4 Pemain Sayap Timnas Indonesia: Cepat, Lincah, dan Tajam
Gia Yuda Pradana | 27 Juli 2020 09:35
Bola.net - Pelatih Shin Tae-yong memanggil 29 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia di Jakarta. Mereka yang dipanggil merupakan perpaduan dari para pemain muda dan berpengalaman.
Dari total 29 pemain Timnas Indonesia yang dipanggil, posisi yang paling banyak adalah gelandang. Pelatih Shin Tae-yong memanggil 10 nama untuk mengisi posisi lini tengah dan 6 pemain di lini depan, di mana dari dua lini itu ada pemain-pemain yang atraktif ketika bermain di sisi sayap.
Materi yang ada sudah sesuai untuk mendukung karakteristik permainan ciri khas Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu dikenal gemar memainkan skema 4-3-3 dan 4-2-3-1.
Kemungkinan besar, gaya permainan Timnas Indonesia masih akan mengandalkan serangan dari sektor sayap. Hal ini tentu saja menjadi keuntungan karena para pemain tak perlu lagi banyak beradaptasi.
"Saya harus menggunakan strategi yang cocok dengan tim. Melihat kondisi sepak bola di Indonesia, mereka tidak bisa benar-benar memainkan sepak bola ofensif. Kami harus bersiap untuk sepak bola yang defensif," kata Shin Tae-yong pada Januari lalu.
"Namun, melawan negara-negara di ASEAN, kami akan menggunakan strategi yang lebih ofensif. Saat kami bermain melawan tim kuat di Asia, seperti Korea dan Jepang, kami harus bertahan. Kami harus memainkan sepak bola defensif secara efisien," tegas Shin Tae-yong.
Membangun serangan dari sektor sayap sudah menjadi filosofi yang diterapkan pelatih-pelatih sebelum Shin Tae-yong. Maklum, Indonesia memiliki banyak sumber daya pemain sayap berkualitas.
Lantas, siapa saja sayap lincah yang siap diandalkan pelatih Shin Tae-yong di Timnas Indonesia? Berikut ini empat pemain sayap yang punya kecepatan dan juga rajin mencetak gol.
Osvaldo Haay

Bicara kualitas, Osvaldo Haay tak perlu diragukan lagi di lini depan. Pemain berusia 23 tahun itu adalah sosok pemain sayap yang tajam dan memiliki kelincahan di Timnas Indonesia.
Pemanggilan ini menjadi kesempatan buat Osvaldo Haay untuk mencuri perhatian pelatih Shin Tae-yong. Osvaldo memang sudah punya pengalaman di Timnas senior setelah memulai debut pada 2017 dan sejauh ini mengoleksi lima penampilan dengan koleksi 1 gol.
Namun, di level Timnas Indonesia U-22, Osvaldo Haay punya rekam jejak gemilang. Pada SEA Games 2019 lalu, Osvaldo berhasil membantu tim asuhan Indra Sjafri meraih medali perak.
Osvaldo membuktikan ketajamannya di lini depan. Pemain asal Papua itu sempat digeser ke posisi depan dan sukses mencetak delapan gol sekaligus menyabet predikat top scorer bersama pemain Vietnam, Ha Duc Chinh.
Shin Tae-yong akan punya opsi lebih ketika memainkan Osvaldo Haay di dalam timnya. Efisien dan cepat dalam membangun serangan dari sisi sayap, dan tajam ketika dipercaya menjadi seorang striker di lini depan.
Egy Maulana Vikri

Egy Maulana Vikri adalah pemain sayap yang dikenal memiliki kelincahan. Egy berperan sebagai sayap di sektor serangan kiri Timnas Indonesia.
Selama membela Timnas kelompok umur, Egy selalu menjadi poros serangan. Ketika itu, memang Timnas Indonesia U-19 dan U-22 asuhan Indra Sjafri kerap mengandalkan serangan dari sektor sayap.
Berkat kelincahannya dan naluri mencetak gol yang dimiliki, Egy sukses mencetak 20 gol dalam 29 laga yang dimainkannya. Egy juga didukung kemampuan individu yang sering mengecoh lawan.
Namun, terkadang Egy terlalu egois memaksakan akselerasi serangan dari sektor sayap. Hal itulah yang sering membuat alur serangan Timnas Indonesia terhenti di kaki Egy.
Febri Hariyadi

