4 Pemain Timnas Indonesia yang Pernah Merumput di Liga Jepang: Siapa Paling Bersinar?
Asad Arifin | 9 Juni 2025 11:01
Bola.net - Pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Jepang dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026, yang akan berlangsung pada Selasa, 10 Juni 2025, memiliki makna tersendiri bagi sejumlah pemain Garuda. Pasalnya, beberapa dari mereka memiliki pengalaman bermain di Liga Jepang.
Sepanjang sejarah, sejumlah pemain Indonesia tercatat pernah berkarier di J.League. Salah satu pionirnya adalah mendiang Ricky Yacobi. Pada tahun 1988, legenda Persib itu sempat memperkuat Gamba Osaka.
Namun setelah era Ricky Yacobi, Indonesia harus menunggu cukup lama untuk kembali melihat pemainnya tampil di Liga Jepang. Stefano Lilipaly menjadi salah satu nama yang menyusul, ketika bergabung dengan Consadole Sapporo pada musim 2013, setelah hengkang dari Almere City di Belanda.
Kepindahan paling menyita perhatian tentu datang dari Pratama Arhan. Bek kiri Timnas Indonesia itu bergabung dengan Tokyo Verdy pada musim 2022. Sayangnya, ia gagal menembus tim utama. Lalu, bagaimana perjalanan empat pemain aktif Timnas Indonesia saat berkiprah di Jepang? Berikut ulasannya.
Justin Hubner

Bek muda satu ini mulai mencuri perhatian publik sepak bola nasional sejak dipinjamkan oleh Wolverhampton Wanderers ke Cerezo Osaka pada awal 2024. Ia digadang-gadang mampu menjadi tambahan kekuatan penting bagi Cerezo dalam persaingan di papan atas.
Meski belum langsung menjadi starter reguler, Justin mendapat kesempatan tampil di ajang J.League. Namun, masa baktinya di Jepang berlangsung singkat dan ia belum benar-benar mampu mengamankan posisi inti.
Sandy Walsh
Pada bursa transfer Januari 2025, Sandy Walsh dilepas oleh KV Mechelen. Ia tak lagi masuk dalam rencana jangka panjang klub Belgia tersebut dan mulai kehilangan tempat di tim utama. Kepindahannya ke Yokohama Marinos pun menjadi pilihan karier selanjutnya.
Di Marinos, Sandy belum langsung dipercaya sebagai starter. Ia harus menghadapi persaingan ketat dan bekerja keras untuk mendapatkan menit bermain. Meski membawa label pemain Eropa, Sandy sempat lima kali beruntun hanya duduk di bangku cadangan.
Pratama Arhan

Pratama Arhan bisa disebut sebagai pelopor dari generasi baru pemain Indonesia yang mencoba peruntungan di J.League. Bergabung dengan Tokyo Verdy sejak 2022, Arhan kesulitan mendapatkan menit bermain secara reguler dan jarang masuk dalam daftar susunan pemain.
Meski demikian, pengalamannya selama lebih dari dua tahun di Jepang membentuk karakter dan profesionalismenya. Ia menyerap kultur disiplin dan kerja keras yang kuat di sana. Kini, Arhan melanjutkan kariernya di Liga Thailand dengan harapan membuka lembaran baru yang lebih sukses.
Stefano Lilipaly

Stefano Lilipaly dikenal luas karena rekam jejaknya di sepak bola Eropa dan Indonesia. Namun, tak banyak yang mengetahui bahwa ia sempat membela Consadole Sapporo pada tahun 2014.
Meski tidak tampil dalam banyak laga resmi, pengalamannya di Jepang memberinya wawasan awal mengenai atmosfer sepak bola Asia Timur yang sangat berbeda dari Eropa. Kehadirannya di J.League juga menjadi penanda betapa sulitnya kompetisi tersebut ditembus oleh pemain asal Indonesia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Bosnia dan Herzegovina vs Italia: Esmir Bajraktarevic
Piala Dunia 1 April 2026, 07:00
-
Bukan Prank April Mop, Italia Gagal (Lagi) ke Piala Dunia
Piala Dunia 1 April 2026, 05:17
LATEST UPDATE
-
8 Minggu Menakutkan Bagi Thomas Tuchel dan Timnas Inggris, Kenapa?
Piala Dunia 1 April 2026, 13:44
-
Man of the Match Argentina vs Zambia: Thiago Almada
Piala Dunia 1 April 2026, 12:52
-
Ambisi Besar! Kiper Muda MU Ini Siap Tantang Senne Lammens Jadi No.1
Liga Inggris 1 April 2026, 12:49
-
Seriusan? Agen Coba Bawa Berlian Arsenal ini ke Manchester United
Liga Inggris 1 April 2026, 12:30
-
Leonardo Spinazzola Menangis Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 April 2026, 12:14
LATEST EDITORIAL
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45














