5 Kisah Sukses Timnas Indonesia Tembus Final Piala AFF 2020: Termuda, Tertajam, Unbeaten!
Asad Arifin | 26 Desember 2021 11:45
Bola.net - Timnas Indonesia sukses mengamankan satu tempat di final Piala AFF 2020. Sukses Skuad Garuda terhitung cukup mengejutkan. Sebab, ini adalah tim yang sangat muda. Tim yang datang dengan status underdog.
Indonesia lolos ke final usai menang agregat 5-3 dari tuan rumah Singapura pada babak semifinal. Pada laga leg kedua, Sabtu (25/12/2021) malam WIB, Indonesia menang 4-2 lewat sebuah duel yang menegangkan di National Stadium.
Keempat gol Indonesia dicetak oleh Ezra Walian, Pratama Arhan, Shawal Anuar (bunuh diri), dan Egy Maulana Vikri. Sementara, gol Singapura dicetak Song Ui-yong dan Shahdan Sulaiman.
Sejumlah fakta menarik mengiringi keberhasilan Timnas Indonesia menembus final Piala AFF 2020. Apa sajakah itu? Simak di bawah ini ya Bolaneters:
Tim Underdog Tapi Unbeaten

Timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama Vietnam, Malaysia, Kamboja, dan Laos. Berada di grup neraka, Tim Garuda diprediksi tidak akan lolos ke semifinal. Indonesia menjadi underdog di Grup B.
Sejumlah media di Asia Tenggara memprediksi jika yang lolos ke babak empat besar Piala AFF 2020 adalah Timnas Vietnam dan Malaysia. Bahkan, legenda Timnas Malaysia, Safee Sali, menganggap skuad Indonesia tak berpengalaman karena dihuni pemain-pemain muda.
"Saya berharap Vietnam dan Malaysia akan terus berlanjut (lolos ke semifinal Piala AFF 2020). Indonesia membawa tim muda dan potensial ke turnamen ini, tetapi dibandingkan dengan para pesaingnya, para pemain muda itu masih kurang berpengalaman," ucap Safee Sali.
Namun pada kenyataannya, Timnas Indonesia berhasil lolos ke semifinal dengan status juara Grup B. Bahkan, hingga melangkahkan kaki ke final, Indonesia belum pernah kalah alias unbeaten.
Sulitnya Menabak Shin Tae-yong

Sejak fase grup hingga semifinal Piala AFF 2020, pelatih Shin Tae-yong kerap bergonta-ganti formasi. Pada laga pertama Grup B kontra Kamboja, pelatih asal Korea Selatan itu memakai formasi 4-1-4-1. Hasilnya, Timnas Indonesia menang 4-2.
Pada pertandingan kedua melawan Laos, Shin Tae-yong menerapkan taktik 4-3-3. Pada laga ketiga kontra Vietnam, Timnas Indonesia memakai strategi 3-5-2. Shin Tae-yong kembali memakai formasi 4-1-4-1 saat Tim Garuda berhadapan dengan Malaysia. Shin Tae-yong terus mengubah formasi pada laga semifinal.
Shin Tae-yong bukan hanya acap kali mengubah taktik, tapi juga terus merotasi pemain. Pada leg kedua babak semifinal, Ramai Rumakiek secara mengejutkan dipilih menggantikan peran Irfan Jaya. Lalu, Elkan Baggott belum pernah jadi pemain inti.
Skuad Termuda di Semifinal

Fakta menujukkan rataan usia pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 paling rendah di antara tim-tim elite yang ada. Rataan usia pemain Indonesia ada di angka 23,8 tahun, paling muda dibanding tim semifinalis Piala AFF 2020.
Jauh lebih belia dibandingkan dua pesaing di Grup B, Malaysia (26,8 tahun) dan juara bertahan Vietnam (24,7 tahun).
Tiga tim unggulan lainnya di grup berbeda tampil dengan skuad matang. Rataan usia pemain Thailand menembus angka 27,10 tahun. Singapura di angka 27,6 tahun, dan Filipina 26,11 tahun.
Tim Paling Tajam

Tak hanya lolos hingga ke final, Timnas Indonesia juga menyandang status sebagai tim paling tajam di Piala AFF 2020. Indonesia berhasil menjaringkan 18 gol dari enam pertandingan yang sudah dijalani.
Tim Garuda unggul atas Thailand yang baru mendulang 12 gol dari lima laga, serta memimpin sembilan gol atas Vietnam.
Uniknya, ke-18 gol tersebut tak hanya dicetak oleh satu, dua, atau tiga pemain, melainkan 10 pemain. Ke-10 pemain tersebut adalah Irfan Jaya (3 gol), Evan Dimas (2 gol), Ezra Walian (2 gol), Pratama Arhan (2 gol), Rachmat Irianto (2 gol), dan Witan Sulaeman (2 gol).
Selain itu ada Asnawi Mangkualam (1 gol), Egy Maulana Vikri (1 gol), Elkan Baggott (1 gol), dan Ramai Rumakiek (1 gol). Adapun satu gol lainnya tercipta berkat gol bunuh diri pemain Singapura, Shawal Anuar.
'Drama Korea' Kontra Singapura

Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Singapura dengan skor 4-2 lewat perpanjangan waktu, dalam laga leg kedua semifinal Piala AFF 2020 di National Stadium, Kallang, Sabtu (25/12/2021) malam WIB.
Selain kemenangan Skuad Garuda, drama juga terjadi pada pertandingan tersebut. Mulai dari tiga kartu merah yang didapat Timnas Singapura, yakni Safuwan Baharudin pada menit ke-45+2, Irfan Fandi menit ke-67, dan Hassan Sunny menit ke-119.
Selain itu, ada juga keributan yang terjadi di bangku pemain selepas babak pertama berakhir. Beruntung, kekisruhan tersebut hanya berlangsung sesaat.
Selanjutnya ada keberhasilan Nadeo Argawinata menggagalkan penalti Faris Ramli pada menit ke-90+1, dan terakhir adalah gol bunuh diri Shawal Anuar menit ke-91.
Disadur dari Bola.com: Rizki Hidayat, 26 Desember 2021
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
Nadeo Agrawinata: Cah Kediri Asli, dari SMA Negeri 8, dan Pembaca Buku Cak Nun
Jadwal Semifinal Piala AFF Live di iNews TV: Thailand vs Vietnam, 27 Desember 2021
Jogetan Shin Tae-yong di Ruang Ganti Setelah Indonesia Tembus Final Piala AFF 2020
Kecewanya Pemain Singapura Setelah Disingkirkan Indonesia di Rumah Sendiri
Inilah Jadwal Lengkap Piala AFF 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
LATEST UPDATE
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