Febri Hariyadi merupakan gelandang sayap yang komplet. Pemain Persib Bandung itu memiliki segala syarat sebagai gelandang sayap.
Febri dikenal memiliki kelincahan dan berani melakukan duel dengan lawan. Pemain berusia 24 tahun itu juga sering menjadi motor serangan dan poros kekuatan Timnas Indonesia.
Febri dikenal memiliki umpan-umpan matang yang memanjakan para penyerang Timnas Indonesia. Umpan silang yang dipersembahkan Febri sering dikonversi menjadi gol di lini depan.
Namun, terkadang Febri terlalu asyik menguasai bola sendiri. Hal itu sering membuat serangan yang sudah matang terhenti di kaki Febri.
Yakob Sayuri
Yakob Sayuri merupakan nama kejutan di pemusatan latihan Timnas Indonesia kali ini. Sebelumnya, pemain 22 tahun itu tak terlalu dilirik untuk Timnas Indonesia, baik kelompok umur dan senior.
Namun, pada 2020 ini dirinya berhasil meningkatkan performa. Bersama PSM Makassar, Yakob Sayuri berhasil mencetak satu gol di Piala AFC.
Yakob Sayuri merupakan gelandang lincah yang memiliki kecepatan. Bahkan, pemain asal Kepulauan Yapen itu dikenal punya stamina yang tangguh.
Namun, Yakob Sayuri belum sepenuhnya mampu memaksimalkan peran sebagai pemain sayap. Hal ini dilihat dari belum adanya umpan atau gol yang dipersembahkannya dalam tiga laga pertama di Shopee Liga 1 2020.
Disadur dari: Bola.com/Zulfirdaus Harahap/Benediktus Gerendo Pradigdo
Published: 26 Juli 2020
Baca juga artikel-artikel lainnya:
- Ada Perubahan untuk Latihan Perdana Timnas Indonesia
- 3 Pemain 'Spesial' Pilihan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia
- 5 Penyerang Berkarakter Haus Gol yang Dipanggil ke Timnas Indonesia
- Profil Lima Bek Tengah Pilihan Shin Tae-Yong untuk TC Timnas Indonesia
- Tugas Kiper di Zaman Now Versi Mantan Penjaga Gawang Timnas Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Persis 5 Maret 2026
Bola Indonesia 4 Maret 2026, 13:18
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs PSBS 5 Maret 2026
Bola Indonesia 4 Maret 2026, 13:09
-
Kabar Terbaru Lisandro Martinez: Bisa Comeback Lawan Newcastle?
Liga Inggris 4 Maret 2026, 12:51
-
Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
Liga Inggris 4 Maret 2026, 12:47
-
Liga Italia 4 Maret 2026, 12:41

-
Dipermalukan Tim Juru Kunci, Bos Liverpool: Kita Balas di FA Cup!
Liga Inggris 4 Maret 2026, 12:34
-
Liverpool Kalah dari Wolverhampton, Arne Slot Bilang Begini
Liga Inggris 4 Maret 2026, 12:23
-
Pertama Kalinya Cesc Fabregas Tak Kalah dari Inter Milan
Liga Italia 4 Maret 2026, 12:20
-
Cristiano Ronaldo Cedera Hamstring, Al Nassr Pastikan Jalani Rehabilitasi
Asia 4 Maret 2026, 11:41
-
Ditahan Como, Cristian Chivu Beber Alasan Lakukan Perubahan Taktik
Liga Italia 4 Maret 2026, 11:32
-
Catatan Menarik Wolves vs Liverpool: Gol Telat Jadi Mimpi Buruk The Reds
Liga Inggris 4 Maret 2026, 11:17
LATEST EDITORIAL
-
Butuh Tembok Baru, 5 Bek Tengah Kidal yang Bisa Direkrut Barcelona
Editorial 2 Maret 2026, 15:19
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24









