5 Pelajaran dari Kemenangan Timnas Indonesia atas Curacao: Memang Belum Sempurna, Tapi Evolusi Timnas itu Nyata!
Serafin Unus Pasi | 25 September 2022 06:00
Bola.net - Sebuah kemenangan krusial diraih Timnas Indonesia pada hari Sabtu (24/9/2022). Skuat Garuda berhasil mengalahkan Curacao di pertandingan FIFA Matchday.
Ya, sejak awal pekan kemarin FIFA resmi menggelar jeda internasional. Seperti negara-negara lainnya, Timnas Indonesia juga menggelar laga uji coba, di mana laga ini bisa memperbaiki rangking FIFA skuat Garuda.
Melawan tim asal Kepulauan Karibia, Curacao jadi ujian berat bagi Skuat Garuda. Karena Curacao meski tidak terlalu terkenal di Indonesia, namun mereka masuk 100 besar di rangking FIFA.
Di laga ini, Timnas Indonesia berhasil menang dengan skor 3-2. Meski cukup susah payah, Skuat Garuda berhasil memetik kemenangan.
Dari kemenangan ini ada beberapa pelajaran yang bisa kita petik. Apa saja itu? Simak selengkapnya di bawah ini.
Minim Long Ball

Satu hal yang terlihat jelas di pertandingan ini adalah gaya bermain Timnas Indonesia mulai berevolusi. Indikatornya cukup sederhana, yaitu minimnya bola-bola panjang dalam skema permainan Indonesia.
Timnas Indonesia sepanjang laga ini bermain dari kaki ke kaki. Umpan-umpan pendek terus dilepaskan para penggawa Indonesia.
Bahkan saat dipressing ketat oleh para pemain Curacao, para pemain Indonesia yang dahulu lebih suka mencari jalan pintas dengan langsung membuang bola secara jauh, namun kali ini tidak. Para pemain timnas lebih memilih untuk melepaskan umpan-umpan pendek kepada rekan-rekannya sehingga aliran bola sepanjang laga tergolong oke.
Indonesia Tidak Kekurangan Striker Bertalenta

Selama beberapa tahun terakhir Timnas Indonesia kerap disebut kesulitan mendapatkan penyerang yang kompeten. Namun di laga ini, anggapan itu terbukti keliru.
Shin Tae-yong memutuskan menurunkan Dimas Drajad sebagai ujung tombak di laga ini. Ia berhasil mencetak gol di laga ini di mana gol itu menjadi gol kemenangan Timnas Indonesia.
Sang striker yang tampil ciamik di Persikabo 1973 di musim ini menunjukkan bahwa Timnas Indonesia sebenarnya tidak kekurangan striker bagus. Hanya saja memang tidak banyak klub-klub Liga 1 yang mau mempercayakan striker lokal.
Koordinasi Lini Pertahanan Perlu Ditingkatkan

Salah satu aspek yang harus diperhatikan oleh Shin Tae-yong di laga ini adalah faktor koordinasi lini pertahanan.
Bisa kita lihat dua gol yang diciptakan oleh Curacao tercipta dari kesalahan koordinasi pertahanan Indonesia. Di gol pertama, Elkann Bagott lengah tidak menjaga Rangelo sehingga sang striker bisa menyambar bola yang terpental setelah mengenai tiang.
Sementara di proses gol kedua, Fachruddin Aryanto terkecoh sehingga tidak ada yang menjaga Juninho dan sang striker tidak sulit menaklukkan Nadeo, karena Rachmat Irianto juga telat untuk mundur.
Koordinasi antar bek Timnas ini semakin membaik di babak kedua. Jadi Shin Tae-yong perlu mengasah lagi koordinasi antar para bek Indonesia.
Penyelesaian Akhir Kurang Oke

Timnas Indonesia memang mencetak tiga gol di laga ini. Namun skuat Garuda sebenarnya bisa mencetak lebih banyak gol.
Pasalnya sepanjang laga, Timnas Indonesia sebenarnya memiliki sejumlah peluang. Namun penyelesaian akhirnya kurang bagus.
Ada beberapa pemain yang juga terlihat terlalu individualistis di dalam kotak penalti. Jadi mereka memaksakan menendang bola padahal rekan-rekannya ada yang punya posisi yang lebih baik.
Jadi salah satu PR Shin Tae-yong adalah bagaimana mengasah penyelesaian akhir dan juga menekan keegoisan para pemainnya.
Lawan Tanding yang Bagus

Timnas Indonesia harus bersyukur bisa berlatih tanding melawan Curacao. Karena Timnas Indonesia mendapatkan lawan tanding yang bagus.
Timnas Curacao memang kalah di laga ini. Namun mereka menunjukkan gaya bermain yang luar biasa merepotkan bagi Timnas Indonesia.
Tidak hanya itu, Timnas Indonesia melawan pemain-pemain dengan postur yang tinggi dan juga kuat secara fisik. Ini bakal jadi modal yang apik, karena di Piala Asia 2023 Timnas Indonesia berpotensi menemui lawan-lawan serupa dari Asia Timur dan negara Arab.
Baca Juga:
Ini Dia Statistik Timnas Indonesia vs Curacao: Punya Banyak Peluang Cetak Gol
Shin Tae-yong: Comeback Timnas Indonesia atas Curacao karena Haus Kemenangan
Rapor Pemain Timnas Indonesia Saat Bekuk Curacao: Marc Klok Istimewa!
4 Aktor Kemenangan Timnas Indonesia vs Curacao, Dimas Drajad dan Pratama Arhan Mengesankan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Gavi Tulis Pesan Emosional usai Antar Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:48
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












