5 Hal yang Bisa Diperbaiki Timnas Indonesia Agar Menang Lawan Vietnam di Piala Asia 2023
Serafin Unus Pasi | 16 Januari 2024 22:56
Bola.net - Timnas Indonesia harus menelan kekalahan pada laga perdana mereka di Grup D Piala Asia 2023, kontra Irak. Dalam laga yang dihelat di Ahmed Bin Ali Stadium, Senin (15/01) malam WIB, mereka kalah dengan skor 1-3.
Tiga gol Irak yang bersarang ke gawang Ernando Ari dicetak Mohanad Ali, Osama Rashid, dan Aymen Hussein. Sementara, gol semata wayang Indonesia dicetak Marselino Ferdinan.
Kendati berbuah kekalahan dan membuat Indonesia harus puas berada di posisi juru kunci, laga kontra Irak menghadirkan sejumlah pelajaran berharga bagi Skuad Garuda. Ada sejumlah kelemahan di permainan Jordi Amat dan kawan-kawan yang terekspos jelas pada laga ini.
Kelemahan dan kesalahan ini harus dibenahi Shin Tae-yong jelang laga berikutnya, kontra Vietnam. Apalagi, Skuad Garuda bertekad meraih kemenangan pada laga tersebut demi menjaga peluang mereka lolos dari Grup D.
Apa saja yang harus dibenahi Skuad Garuda agar bisa menang lawan Vietnam di Piala Asia 2023? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Benahi Komunikasi dan Koordinasi

Komunikasi adalah kunci. Segala apa pun tak akan mungkin berjalan dengan mulus apabila komunikasi tak lancar.
Hal ini harus dicamkan oleh para penggawa Indonesia jika ingin bisa meraih kemenangan pada laga kontra Vietnam. Pasalnya, soal komunikasi dan koordinasi ini merupakan salah satu titik lemah Indonesia pada laga kontra Irak.
Kala kehilangan bola, beberapa kali pemain bertahan tampak lintang pukang berusaha menutup pemain lawan yang sama. Sementara, di sisi lain, ada beberapa pemain lawan yang tak terkawal sama sekali. Dengan komunikasi yang baik, hal-hal seperti ini tak akan terjadi.
Untuk urusan penyerangan pun sama saja. Beberapa kali Indonesia kehilangan penguasaan bola sia-sia karena umpan-umpan salah sasaran, terutama umpan daerah yang tidak diikuti pergerakan kawan ke daerah yang dituju.
Lini Belakang Harus Lebih Tenang

Dalam laga kontra Irak, pemain-pemain dengan nilai terjelek ada di lini belakang. Sepertinya, ini sudah cukup menggambarkan bagaimana kinerja benteng pertahanan Indonesia pada laga ini.
Pada laga kontra Irak, para penggawa di benteng pertahanan Indonesia kerap tampil 'grusa-grusu'. Alih-alih mampu mengadang serangan lawan, karena tampil tak tenang, gawang Indonesia justru kerap terancam, bahkan kebobolan.
Gol kedua Irak ke gawang Indonesia contohnya. Terlepas adanya kontoversi offside, gol tersebut juga tak lepas dari kesalahan Asnawi Mangkualam yang berusaha mengambil sekali lawan. Ketika upayanya gagal, lawan yang tak terkawal mampu melepas bola ke jantung pertahanan Indonesia, yang berbuah gol.
Kurangi Kesalahan Saat Transisi dan Build-up

Tak cuma saat bertahan, Indonesia juga lemah dalam melakukan transisi. Mereka juga kerap melakukan kesalahan kala melakukan build-up.
Parahnya, kesalahan kerap terjadi ketika pemain Indonesia mendapat pressing pemain Irak di wilayah sendiri. Akibat pressing ini, pemain Indonesia kerap kehilangan bola.
Kehilangan bola di dekat kotak penalti sendiri merupakan sebuah malapetaka. Pasalnya, tak banyak waktu yang dimiliki untuk bisa merebut lagi bola dari penguasaan lawan.
Gol kedua Irak juga bermula dari gagalnya pemain Indonesia melakukan transisi positif setelah mendapat serbuan Irak.
Tajam Eksekusi Peluang

Pada pertandingan ini, Indonesia memang tak banyak memiliki peluang. Mereka hanya sempat melepas delapan tembakan sepanjang pertandingan.
Hal ini mungkin bisa dipahami. Pasalnya, Skuad Garuda memang lebih banyak mengandalkan serangan balik pada laga ini. Secara penguasaan bola pun mereka kalah dari Irak.
Namun, yang harus menjadi catatan, hanya satu dari tembakan pemain Indonesia yang sukses mengarah ke sasaran, dan akhirnya menjadi gol. Dua tembakan Indonesia diblok pemain belakang Iran, dan lima tembakan sisanya gagal menemui sasaran.
Nah, statistik ini menunjukkan bahwa akurasi penggawa Indonesia hanya berada di angka 12,5 persen. Bandingkan dengan Irak yang lima dari 15 tembakannya tepat sasaran.
Jika ingin menang lawan Vietnam, akurasi ini harus dibenahi. Jangan sampai sudah peluangnya sedikit, melenceng pula.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
