4 Mantan Anak Asuh di Timnas Indonesia yang Berpotensi Ikut Shin Tae-yong ke Persija: Ragnar Oratmangoen Merapat?

Asad Arifin | 7 Juni 2026 18:23
4 Mantan Anak Asuh di Timnas Indonesia yang Berpotensi Ikut Shin Tae-yong ke Persija: Ragnar Oratmangoen Merapat?
Shin Tae-yong saat masih menjadi pelatih Timnas Indonesia (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Persija Jakarta bersiap membuka lembaran baru untuk menghadapi Super League 2026/2027. Macan Kemayoran dijadwalkan menggelar konferensi pers di Jakarta International Stadium (JIS) pada Senin (8/6/2026) untuk memperkenalkan pelatih baru mereka.

Menjelang pengumuman tersebut, nama Shin Tae-yong menjadi sosok yang paling sering dikaitkan dengan kursi pelatih Persija. Mantan pelatih Timnas Indonesia itu dinilai sebagai kandidat kuat yang akan memimpin proyek baru klub ibu kota.

Advertisement

Jika benar ditunjuk, Shin Tae-yong tidak akan memulai pekerjaannya dari nol. Pelatih asal Korea Selatan itu memiliki pemahaman mendalam terhadap kualitas pemain lokal setelah bertahun-tahun menangani Timnas Indonesia.

Situasi bursa transfer juga membuka peluang bagi Persija untuk merekrut sejumlah pemain yang pernah menjadi andalan Shin Tae-yong. Beberapa di antaranya bahkan berada dalam situasi kontrak yang memungkinkan untuk didatangkan pada musim panas ini.

1 dari 4 halaman

Yakob Sayuri

Yakob Sayuri

Aksi Yakob Sayuri pada laga Timnas Indonesia lawan St. Kitts and Nevis di FIFA Series 2026 (c) Muhammad Iqbal Ichsan

Yakob Sayuri merupakan salah satu pemain yang paling sering mendapatkan kepercayaan dari Shin Tae-yong. Fleksibilitasnya membuat Yakob mampu bermain sebagai bek sayap, wingback, hingga winger kanan.

Kemampuan tersebut sangat sesuai dengan karakter permainan yang selama ini identik dengan Shin Tae-yong. Kecepatan dan agresivitas Yakob bisa menjadi senjata penting bagi Persija di sisi lapangan.

Salah satu momen terbaik Yakob bersama Timnas Indonesia terjadi pada Piala Asia 2023. Saat itu, ia mencatat assist untuk gol Marselino Ferdinan ke gawang Irak dalam salah satu pertandingan paling berkesan bagi skuad Garuda.

2 dari 4 halaman

Muhamad Riyandi

Muhamad Riyandi

Starting XI Persis Solo pada laga pekan ke-30 BRI Super League lawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno (c) Abdul Aziz

Posisi penjaga gawang menjadi area yang berpotensi mendapat perhatian khusus dari Persija. Kepergian Carlos Eduardo membuat Macan Kemayoran memiliki ruang untuk menambah kekuatan di sektor tersebut.

Muhamad Riyandi muncul sebagai opsi yang menarik karena status kontraknya bersama Persis Solo telah berakhir pada Mei 2026. Situasi Persis yang terdegradasi ke Championship juga bisa membuka peluang bagi sang kiper mencari tantangan baru.

Meski Persija masih memiliki Andritany Ardhiyasa dan Cyrus Margono, kehadiran Riyandi dapat menambah kedalaman skuad. Kompetisi panjang membutuhkan lebih banyak pilihan berkualitas di bawah mistar gawang.

3 dari 4 halaman

Yance Sayuri

Yance Sayuri

Aksi Yance Sayuri dalam laga Arema FC vs Malut United di BRI Super League 2025/2026, Jumat (3/4/2026). (c) Dok. Malut United Official

Nama Yance Sayuri hampir selalu dikaitkan dengan Yakob Sayuri. Saudara kembar Yakob tersebut juga termasuk pemain yang cukup dikenal oleh Shin Tae-yong selama menangani Timnas Indonesia.

Meski beberapa kali terganggu cedera, Yance tetap mendapatkan kepercayaan dari pelatih asal Korea Selatan tersebut. Hal itu menunjukkan bahwa kualitasnya tetap mendapat penilaian positif.

Yance bisa menjadi solusi penting di sektor kiri Persija. Terlebih, masa depan Dony Tri Pamungkas kerap dikaitkan dengan peluang berkarier di luar negeri sehingga Persija perlu menyiapkan alternatif yang sepadan.

4 dari 4 halaman

Ragnar Oratmangoen

Ragnar Oratmangoen

Aksi Ragnar Oratmangoen pada laga Timnas Indonesia vs Bulgaria pada final FIFA Series, Senin (30/3/2026) (c) Abdul Aziz

Ragnar Oratmangoen menjadi nama yang paling menarik dalam daftar ini. Penyerang Timnas Indonesia tersebut memiliki pengalaman bermain di Eropa dan sudah memahami tuntutan permainan yang diinginkan Shin Tae-yong.

Status kontraknya yang disebut telah berakhir membuat Ragnar berpotensi direkrut tanpa biaya transfer. Situasi tersebut tentu menjadi peluang yang menarik bagi Persija jika ingin meningkatkan kualitas lini serang.

Selain kualitas di atas lapangan, Ragnar juga memiliki daya tarik besar dari sisi komersial dan popularitas. Kehadirannya bisa memberikan dampak positif terhadap antusiasme suporter dan citra klub.

Namun, ada catatan yang perlu diperhatikan. Pada musim 2025/2026, Ragnar beberapa kali mengalami cedera yang membuatnya harus melewatkan sejumlah pertandingan penting.

LATEST UPDATE