4 Modal Penting Timnas Indonesia untuk 'Comeback' Epik di Leg 2 Final Piala AFF 2020
Yaumil Azis | 1 Januari 2022 07:36
Bola.net - Harapan Timnas Indonesia untuk keluar sebagai juara Piala AFF 2020 belum tertutup rapat. Walau harus diakui, mencetak empat gol ke gawang Thailand tanpa kebobolan bukan perkara yang mudah.
Setelah diguyur 0-4 dalam pertemuan pertama, Timnas Indonesia akan kembali menghadapi Thailand pada Sabtu (1/1/2022) malam WIB di National Stadium, Kallang.
Timnas Indonesia jelas dalam posisi terjepit. Selain tidak mudah untuk mencetak empat gol, Thailand adalah tim dengan jumlah kebobolan terminim di Piala AFF.
Dari enam pertandingan sejak penyisihan grup sampai babak final, gawang Thailand baru kemasukan sekali via winger Filipina, Patrick Reichelt pada partai ketiga Grup A.
"Leg pertama memang benar-benar sulit bagi kami. Performa Thailand sangat baik dan para pemain muda kami kurang pengalaman dan akhirnya kalah," kata pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
"Belajar dari kekalahan pada pertemuan pertama, saya berusaha untuk membuat suasana menjadi baik. Saya tidak bisa pastikan kami bisa menang besar pada leg kedua," tutur arsitek asal Korea Selatan itu.
Thailand memang menjadi tim terkuat di Piala AFF. Namun, bukan berarti kesebelasan dengan sebutan lain Gajah Perang itu tidak terkalahkan. Asnawi Mangkualam dkk. punya modal untuk memenangkan pertandingan bahkan hingga epic comeback.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tim Tersubur di Piala AFF

Timnas Indonesia adalah tim tersubur di Piala AFF. Dalam enam partai, Skuad Garuda berhasil mencetak 18 gol, unggul dua gol dari Thailand.
Pundi-pundi gol Timnas Indonesia sebagian besar berasal dari sisi sayap. Irfan Jaya memimpin dengan tiga gol, sementara Witan Sulaeman menyusul dengan dua gol.
Persebaran gol Timnas Indonesia juga merata. Evan Dimas dan Rachmat Irianto sebagai gelandang mampu menorehkan dua gol, begitu pula bek sayap kiri Pratama Arhan yang mengemas dua gol.
Shin Tae-yong harus memanfaatkan naluri tinggi para pemain Timnas Indonesia dalam mencetak gol untuk memborbardir gawang Thailand.
Agresivitas Lini Kedua

Denyut serangan Timnas Indonesia berasal dari lini kedua. Nama-nama seperti Irfan Jaya, Witan Sulaeman, hingga Ricky Kambuaya menjadi motor penggerak Skuad Garuda.
Irfan Jaya dan Witan menyusur dari tepi lapangan, sementara Kambuaya munusuk dari lini tengah. Kontribusi ketiganya akan sangat dibutuhkan Timnas Indonesia untuk melawan Thailand.
Irfan Jaya dan Witan juga punya insting gol yang tokcer. Keduanya harus pintar-pintar dalam memanfaatkan peluang karena satu gol saja sudah berharga buat Timnas Indonesia.
Berani Bereksperimen

Taktik dan strategi Shin Tae-yong mulai terbaca. Arsitek berusia 51 tahun itu belakangan tidak berani bereksperimen dengan pakem Timnas Indonesia.
Setelah memainkan 4-1-4-1, 5-4-1, Shin Tae-yong mencoba pola 4-2-3-1 dengan mendorong Alfeandra Dewangga sebagai gelandang bertahan.
Formasi itu justru dapat dieksploitasi Thailand. Beberapa gol Gajah Perang pada leg pertama bermula dari lini tengah yang seharusnya dikawal oleh Dewangga dan Rachmat Irianto.
Untuk mengejar defisit empat gol dari Thailand, Shin Tae-yong dapat menjajal formasi menyerang dengan komposisi menyerang pula, seperti 4-3-3 misalnya. Sebab, situasi saat ini memaksa Skuad Garuda untuk nothing to lose.
Coba Egy Maulana Vikri, Evan Dimas, dan Elkan Baggott Jadi Starter

Di tengah-tengah Piala AFF, Shin Tae-yong melakukan perubahan ekstrem dengan mencadangkan Evan Dimas dan Elkan Baggott. Keduanya menjadi spesialis pengganti sekarang.
Shin Tae-yong juga belum berani memainkan Egy Maulana Vikri sebagai starter. Padahal, pemain berusia 21 tahun itu punya tenaga yang lebih fresh. Permainannya belum banyak diketahui lawan karena baru bergabung pada babak semifinal.
Egy dan Evan Dimas layak diturunkan sebagai pemain utama pada leg kedua melawan Thailand. Kreativitas keduanya dibutuhkan oleh Timnas Indonesia. Baggott juga dapat menjadi opsi masuk starting eleven. Posturnya yang menjulang mencapai 197 cm dapat bermanfaat di situasi bola mati.
Disadur dari: Bola.com (Muhammad Adiyaksa/Wiwig Prayugi)
Diunggah pada: 1 Januari 2022
Baca juga:
5 Pemain Timnas Indonesia yang Wajib Inti di Leg 2 Final Piala AFF 2020
Kans Timnas Indonesia Sikat Thailand dan Juara Piala AFF 2020 Memang Kecil, Tapi tak Mustahil
Timnas Indonesia Dituntut Berani Keluar Menyerang Lawan Thailand di Leg Kedua Final Piala AFF 2020
Daftar Pemain Tengah dan Depan Thailand yang Bisa Buat Timnas Indonesia Kalah Lagi di Final Piala AF
Leg 2 Final Piala AFF 2020, Thailand Diprediksi Menang Lagi Atas Timnas Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




