3 Syarat Timnas Indonesia Bisa Kalahkan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Aga Deta | 25 September 2026 13:27
3 Syarat Timnas Indonesia Bisa Kalahkan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
Para pemain starteer Timnas Indonesia saat melawan Kamboja pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026) (c) Kapanlagi.com/Budy Santoso

Bola.net - Timnas Indonesia akan menghadapi Singapura pada pertandingan pertama FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (25/9/2026) malam. Duel tersebut mendapat perhatian dari Raja Isa Raja Akram Shah yang pernah menangani PSM Makassar.

Menurut Raja Isa, Timnas Indonesia memiliki sejumlah modal untuk menghadapi The Lions. Namun, keunggulan tersebut harus dimanfaatkan dengan tepat agar Kevin Diks dan kawan-kawan bisa meraih hasil maksimal.

Advertisement

"Timnas Indonesia banyak memiliki keuntungan di FIFA ASEAN Cup kali ini. Status mereka sebagai tuan rumah, materi pemain secara kasat mata juga lebih bagus dari Singapura," kupas Raja Isa.

Raja Isa menilai Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan status sebagai tuan rumah dan kualitas skuad. Menurutnya, kemampuan mengubah berbagai kelebihan tersebut menjadi kekuatan di lapangan akan menjadi bagian penting dalam pertandingan.

Singapura sendiri dinilai memiliki sosok pelatih yang patut diperhitungkan. Raja Isa merujuk pada Gavin Lee yang sukses membawa timnya melangkah hingga semifinal Piala AFF 2026.

"Gavin Lee sosok pelatih muda cerdas. Dia punya banyak taktik yang membuat performa Singapura luar biasa. Gavin Lee tipe pelatih tenang dan selalu berpikir cermat. Keberhasilan di Piala AFF lalu, karena dia pintar bikin taktik dan membaca permainan," ulas Raja Isa.

Raja Isa juga menyoroti pertemuan kedua tim di Piala AFF 2026. Ketika itu, Indonesia bermain 1-1 melawan Singapura dan hasil tersebut membuat Rizky Ridho dan kawan-kawan gagal melaju dari fase grup.

Kini, Raja Isa memiliki tiga poin yang menurutnya dapat menjadi bekal bagi Timnas Indonesia untuk menghadapi Singapura. Tiga hal tersebut menjadi resep yang ia nilai perlu diperhatikan agar skuad Garuda mampu tampil maksimal pada laga perdana FIFA ASEAN Cup 2026.

1 dari 3 halaman

1. Jangan Terlalu Pede

Berkali-kali dalam wawancara dengan Bola.com terkait Timnas Indonesia, pelatih yang telah berkarier selama 17 tahun di beberapa klub Indonesia itu mewanti-wanti agar tuan rumah tak terlalu percaya diri berlebihan di ajang ini.

"Pertama dan ini sangat penting. Dengan segala yang dimiliki, Timnas Indonesia tak boleh overconfidence karena sepak bola sangat kompleks. Dari pengalaman turnamen lain, status tuan rumah dengan materi pemain bagus tak jaminan jadi tim hebat," katanya.

Apalagi, papar Raja Isa, Timnas Indonesia sedang berusaha menarik simpati Garuda Fans yang sempat menurun karena pemecatan Shin Tae-yong, kegagalan ke Piala Dunia 2026, dan performa di Piala AFF 2026.

"John Herdman sedang membangun lagi kecintaan fans kepada Timnas Indonesia. Di awal, dia mampu memberi harapan. Tapi, kegagalan di Piala AFF sedikit banyak membuat fans mulai ragu kepada dia. Tapi, saya tahu publik Indonesia tetap punya fanatisme terhadap Timnasnya. Saya yakin di pertandingan nanti suporter jadi kekuatan untuk mengalahkan Singapura," ujar Raja Isa.

2 dari 3 halaman

2. Back Four Harus Disiplin

Raja Isa yang memiliki darah keturunan Bugis ini menyoroti lini belakang Timnas Indonesia dalam bentrokan dengan negara tetangga yang dipisahkan Selat Malaka tersebut.

Dia tak mau berspekulasi apakah John Herdman memakai tiga atau empat bek di benteng pertahanan. Namun, sarannya, pemain belakang harus disiplin dan tampil lugas.

"Kuncinya, disiplin dan main taktis. Bek Timnas Indonesia harus pintar membaca permainan, terutama mengantisipasi serangan balik Singapura. Saya kira John Herdman tahu itu karena pernah dijegal Singapura di Piala AFF lalu. Makanya, dia harus terus mengingatkan potensi bahaya itu kepada lini belakang," tuturnya.

Kejelian dan ketepatan John Herdman jadi kunci keberhasilan Timnas Indonesia melawan Singapura di laga nanti.

"John Herdman harus melihat Gavin Lee sebagai ancaman. Makanya, John Herdman harus punya taktik jitu dengan variasi permainan yang belum diketahui lawannya. Kalau dia masih pakai sistem sebelumnya, saya kira itu tak sulit bagi Gavin Lee dan Singapura," ucapnya.

3 dari 3 halaman

3. Gavin Lee 'Sang Think Tank'

Awal ditunjuk membesut Singapura, tak banyak pengamat yang menduga Gavin Lee berhasil memberi warna baru permainan The Lions.

Keberhasilannya membawa Singapura lolos ke Piala Asia 2027 membuat banyak orang terkaget-kaget.

Prestasi Singapura menembus semifinal Piala AFF 2026 membuka mata khalayak sosok Gavin Lee memang layak disebut Sang Pemikir (think tank).

"Di tangan Gavin Lee, Singapura menuju era kebangkitan lagi. Dengan materi mayoritas dari liga domestik, dia mampu meraciknya menjadi tim hebat. Singapura bermain rapi, tenang, dan terencana baik," ujar Raja Isa.

Raja Isa juga menyebut aturan wajib militer yang diterapkan pemerintah bagi warga Singapura punya dampak pada spirit dan disiplin Ilfan Fandi dkk.

"Pemain Singapura sportif. Mereka punya disiplin dan spirit tinggi. Ini pengaruh aturan wajib militer. Gambaran itu bisa dilihat dari semangat pemain, salah satunya Ilhan Fandi," imbuhnya.

Disadur dari: Bola.com (Vincentius Atmaja, Aning Jati) 25 September 2026

LATEST UPDATE