3 Skenario Timnas Indonesia U-23 Lolos ke Olimpiade 2024: Kalah di Semifinal Piala Asia U-23 Masih Bisa Lolos?
Serafin Unus Pasi | 26 April 2024 04:40
Bola.net - Mimpi Timnas Indonesia U-23 untuk bermain di Olimpiade 2024 sedikit lagi menjadi kenyataan. Garuda Nusantara kurang selangkah lagi bisa bermain di kejuaraan bergengsi tersebut.
Olimpiade 2024 akan digelar pada tanggal 24 Juli - 10 Agustus 2024 di Prancis. Indonesia rutin mengirimkan wakil-wakilnya di berbagai cabang olahraga di kejuaraan ini.
Namun di cabor sepak bola, Indonesia sudah lama sekali tidak mengirimkan wakilnya. Terakhir kali Timnas Indonesia tampil di Olimpiade terjadi pada tahun 1956 alias 68 tahun yang lalu.
Untuk zona Asia, kualifikasi untuk lolos Olimpiade digelar di Piala AFC U-23 2024 yang sedang berlangsung. Kebetulan Timnas Indonesia berhasil lolos ke babak semifinal usai mengalahkan Korea Selatan.
Lantas bagaimana skenario Timnas Indonesia U-23 bisa bermain di Olimpiade? Simak ulasannya di bawah ini.
Pembagian Jatah ke Olimpiade

Sebagai informasi, cabor sepak bola putra di Olimpiade hanya dibatasi untuk 16 tim saja.
Pembagian jatah bermain sebagai berikut. Tuan rumah mendapatkan satu tiket, selebihnya dibagikan ke konfederasi-konfederasi yang ada. CONCACAF 2 tiket, UEFA 3 tiket, AFC 3 tiket, OFC 1 tiket, CONMEBOL 2 tiket, AFC 3 tiket.
Selain itu ada satu tiket terakhir yangb isa diperebutkan dalam babak playoff antara wakil AFC melawan wakil CAF.
Bagaimana Indonesia bisa lolos ke Olimpiade cabor sepak bola? Simak penjelasannya di bawah ini.
Skenario 1: Menang di Semifinal

Skenario pertama dan skenario ideal adalah timnas Indonesia U-23 memenangkan babak semifinal Piala Asia U-23 2024.
Jika Skuat Garuda memenangkan pertandingan tersebut, maka Indonesia otomatis masuk jadi dua tim terbaik di turnamen ini.
Mengingat ada tiga tiket untuk jatah wakil AFC, maka Indonesia dipastikan mendapatkan satu tiket.
Skenario 2: Menangkan Perebutan Juara 3

Jika Timnas Indonesia U-23 kalah di babak semifinal, Timnas Indonesia U-23 masih bisa lolos ke Olimpiade.
Syaratnya mereka harus memenangkan perebutan juara ketiga nanti. Perebutan juara tiga ini juga menentukan siapa tim terakhir yang mendapatkan tiket ke Olimpiade.
Jadi masih ada harapan bagi Indonesia andai nanti kalah di babak semifinal Piala Asia U-23 2024.
Skenario 3: Kalah di Perebutan Juara 3

Skenario ketiga adalah Timnas Indonesia U-23 kalah di perebutan juara tiga Piala Asia U-23. Apakah skuat Garuda masih bisa lolos ke Olimpiade.
Jawabannya adalah iya. Timnas Indonesia bisa lolos melalui jalur khusus, yaitu melalui playoff antara wakil AFC melawan wakil CAF.
Lawan yang akan dihadapi Indonesia adalah peringkat empat Piala Afrika U-23 2023.Kebetulan wakil CAF untuk babak Playoff nanti sudah ditentukan.
Jika Skuat Garuda yaitu Guinea, yang kalah melawan Mali di perebutan juara tiga Piala Afrika U-23 2023 kemarin. Jadwal playoff ini akan digelar pada tanggal 9 Mei 2024 mendatang di Jepang.
Jadwal Semifinal Piala Asia U-23 2024

Timnas Indonesia U-23 vs [Uzbekistan U-23/Arab Saudi U-23]
Jadwal: Senin, 29 April 2024
Kick Off: Pkl 21.00 WIB
Venue: Abdullah bin Khalifa Stadium, Doha
Live: RCTI
Live Streaming: Vision+
Baca Juga:
- Hasil Piala Asia U-23 2024 Korea Selatan U-23 vs Timnas Indonesia U-23: Skor 2-2 (Pen. 10-11)
- Lolos Semifinal Piala Asia U-23, Siapa Lawan Timnas Indonesia U-23?
- Rafael Struick Dedikasikan Tiket Semifinal Piala Asia U-23 2024 untuk Masyarakat Indonesia
- Gol Berkelas Rafael Struick Bikin Netizen Tercengang: Menyala El Klemer!
- Rafael Struick Dua Gol di Babak Pertama, Terpaksa Absen Andai Timnas Indonesia U-23 ke Semifinal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Andre Onana Ingin Balikan dengan MU, Tapi Bertepuk Sebelah Tangan
Liga Inggris 26 Februari 2026, 16:18
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tertekan Jelang MotoGP Thailand 2026, Jack Miller Santai
Otomotif 26 Februari 2026, 15:41
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs PSIM 27 Februari 2026
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 23:28
-
Hasil Persita vs Dewa United: Tren Positif Tim Tamu Terus Berlanjut
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:52
-
BRI Super League: Donny Warmerdam Mulai Menemukan Diri di PSIM Yogyakarta
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:21
-
Krisis Cedera yang Menggerogoti Liverpool: Tumbangnya Pemain-Pemain Kunci
Liga Inggris 26 Februari 2026, 21:59
-
PSG Susah Payah ke 16 Besar Liga Champions: Magis Sudah Habis?
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:28
-
Real Madrid Tindak Tegas Suporter yang Lakukan Salam Nazi Saat Lawan Benfica
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:18
-
2 Calon Lawan Menanti Real Madrid di 16 Besar Liga Champions
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:06
-
Jalan Terjal Chelsea Menuju Liga Champions: Rentetan Laga Berat yang Jadi Ancaman
Liga Inggris 26 Februari 2026, 21:01
-
Alasan di Balik Langkah Cristiano Ronaldo Membeli Saham Almeria
Liga Spanyol 26 Februari 2026, 20:54
-
Cristiano Ronaldo Resmi Beli 25 Persen Saham Klub Asal Spanyol Yakni Almeria
Liga Spanyol 26 Februari 2026, 20:20
-
Live Streaming Bologna vs Brann - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 26 Februari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58







