertolak dari Bandara Noi Bai, Hanoi pada Senin (23/5/2022) sore waktu setempat.
Begitu mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Timnas Indonesia U-23 disambut Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, hingga Ketua National Olympic Committee (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari.
Kegagalan Timnas Indonesia U-23 wajib menjadi bahan evaluasi PSSI. Mantan pemain Timnas Indonesia, Hanafing mengatakan, mengacu pada aksi Garuda Muda di Vietnam, ada tiga pekerjaan rumah (PR) yang wajib dibenahi Shin Tae-yong. Apa saja? Berikut ulasan singkat peraih medali emas SEA Games 1991 itu.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Fisik

Sejatinya di era Shin Tae-yong, fisik dan stamina pemain Indonesia membaik. Tapi, belum cukup untuk menopang aksi mayoritas pemain Garuda Muda yang secara alamiah memiliki kecepatan. Hanafing merujuk penampilan Timnas Indonesia U-23 kontra Thailand di semifinal.
Indonesia mampu meladeni Thailand di waktu normal meski agak keteter mulai pertengahan babak kedua.
"Tapi, dibabak tambahan waktu, fisik pemain Indonesia sudah kedodoran. Biasanya dalam kondisi ini, mental dan emosi pemain lebih mudah terpengaruh oleh provokasi lawan," terang Hanafing.
Hanafing merujuk pengalamannya ketika memperkuat timnas yang mampu meraih emas di SEA Games 1991. Kala itu, pelatih timnas, Anatoli Polosin lebih fokus pada peningkatan fisik daripada teknik. Vo2 Max pemain rata-rata diatas angka 60. Hasilnya, fisik yang prima sangat menunjang bakat dan kecepatan pemain timnas saat itu.
"Semua tim, termasuk Thailand yang kita kalahkan di final segan dengan kita," tutur Hanafing.
Pemahaman Bermain

Skuad Garuda Muda juga masih menyimpan kelemahan dalam pemahaman bermain atau membaca situasi pertandingan.
Menurut Hanafing dalam sepak bola ada tiga momen yang wajib dipahami dan dijalankan dengan baik oleh sebuah tim untuk memenangi laga yakni bertahan, transisi dan menyerang. Setiap pemain dituntut jeli dalam menyikapinya.
Misalnya, kapan melepas umpan, melakukan high pressing dan menyerang.
"Hal mendasar ini masih belum diperlihatkan dengan baik oleh timnas U-23. Tapi, saya tegaskan, hal ini bukan murni kesalahan Shin Tae-yong sebagai pelatih. Karena untuk memperbaikinya butuh waktu yang tak sedikit karena dasar pembinaan pemain muda kita belum berjalan dengan baik," tutur Hanafing.
Mental

Kelemahan pada fisik dan pemahaman bermain berdampak pada mental pemain saat menghadapi lawan yang notabene lebih kuat seperti Vietnam dan Thailand.
Alhasil, skuad Garuda Muda sulit tampil konsisten sepanjang laga karena lemah pada dua faktor ini.
"Saat fisik mulai terkuras, konsentrasi pemain Indonesia mulai menurun. Alhasil, pemain kita terlihat asal tendang dan banyak melakukan kesalahan passing," ungkap Hanafing.
Tak hanya itu, disaat lawan mulai mendominasi pertandingagan, emosi pemain Indonesia mulai tak terkontrol. "Kelemahan ini juga merupakan cerminan dari kompetisi sepak bola Indonesia," pungkas Hanafing.
Next, FIFA Matchday dan Kualifikasi Piala Asia

Mayoritas pemain Timnas Indonesia U-23 tidak dapat berleha-leha terlalu lama setelah SEA Games 2021 tuntas. Witan Sulaeman dkk. telah ditunggu berbagai kegiatan.
Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong memastikan bahwa sebagian besar alumnus SEA Games 2021 bakal membela timnas senior dalam uji coba melawan Bangladesh pada 1 Juni 2022.
Selain itu, timnas senior juga akan berkancah di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Asia 2023 di Kuwait pada pertengahan bulan depan melawan tuan rumah, Yordania, dan Nepal.
Disadur dari: Bola.com (Hery Kurniawan/Wiwig Prayugi)
Diunggah pada: 24 Mei 2022
Baca Juga:
Mengapa Elkan Baggott Tak Gabung Timnas Indonesia di SEA Games 2022? Ternyata Ini Jawabannya
Pantun dan Rp250 Juta dari Ketua PSSI untuk Skuad Timnas Indonesia U-23
Balik dari SEA Games 2021, Shin Tae-yong Hanya Berikan Istirahat Sebentar untuk Para Pemain
Shin Tae-yong Pertahankan Skuad Timnas Indonesia U-23 untuk Kualifikasi Piala Asia 2023 dan Piala AF
5 Fakta Timnas Indonesia U-23 Usai Kalahkan Malaysia di SEA Games 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pelajaran Chelsea vs Fulham: Cole Palmer Bersinar dalam Debut Impian Xabi Alonso
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 08:04
-
Xabi Alonso Kirim Pujian untuk Chelsea Usai Menang di Markas Fulham
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 06:44
-
Rapor Pemain Chelsea vs Fulham: Trio Lini Depan Bersinar, Sanchez Jadi Titik Lemah
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 06:14
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2026/2027
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 05:34
-
Hasil AS Roma vs Fiorentina: Malen Hat-trick, Dybala Borong Tiga Assist
Liga Italia 25 Agustus 2026, 04:57
LATEST UPDATE
-
Prediksi Real Madrid vs Sociedad 27 Agustus 2026
Liga Spanyol 25 Agustus 2026, 19:19
-
Daftar 16 Sponsor Persib Bandung di Musim 2026/2027
Bola Indonesia 25 Agustus 2026, 17:42
-
Detail Jersey Persib 2026/2027: Dari Biru Penuh Makna hingga Third yang Berani
Bola Indonesia 25 Agustus 2026, 16:46
-
Gustavo Almeida Berpeluang jadi Top Skor BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 25 Agustus 2026, 16:42
-
PSS Sleman Belum Terkalahkan di Laga Pramusim
Bola Indonesia 25 Agustus 2026, 15:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00




